Rabu, 22 Jul 2026 00:19 WIB

Wali Kota Eri Sebut Jalanan Surabaya Tidak Rusak Hanya Berlubang

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 10 Mei 2023 15:20 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

Selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut jalanan Kota di Surabaya tidak ada yang rusak parah melainkan hanya berlubang.

"Jalan rusak gak ada, yang ada itu bolong dan semuanya sudah saya sampaikan ke Forum Komunikasi (Forkom) Kelurahan dan Kecamatan," kata Eri, Rabu (10/5/2023).

Eri menjelaskan semenjak dirinya membuat Forkom di grup Whatshapp sudah banyak yang melaporkan jalanan berlubang tersebut. Bahkan, adanya laporan itu Pemkot langsung diperbaiki dengan penempelan aspal.

"Forkom itu datang untuk melaporkan semua jalan yang berlubang. Karena kita tidak bisa tahu semuanya (yang mana jalan berlubang) jadi Forkom wadah langsung untuk menyampaikan masalah jalan dan langsung diperbaiki sama teman-teman (Pemkot) untuk di tambal," tegas Eri.

Meski begitu, Eri mengungkapkan untuk jalanan yang rusak seperti terjadi di Jalan Raya Wiyung Menganti karena struktur jalanan tak bagus yang menyebabkan jalanan hampir amblas. Untuk itu, tidak bisa dilakukan penambalan biasa, harus dilakukan merata dan hal itu karena masih menunggu pelelangan proyek.

"Tapi kalau ada yang rusak, di tambal gak bisa. Kita lakukan pelelangan (proyek) untuk menggeruk dulu dasarnya baru kita perbaiki," ujarnya.

Lebih lanjut Eri menambahkan, Pemkot hanya melakukan penempelan aspal pada jalanan yang berlubang saja. Sebab, ia menyebut pengaspalan jalan bukan prioritas Pemkot.

Kata dia, Pemkot memiliki skala prioritas yang harus utamakan. Misal penanganan banjir, warga miskin, stunting, gizi buruk, anak putus sekolah dan sebagainya.

"Jadi, nggak bisa kalau harus diaspal mulai ujung sampai ke ujung, tapi kita melakukan penambalan. Nanti dilihat, penambalannya bagus atau tidak,” jelasnya.

Ia menambahkan, tidak semua jalan rusak yang ada di Surabaya menjadi tanggung jawan dan ditangani oleh Pemerintah Kota. Kata dia, jalanan itu dibagi ada jalanan provinsi, nasional, dan kabupaten kota.

"Saya tidak mungkin membangun jalan nasional, jalan ku ndewen (Kota Surabaya) masih kurang. Makanya saya sudah buat surat kemarin dari  Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) mana jalan Provinsi, Nasional, dan Kota di Surabaya," pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.