Rabu, 22 Jul 2026 12:45 WIB

Awas! Penipuan Mengatasnamakan Wali Kota Surabaya Bergentayangan, Ini Cirinya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 22 Nov 2022 16:27 WIB
Profil WhatsApp penipu yang mengatasnamakan Wali Kota Surabaya
Profil WhatsApp penipu yang mengatasnamakan Wali Kota Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya minta masyarakat waspada terkait maraknya penipuan yang mengatasnamakan pejabat melalui media sosial dengan meminta-minta sumbangan maupun penggalangan donasi.

Baru-baru ini, ada pesan Whatshapp dengan menggunakan nomor 0813-3305-1810 mengatasnamakan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Dalam akun WhatsApp itu, terlihat wajah Wali Kota Eri yang dipasang sebagai foto profil dengan mengenakan kemeja merah sembari menggunakan kopiah.

Kepala Diskominfo Surabaya, M. Fikser menjelaskan, dalam pesan singkatnya kepada sejumlah nomor, oknum tersebut memperkenalkan diri sebagai Wali Kota Surabaya yang sedang menggalang donasi untuk membantu masjid dan panti asuhan.

"Jadi, itu tidak benar dan itu bukan nomornya Pak Wali," kata Fikser di ruang kerjanya, Selasa (22/11/2022).

Fikser pun meminta kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), maupun pihak swasta untuk lebih berhati-hati dan mewaspadai segala bentuk penipuan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab itu.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Terutama kepada seluruh warga Kota Surabaya agar tidak langsung mempercayai apabila nomor tersebut atau nomor lain yang mengatasnamakan Wali Kota Eri maupun pejabat pemkot meminta-minta bantuan tertentu.

"Mohon dikroscek terlebih dahulu kebenarannya, jangan gampang percaya karena tidak mungkin penggalangan dana dilakukan semacam itu," tegasnya.

Apabila ada masyarakat yang mengetahui kejadian perbuatan melawan hukum, misal aksi penipuan tersebut, Fikser meminta
agar segera melaporkan ke pihak berwajib.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Sebab, Pemkot Surabaya tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian yang ditimbulkan sebagai akibat dari penipuan tersebut.

"Hati-hati jika ada telepon yang meminta atau ada maksud tertentu mengatasnamakan pejabat pemkot, apapun alasannya hal itu tidak benar," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.