Kamis, 23 Jul 2026 00:35 WIB

DPRD Surabaya Memuji Sekaligus Mengkritisi Rencana Pagelaran Tari Remo Massal

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 14 Des 2022 20:02 WIB
Gedung DPRD Surabaya
Gedung DPRD Surabaya

selalu.id - Komisi D Dewan Perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Surabaya mengapresiasi rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar pemecahan Rekor Muri Menari Remo Massal Pelajar pada Minggu, (18/12/2022) mendatang. Namun sekaligus mengkritisi lantaran persiapan yang dirasa kurang matang

Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah mengaku mengapresiasi penggelaran tari Remo massal yang dianggap sebagai langkah melestarikan kebudayaan.

Baca Juga: Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

"Melestarikan budaya itu menjadi pilar yang kuat. Bagaimana identitas bangsa ini, Surabaya tentunya patut kita lestarikan kita banggakan,"kata Khusnul, saat dihubungi selalu.id Rabu (15/12/2022).

Meski begitu, menurutnya persiapan penggelaran rekor muri itu masih kurang matang. Pasalnya, banyak keluhan dari masyarakat yang kesulitan mencari kostum untuk anaknya yang mengikuti tari Remo tersebut.

"Kami melihat banyak keluhan dari wali murid yang kesulitan, yakni mencari kostum untuk putra-putrinya,"ujarnya.

Bahkan, Khusnul mengaku banyak wali murid mengirim pesan WhatsApp kepada dirinya terkait kesulitan mencari selendang merah, gelang kaki, dan lain-lain.

Baca Juga: 75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Sebab itu, Ia meminta Pemkot Surabaya lebih memperhatikan persiapan saat menggelar hajat besar.

"Termasuk kostumnya, kemudian aksesoris apalagi kesulitan dari selendang warna merah, karena persewaan perlengkapan tari Remo juga terbatas,"ungkapnya.

Jika disiapkan lebih matang, lanjut Khusnul, tentu tidak akan menimbulkan kesulitan dalam hal ini orangtua murid untuk mencari perlengkapan remo.

Baca Juga: Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

"Yang terpenting jangan sampai merepotkan anak-anak, Wali Murid,"jelasnya.

Lebih lanjut Khusnul menambahkan, saat ini Dinas Pendidikan Kota Surabaya telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait masalah wali murid mencari Kostum untuk Rekor Muri Nari Remo.

"Alhamdulillah sudah mendapatkan solusi sebagai surat edaran Dispendik yang sudah diterima kepala sekolah,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.