Kamis, 04 Jun 2026 15:53 WIB

Kasus Dana Hibah, LIRA Jatim: Omong Kosong Jika Gubernur Tidak Terlibat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 29 Des 2022 21:29 WIB
Aksi demonstrasi di kantor Gubernur Jatim
Aksi demonstrasi di kantor Gubernur Jatim

selalu.id - Puluhan aktivis dan pegiat anti korupsi yang bergabung LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Jatim melakukan aksi di Depan Kantor Gubernur Jatim, Surabaya, Jalan Pahlawan, Kamis (29/12/2022).

Dalam aksi tersebut, mereka mendukung KPK untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi Dana Hibah di Jawa Timur. Termasuk memeriksa Gubernur Jawa Timur, Kofifah Indar Parawansa dan wakil gubernur jawa timur Emil Dardak.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Wakil Gubernur DPW LSM LIRA Jatim, Ayik Suhaya mengatakan bahwa kasus Dana Hibah Jatim yang menjerat oknum Wakil DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjuntak yang telah menjadi tersangka olek KPK. Menurutnya, masih banyak oknum anggota dewan yang diduga ikut terlibat dan pejabat tinggi.

"Omong kosong jika gubernur, wakil gubernur, dan sekda provinsi tidak tahu atau tidak terlibat dalam kasus dugaan korupsi bancaan dana hibah senilai 7.8 Trilyun tersebut," kata Ayik Suhaya dalam orasinya di depan kantor Gubernur Jatim

Ayik mengungkapkan,dalam proses penganggaran pasti melibatkan pihak eksekutif dan legislatif. Hal ini termasuk penganggaran dana hibah provinsi Jatim yang diduga dijadikan bancakan oleh Sahat.

Senada dengan Sekretaris wilayah DPW LSM LIRA Jatim, Mahmudi Ibnu Khatib mengklaim pihaknya mempunyai data-data yang kuat dan valid terkait keterlibatan Gubernur Khofifah atau pejabat lain.

Baca Juga: Polemik Pajak Rumah Kos di Surabaya Tuai Protes

"LSM LIRA bergerak tidak serampangan, kami hari ini menyampaikan aspirasi dengan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan, papar dia dengan wajah berapi-api dihadapan puluhan kader LSM LIRA se-jatim," jelasnya.

Mahmudi pun mengaku, pihaknya telah menyerahkan semua data yang dimilikinya kepada KPK. Sehingga, KPK diminta untuk segera memanggil Gubernur Khofifah untuk dimintai keterangan.

Tak hanya itu, Mahmudi juga menginstruksikan semua bupati/walikota LSM LIRA se-Jawa Timur untuk mengusut tuntas penyimpangan dana hibah yang terjadi di daerah masing-masing.

Baca Juga: 2 Jemaah Haji Probolinggo Masih Tertahan di Arab Saudi, Ini Identitas dan Penyebabnya

Diketahui, dalam konstruksi perkara suap dana hibah Jatim, disebutkan bahwa pengusulan dana belanja hibah tersebut merupakan penyampaian aspirasi dan usulan dari para anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, salah satunya Sahat.

"Dalam proses perencanaan penganggaran itu kan melibatkan eksekutif dan legislatif. Pembahasan APBD pasti kan melibatkan Gubernur," tegasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.