Rabu, 04 Feb 2026 03:52 WIB

Pemkot Surabaya Larang Terompet Tiup di Malam Tahun Baru, Ini Alasannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 24 Des 2022 17:07 WIB
Balai Kota Surabaya
Balai Kota Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melarang pesta petasan dan terompet tiup pada malam pergantian tahun 2022-2023.

Kasatpol PP Surabaya, Eddy Christianto mengatakan, pelarangan itu karena kondisi saat ini masih dalam pandemi Covid-19. Sehingga, pelarangan itu untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

Eddy menyampaikan, pelarangan petasan dan terompet tiup itu sesuai Surat Edaran (SE) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tentang pengamanan Nataru.

"Malam tahun baru dilarang petasan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.
Kalau terompet gak boleh. Tapi yang gak ditiup ndak apa-apa, karena kan kalau tiup menyebar virus," kata Eddy, saat ditemui selalu.id, Sabtu (24/12/2022).

Meskipun begitu, Satpol PP Surabaya tetap melakukan pengawasan. Apabila ditemukan, Eddy menegaskan, tidak segan akan langsung disita maupun penjual kembang api yang tak ada izinnya.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

"Kalau ada penjual kembang api di jalan-jalan, gak ada izinnya kami sita. Tetapi kalau ada izinnya kan mereka sudah tahu aturannya,"jelasnya.

"Kan di Surabaya ada toko kembang api, itu ada izinnya. Kalau gak ada izinnya (seperti dipinggir-pinggir jalan) gak boleh,"tegasnya.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Sejak Surat Edaran tersebut disebarkan, pihaknya terus melakukan operasi pengawasan terus hingga di Kecamatan.

"Kami lakukan operasi terus ke kecamatan, sampa saat ini belum ada temuan yang melanggar,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.