Sabtu, 06 Jun 2026 01:19 WIB

Wali Kota Eri Sebut Jalanan Surabaya Tidak Rusak Hanya Berlubang

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 10 Mei 2023 15:20 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

Selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut jalanan Kota di Surabaya tidak ada yang rusak parah melainkan hanya berlubang.

"Jalan rusak gak ada, yang ada itu bolong dan semuanya sudah saya sampaikan ke Forum Komunikasi (Forkom) Kelurahan dan Kecamatan," kata Eri, Rabu (10/5/2023).

Eri menjelaskan semenjak dirinya membuat Forkom di grup Whatshapp sudah banyak yang melaporkan jalanan berlubang tersebut. Bahkan, adanya laporan itu Pemkot langsung diperbaiki dengan penempelan aspal.

"Forkom itu datang untuk melaporkan semua jalan yang berlubang. Karena kita tidak bisa tahu semuanya (yang mana jalan berlubang) jadi Forkom wadah langsung untuk menyampaikan masalah jalan dan langsung diperbaiki sama teman-teman (Pemkot) untuk di tambal," tegas Eri.

Meski begitu, Eri mengungkapkan untuk jalanan yang rusak seperti terjadi di Jalan Raya Wiyung Menganti karena struktur jalanan tak bagus yang menyebabkan jalanan hampir amblas. Untuk itu, tidak bisa dilakukan penambalan biasa, harus dilakukan merata dan hal itu karena masih menunggu pelelangan proyek.

"Tapi kalau ada yang rusak, di tambal gak bisa. Kita lakukan pelelangan (proyek) untuk menggeruk dulu dasarnya baru kita perbaiki," ujarnya.

Lebih lanjut Eri menambahkan, Pemkot hanya melakukan penempelan aspal pada jalanan yang berlubang saja. Sebab, ia menyebut pengaspalan jalan bukan prioritas Pemkot.

Kata dia, Pemkot memiliki skala prioritas yang harus utamakan. Misal penanganan banjir, warga miskin, stunting, gizi buruk, anak putus sekolah dan sebagainya.

"Jadi, nggak bisa kalau harus diaspal mulai ujung sampai ke ujung, tapi kita melakukan penambalan. Nanti dilihat, penambalannya bagus atau tidak,” jelasnya.

Ia menambahkan, tidak semua jalan rusak yang ada di Surabaya menjadi tanggung jawan dan ditangani oleh Pemerintah Kota. Kata dia, jalanan itu dibagi ada jalanan provinsi, nasional, dan kabupaten kota.

"Saya tidak mungkin membangun jalan nasional, jalan ku ndewen (Kota Surabaya) masih kurang. Makanya saya sudah buat surat kemarin dari  Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) mana jalan Provinsi, Nasional, dan Kota di Surabaya," pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.