Sabtu, 06 Jun 2026 04:35 WIB

DPRD Surabaya Memuji Sekaligus Mengkritisi Rencana Pagelaran Tari Remo Massal

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 14 Des 2022 20:02 WIB
Gedung DPRD Surabaya
Gedung DPRD Surabaya

selalu.id - Komisi D Dewan Perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Surabaya mengapresiasi rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar pemecahan Rekor Muri Menari Remo Massal Pelajar pada Minggu, (18/12/2022) mendatang. Namun sekaligus mengkritisi lantaran persiapan yang dirasa kurang matang

Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Khusnul Khotimah mengaku mengapresiasi penggelaran tari Remo massal yang dianggap sebagai langkah melestarikan kebudayaan.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

"Melestarikan budaya itu menjadi pilar yang kuat. Bagaimana identitas bangsa ini, Surabaya tentunya patut kita lestarikan kita banggakan,"kata Khusnul, saat dihubungi selalu.id Rabu (15/12/2022).

Meski begitu, menurutnya persiapan penggelaran rekor muri itu masih kurang matang. Pasalnya, banyak keluhan dari masyarakat yang kesulitan mencari kostum untuk anaknya yang mengikuti tari Remo tersebut.

"Kami melihat banyak keluhan dari wali murid yang kesulitan, yakni mencari kostum untuk putra-putrinya,"ujarnya.

Bahkan, Khusnul mengaku banyak wali murid mengirim pesan WhatsApp kepada dirinya terkait kesulitan mencari selendang merah, gelang kaki, dan lain-lain.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Sebab itu, Ia meminta Pemkot Surabaya lebih memperhatikan persiapan saat menggelar hajat besar.

"Termasuk kostumnya, kemudian aksesoris apalagi kesulitan dari selendang warna merah, karena persewaan perlengkapan tari Remo juga terbatas,"ungkapnya.

Jika disiapkan lebih matang, lanjut Khusnul, tentu tidak akan menimbulkan kesulitan dalam hal ini orangtua murid untuk mencari perlengkapan remo.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

"Yang terpenting jangan sampai merepotkan anak-anak, Wali Murid,"jelasnya.

Lebih lanjut Khusnul menambahkan, saat ini Dinas Pendidikan Kota Surabaya telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait masalah wali murid mencari Kostum untuk Rekor Muri Nari Remo.

"Alhamdulillah sudah mendapatkan solusi sebagai surat edaran Dispendik yang sudah diterima kepala sekolah,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.