Selasa, 03 Feb 2026 03:10 WIB

Bangkai Paus Terdampar di Surabaya Memiliki Panjang 12 Meter dan Berat 10 Ton

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 15 Mei 2023 16:34 WIB
Screenshoot video bangkai Paus di Surabaya
Screenshoot video bangkai Paus di Surabaya

selalu.id - Doker hewan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (Unair) menyebut Paus sepanjang 12 meter dengan berat 10 ton yang mati terdampar di bibir pantai tepatnya wilayah Kejawan Putih Tambak, Mulyorejo, Surabaya, masih berusia muda.

Ahli Patologi FKH Unair Drh Bilqisthi Ari Putra menyebut pihaknya masih belum mengetahui perkiraan berapa usia muda paus tersebut. Ia menyebut Paus tersebut sudah terdampar selama tiga hari.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

"Pausnya 12 meter, berat 10 ton berusia muda. Saat ini mengalami pembusukan. Kami belum mengetahui kapan (Paus) itu mati, tetapi dipastikan sudah terdampar 3 hari,"kata Drh Bilqis, saat dihubungi selalu.id, Senin (15/5/2023).

Drh Bilqis mengatakan saat ini pihaknya masih mendalami penyebab kematian paus muda tersebut. Tim FKH Unair bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jatim Juga masih melakukan evakuasi.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Rombongan dari unair hari ini ada 4 orang. Besok ada 10 tim yg akan turun kembali untuk otopsi,"ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Kejawan Putih Tambak M Yasin mengatakan penemuan bangkai Paus itu ditemukan pertamakali oleh nelayan di sekitar perairan bibir pantai tersebut.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Nelayan yang menemukan, mengapung kemarin siang,"kata M. Yasin, saat dihubungi selalu.id. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.