Kamis, 04 Jun 2026 17:40 WIB

Siswa SD dan SMP Bina Karya Gelar Salat Gaib untuk Korban Gempa Turki dan Suriah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 10 Feb 2023 16:40 WIB
Salat gaib di SD dan SMPP Bina Karya Surabaya
Salat gaib di SD dan SMPP Bina Karya Surabaya

selalu.id - Ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Bina Karya menggelar salat gaib dan doa bersama untuk para korban bencana gempa bumi di Turki dan Syria, Jumat (10/2/2023).

Diketahui, gempa bumi berkekuatan 7,8 magnitudo yang terjadi pada 6 Februari 2023 lalu, meluluh lantahkan sebagian negara Turki dan Syria serta menelan ribuan korban jiwa.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Bertempat di halaman SMP Bina Karya Jalan Tambak Asri 133, ratusan siswa-siswi menggelar salat gaib dan do'a bersama yang dipimpin oleh Guru Agama sekaligus Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Kesiswaan, Mochammad Ubaidillah Al Manshuri.

Kepala Sekolah SMP Bina Karya, Muhamad Bagus Solichin mengatakan, salat ghaib dan doa bersama diikuti seluruh siswa-siswi SMP Bina Karya dan juga perwakilan dari siswa SD Bina Karya. Total ada sekitar 300 siswa.

"Ini bentuk kepedulian para siswa untuk mendo'akan para korban bencana di Turki dan Syria. Semoga yang meninggal dunia dalam keadaan husnul khotimah. Dan bagi yang selamat, diberikan kesabaran dan ketabahan," kata Bagus.

Selain itu, lanjut Bagus, juga melatih rasa empati para siswa sedari dini. Serta memupuk profil karakter siswa yang mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Saat ditanya usai acara, Vicki Asya Juliana, siswi kelas IX A mengungkapkan rasa duka citanya yang mendalam.

"Semoga doa-doa kita tadi diijabah oleh Allah. Dan semoga tidak bertambah lagi untuk korban yang meninggal dunia akibat bencana gempa bumi tersebut," harapnya.

Sementara itu, Daniel Lukas Rorong, selaku perwakilan dari Yayasan Bina Karya yang juga turut hadir dalam acara tersebut merasa salut dan bangga bahwa siswa-siswi SD-SMP Bina Karya sudah memiliki karakter yang peduli dan empati terhadap sesama.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

"Ini bagus buat sifat dan kepribadian mereka kelak saat sudah dewasa. Dan pihak yayasan akan terus mensupport kegiatan-kegiatan positif seperti ini," tegas Daniel yang juga alumnus SMP Bina Karya Angkatan 1998.

Di akhir acara, juga dilakukan penggalangan donasi yang nantinya akan disalurkan melalui organisasi sosial untuk disalurkan bagi korban musibah gempa bumi di Turki dan Syria. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.