Sabtu, 06 Jun 2026 17:03 WIB

DPRD Surabaya Memuji Sekaligus Mengkritisi Rencana Pagelaran Tari Remo Massal

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 14 Des 2022 20:02 WIB
Gedung DPRD Surabaya
Gedung DPRD Surabaya

selalu.id - Komisi D Dewan Perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Surabaya mengapresiasi rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar pemecahan Rekor Muri Menari Remo Massal Pelajar pada Minggu, (18/12/2022) mendatang. Namun sekaligus mengkritisi lantaran persiapan yang dirasa kurang matang

Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah mengaku mengapresiasi penggelaran tari Remo massal yang dianggap sebagai langkah melestarikan kebudayaan.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

"Melestarikan budaya itu menjadi pilar yang kuat. Bagaimana identitas bangsa ini, Surabaya tentunya patut kita lestarikan kita banggakan,"kata Khusnul, saat dihubungi selalu.id Rabu (15/12/2022).

Meski begitu, menurutnya persiapan penggelaran rekor muri itu masih kurang matang. Pasalnya, banyak keluhan dari masyarakat yang kesulitan mencari kostum untuk anaknya yang mengikuti tari Remo tersebut.

"Kami melihat banyak keluhan dari wali murid yang kesulitan, yakni mencari kostum untuk putra-putrinya,"ujarnya.

Bahkan, Khusnul mengaku banyak wali murid mengirim pesan WhatsApp kepada dirinya terkait kesulitan mencari selendang merah, gelang kaki, dan lain-lain.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Sebab itu, Ia meminta Pemkot Surabaya lebih memperhatikan persiapan saat menggelar hajat besar.

"Termasuk kostumnya, kemudian aksesoris apalagi kesulitan dari selendang warna merah, karena persewaan perlengkapan tari Remo juga terbatas,"ungkapnya.

Jika disiapkan lebih matang, lanjut Khusnul, tentu tidak akan menimbulkan kesulitan dalam hal ini orangtua murid untuk mencari perlengkapan remo.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

"Yang terpenting jangan sampai merepotkan anak-anak, Wali Murid,"jelasnya.

Lebih lanjut Khusnul menambahkan, saat ini Dinas Pendidikan Kota Surabaya telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait masalah wali murid mencari Kostum untuk Rekor Muri Nari Remo.

"Alhamdulillah sudah mendapatkan solusi sebagai surat edaran Dispendik yang sudah diterima kepala sekolah,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sebulan Buron, Tersangka Penembakan di Tretes Akhirnya Dibekuk Polres Pasuruan

pPristiwa bermula saat korban, mendatangi tersangka untuk meminta uang ganti rugi sebesar Rp500 ribu, karena pelayanan yang menecewakan tamu korban.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.