Kamis, 04 Jun 2026 18:56 WIB

Kiai NU se-Surabaya Minta Eri Cahyadi Teruskan Risma Jadi Wali Kota

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 24 Agu 2020 14:48 WIB
Dukungan para kiai kepada Eri Cahyadi
Dukungan para kiai kepada Eri Cahyadi

Surabaya (selalu.id) - Para kiai Nahdlatul Ulama (NU) se-Surabaya meminta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Eri Cahyadi supaya maju jadi calon Wali Kota Surabaya. Acara digelar di rumah KH. Kemas Abdul Rachman Nongcik, Jl. Gununganyar, Surabaya, Minggu malam (23/8/2020).

Baca Juga: Beredar Poster Bacakada Surabaya-Jatim, Pengamat: Ini Instrumen Cek Ombak!

Para kiai yang berjumlah sekitar 50 orang juga mengisinya dengan doa bersama demi suksesnya Pilkada Surabaya. Beberapa kiai yang hadir di antaranya KH Mas Sulaiman Nur dan KH. Qodli Syafii.

KH Kemas Abdul Rachman Nongcik, yang menjadi tuan rumah menjelaskan, agenda ini bertujuan supaya Pilwali Surabaya diberi keselamatan, sebelum dan sesudahnya.

"Mudah-mudahan oleh Allah diberi ketenangan.  Sehingga Surabaya tetap baik, tentrem, ayem. Bekerja bisa enak, ibadah enak, walaupun di masa Pilkada," ujarnya.

Dukungan kepada Eri, menurut KH Kemas, sangat masuk akal mengingat selama ini Wali Kota Tri Rismaharini selalu dibantu Eri dalam menyukseskan banyak sekali program. Eri dianggap sudah tahu seluk beluk untuk meneruskan pembangunan Surabaya.

"Bu Risma itu pekerja keras, kerjanya 24 jam. Jadi kalau nggak terbiasa melayani warga seperti itu, akan kepontal (terpental, red.). Nah, yang selalu diajak Bu Risma selama ini itu Mas Eri. Jadi Mas Eri sudah terbiasa," ujarnya.

KH Kemas, mewakili para kiai, sangat mengharapkan Eri, yang selama ini mendampingi Risma, bisa maju jadi Wali Kota.

"Kami bukan mendukung Mas Eri maju. Bukan semata-mata itu, tapi kami mendukung kebaikan yang sudah ada diteruskan," ujarnya. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Wabup Mimik ajak Pelajar Sidoarjo Bijak Gunakan Teknologi

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan bahwa nilai utama yang harus dimiliki setiap manusia adalah kebermanfaatan bagi sesama.

Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Diketahui sebelumnya, Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu mengaku dibegal pada Senin (1/6/2026) malam.

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.