Kamis, 04 Jun 2026 17:39 WIB

Jelang Lebaran Kasus Covid-19, Dinkes Surabaya: Penyebaran dari Fasilitas Umum

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 18 Apr 2023 14:40 WIB
Kepala Dinkes Surabaya Nanik Sukristisna
Kepala Dinkes Surabaya Nanik Sukristisna

Selalu.id - Sebanyak 127 kasus Covid-19 terdekteksi di Surabaya mulai meningkat menjelang lebaran 2023. Hal tersebut berdasarkan rilis Provinsi dan Kemenkes RI per tanggal 16 April 2023.

Tecatat berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya sebanyak 47 pasien Covid-19 dirawat inap. Sedangkan 80 pasien memilih untuk melakukan isolasi mandiri.

Kepala Dinkes Surabaya Nanik Sukristisna mengatakan meningkatnya kasus Covid-19 di Surabaya, penularannya paling banyak paling banyak berasal dari fasilitas umum.

Sehingga, Ia menghimbau kepada masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dan tidak mengabaikan masker terutama pada waktu kegiatan di luar rumah.

“Kemudian di bawa pulang ke rumah yang menyebabkan penularan kepada anggota keluarga lainnya,” ujar Nanik.

Nanik menyebut faktor penyebab menularnya kasus Covid-19 juga arena mobilisasi penduduk Kota Surabaya tinggi. Kata dia sejak dua minggu terakhir sudah menerima dan merawat dua kasus anak-anak yang terkena Covid-19.

Tak hanya itu, peningkatan tersebut juga dialami salah satu rumah sakit National Hospital. Sementara itu, salah satu dokter anak di National Hospital Achmad Yuniari Heryana mengungkapkan penyebab angka kasus Covid-19 adalah Omicron varian baru yang penularannya lebih cepat, namun gejalanya masih ringan.

“Dalam minggu ini rawat inap ada dua. Itupun dirawat bukan karena Covid tetapi, karena demam tinggi tidak mau makan minum. Yang kedua demam tinggi, diare, muntah-muntah, dehidrasi,” jelasnya.

Doketr Achmad menjelaskan Covid-19 mulai meningkat karena penyebabnya omicron varian baru yang memang penularanya cepat namun dengan gejala ringan. Terutama pada pasien anak-anak yang belum dapat imunisasi.

"Sejak dua minggu terakhir, mulai ada pasien, yang tadinya tidak ada pasien sama sekali, tiba-tuba ada pasien rawat jalan rawat inap," pungkasnya. (Ade/Adg)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.