Jumat, 05 Jun 2026 09:00 WIB

Ini Syarat Tinggal di Surabaya Pascalebaran 2023

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 14 Apr 2023 16:58 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

Selalu.id - Pasca lebaran masih menjadi momentum untuk urbanisasi masyarakat dari desa ke kota. Surabaya sebagai salah satu kota metropolitan, yakni kota dengan perputaran uang besar, diperkirakan akan kedatangan massa besar untuk mencari pekerjaan.

Oleh karenanya, Pemkot Surabaya mengantisipasi urbanisasi besar-besaran yang bisa terjadi. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pun mengatakan tidak melarang urbanisasi ke Surabaya, tapi dengan syarat, mereka yang datang ke Surabaya wajib mempunyai pekerjaan dan tempat tinggal.

Eri mengatakan hal itu diharuskan agar mengurangi pengangguran yang ada di Kota Surabaya. Apalagi, Pemkot Surabaya sudah mempunyai program padat karya untuk memperkerjakan warga yang tidak mempunyai pekerjaan.

"Kalau mau datang ke Surabaya silahkan, tapi ada kerjaanya apa, jadi mengurangi pengangguran yang ada di Surabaya," kata Eri, Jumat (14/4/2023).

Meski begitu, Eri meminta penduduk luar kota yang datang ke Surabaya harus mempunyai tempat tinggal. Meskipun, mereka tinggal di kontrakan ataupun kota, harus mengurus KTP domisili.

"Kalau kos, berarti bukan lagi pindah KTP tapi menjadi penduduk musiman KTPnya beda. Gk kaya KTPselamanya, tapi KTP sementara yang dikeluarkan Dispenduk Capil," ujarnya.

Lebih lanjut Eri menegaskan bahwa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak melarang masyarakat berpindah ke Kota. Bahkan, pihaknya akan membantu mereka untuk melayani domisili penduduk.

"Tapi kalaupun dia masuk yang kita bantu sejak taun 2020. Kalau KTPnya 2021 kita tidak bantu dulu karena kita fokus ke 2020 ke bawah," tegasnya.

"Itu saya berharap yang datang ke surabaya yang sudah pasti untuk bekerja dan ada tempat tinggalnya," pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.