Rabu, 22 Jul 2026 00:28 WIB

Jelang Lebaran Kasus Covid-19, Dinkes Surabaya: Penyebaran dari Fasilitas Umum

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 18 Apr 2023 14:40 WIB
Kepala Dinkes Surabaya Nanik Sukristisna
Kepala Dinkes Surabaya Nanik Sukristisna

Selalu.id - Sebanyak 127 kasus Covid-19 terdekteksi di Surabaya mulai meningkat menjelang lebaran 2023. Hal tersebut berdasarkan rilis Provinsi dan Kemenkes RI per tanggal 16 April 2023.

Tecatat berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya sebanyak 47 pasien Covid-19 dirawat inap. Sedangkan 80 pasien memilih untuk melakukan isolasi mandiri.

Kepala Dinkes Surabaya Nanik Sukristisna mengatakan meningkatnya kasus Covid-19 di Surabaya, penularannya paling banyak paling banyak berasal dari fasilitas umum.

Sehingga, Ia menghimbau kepada masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dan tidak mengabaikan masker terutama pada waktu kegiatan di luar rumah.

“Kemudian di bawa pulang ke rumah yang menyebabkan penularan kepada anggota keluarga lainnya,” ujar Nanik.

Nanik menyebut faktor penyebab menularnya kasus Covid-19 juga arena mobilisasi penduduk Kota Surabaya tinggi. Kata dia sejak dua minggu terakhir sudah menerima dan merawat dua kasus anak-anak yang terkena Covid-19.

Tak hanya itu, peningkatan tersebut juga dialami salah satu rumah sakit National Hospital. Sementara itu, salah satu dokter anak di National Hospital Achmad Yuniari Heryana mengungkapkan penyebab angka kasus Covid-19 adalah Omicron varian baru yang penularannya lebih cepat, namun gejalanya masih ringan.

“Dalam minggu ini rawat inap ada dua. Itupun dirawat bukan karena Covid tetapi, karena demam tinggi tidak mau makan minum. Yang kedua demam tinggi, diare, muntah-muntah, dehidrasi,” jelasnya.

Doketr Achmad menjelaskan Covid-19 mulai meningkat karena penyebabnya omicron varian baru yang memang penularanya cepat namun dengan gejala ringan. Terutama pada pasien anak-anak yang belum dapat imunisasi.

"Sejak dua minggu terakhir, mulai ada pasien, yang tadinya tidak ada pasien sama sekali, tiba-tuba ada pasien rawat jalan rawat inap," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.