Sabtu, 24 Okt 2026 01:50 WIB

DPRD Surabaya Memuji Sekaligus Mengkritisi Rencana Pagelaran Tari Remo Massal

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 14 Des 2022 20:02 WIB
Gedung DPRD Surabaya
Gedung DPRD Surabaya

selalu.id - Komisi D Dewan Perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Surabaya mengapresiasi rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar pemecahan Rekor Muri Menari Remo Massal Pelajar pada Minggu, (18/12/2022) mendatang. Namun sekaligus mengkritisi lantaran persiapan yang dirasa kurang matang

Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah mengaku mengapresiasi penggelaran tari Remo massal yang dianggap sebagai langkah melestarikan kebudayaan.

Baca Juga: Angkat Kembali Identitas Daerah, Kawasan Perbatasan Sidoarjo-Surabaya Bakal Ditata Ulang

"Melestarikan budaya itu menjadi pilar yang kuat. Bagaimana identitas bangsa ini, Surabaya tentunya patut kita lestarikan kita banggakan,"kata Khusnul, saat dihubungi selalu.id Rabu (15/12/2022).

Meski begitu, menurutnya persiapan penggelaran rekor muri itu masih kurang matang. Pasalnya, banyak keluhan dari masyarakat yang kesulitan mencari kostum untuk anaknya yang mengikuti tari Remo tersebut.

"Kami melihat banyak keluhan dari wali murid yang kesulitan, yakni mencari kostum untuk putra-putrinya,"ujarnya.

Bahkan, Khusnul mengaku banyak wali murid mengirim pesan WhatsApp kepada dirinya terkait kesulitan mencari selendang merah, gelang kaki, dan lain-lain.

Baca Juga: Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

Sebab itu, Ia meminta Pemkot Surabaya lebih memperhatikan persiapan saat menggelar hajat besar.

"Termasuk kostumnya, kemudian aksesoris apalagi kesulitan dari selendang warna merah, karena persewaan perlengkapan tari Remo juga terbatas,"ungkapnya.

Jika disiapkan lebih matang, lanjut Khusnul, tentu tidak akan menimbulkan kesulitan dalam hal ini orangtua murid untuk mencari perlengkapan remo.

Baca Juga: Operasi Patuh Semeru 2026 Dua Pekan Kedepan, ETLE Tetap Berjalan Tilang Manual Berlaku Awal November

"Yang terpenting jangan sampai merepotkan anak-anak, Wali Murid,"jelasnya.

Lebih lanjut Khusnul menambahkan, saat ini Dinas Pendidikan Kota Surabaya telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait masalah wali murid mencari Kostum untuk Rekor Muri Nari Remo.

"Alhamdulillah sudah mendapatkan solusi sebagai surat edaran Dispendik yang sudah diterima kepala sekolah,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sering Bikin Macet dan Rawan Kecelakaan, Parkir Liar di Nganjuk Ditertibkan

Langkah ini menjadi fokus utama kepolisian untuk menciptakan ketertiban, kelancaran lalu lintas, serta meminimalisir angka kecelakaan di jalan raya.

Menelusuri Jejak Pergerakan Dr Soetomo di Nganjuk, Ada Alat Medis hingga Buku Bahasa Asing

Hadirnya koleksi lengkap di Monumen dan Museum Dr. Soetomo ini menjadikannya salah satu destinasi wisata sejarah dan edukasi unggulan di Nganjuk.

Geger, Dua Mayat Ditemukan dalam Sehari di Mojokerto

Dua peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap warga lanjut usia yang tinggal sendiri, agar kejadian tidak terulang kembali.

Polda Jatim Gulung 1.212 Tersangka dalam Operasi Sikat Semeru 2026

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi kejahatan yang paling mendominasi.

Korban Tewas dalam Karhutla Bromo Bertambah, Kini jadi 6 Orang

Gugurnya Suraji menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). 

Mahasiswa yang Bawa Brass Knuckle saat Demo di Surabaya Ditetapkan Tersangka

Saat ini, polisi masih mendalami tujuh orang yang diperiksa intensif. Sementara tiga lainnya sudah dipulangkan.