Dugaan Kekerasan Anak di Shelter, Khusnul: Rusak Citra Kota Layak Anak
- Penulis : Ade Resty
- | Jumat, 03 Mar 2023 13:27 WIB
selalu.id - Munculnya dugaan kasus kekerasan terhadap anak di shelter atau rumah aman milik Pemkot Surabaya memantik kecaman banyak pihak. Salah satunya datang dari Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah.
Khusnul mengaku sangat kaget dan prihatin atas terjadinya dugaan kekerasan tersebut. Menurutnya, kejadian itu seharusnya tidak terjadi, apalagi tempatnya di rumah aman yang berfungsi memberikan rasa aman kepada para penghuninya.
Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR
"Saya sangat prihatin dengan terjadinya kasus ini. Beberapa waktu lalu kekerasan pada anak terjadi di lembaga pendidikan, sekarang di tempat yang seharusnya anak-anak mendapat perlindungan. Ini sungguh miris," ungkapnya dengan nada geram, saat dikonfirmasi, Jumat (3/3/2023).
Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya ini meminta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APP-KB) Surabaya dan pihak terkait, untuk menuntaskan kasus tersebut. Ia khawatir kepercayaan masyarakat luntur, hanya gara-gara satu oknum saja.
Legislator perempuan dari Fraksi PDI Perjuangan ini pun meminta pelaku untuk diberikan sanksi tegas, sekalipun itu pejabat yang seharusnya mengayomi warganya. Sebab perilakunya sudah di luar batas dan merusak citra Surabaya sebagai kota ramah anak.
Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Banyaknya Aduan Hotline jadi Alarm Kinerja Kelurahan dan Kecamatan
"Surabaya tengah bersiap menjadi Kota Layak Anak Dunia. Dengan masih adanya kasus-kasus kekerasan terhadap anak ini, tentu menjadi penghambat. Untuk itu, kasus semacam ini harus menjadi perhatian serius Pemkot Surabaya," ungkapnya.
Sebelumnya oknum anggota Linmas (Perlindungan Masyarakat) dilaporkan polisi, usai diduga menganiaya salah satu anak penghuni baru shelter atau rumah aman yang dikelola Pemkot Surabaya.
Baca Juga: Menanti Pembenahan Akses dan Lahan Parkir di Wisata Hutan Kota Pakal Surabaya
Oknum BG (35) pada Rabu (1/3/2023) dilaporkan oleh ibu F (38) karena diduga telah menganiaya RPR (17) anaknya, yang dititipkan di shelter usai berurusan dengan hukum.
Dalam keterangan resminya, RPR mengaku disuruh B merayap diatas paving hingga tangannya luka. Jika tidak menuruti perintah BG, korban diancam dipukuli atau disetrum. BG juga mengoleskan balsem ke mata RPR dengan dalih melakukan rukiah sampai mata korban bengkak dan merah. (Ade/SL1)
Editor : Arif ArdiantoURL : https://selalu.id/news-3626-dugaan-kekerasan-anak-di-shelter-khusnul-rusak-citra-kota-layak-anak
