Senin, 02 Feb 2026 01:11 WIB

Dorong Konservasi Laut, SIER Terlibat Adobsi Terumbu Karang di Situbondo

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 12 Nov 2022 21:26 WIB
Acara HUT IKA Unair
Acara HUT IKA Unair

selalu.id - Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-77 Provinsi Jatim, dan Hari Ulang Tahun ke-50 Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair), digelar acara Adopsi 7.700 Terumbu Karang, di Pantai Pasir Putih, Situbondo, Sabtu (12/11/2022).
 
Adopsi terumbu karang ini, dilakukan 80 penyelam profesional yang tergabung dalam Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jatim. Direktur Utama PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Didik Prasetiyono, turut dalam penyelaman tersebut.
 
Ketua Pelaksana Adopsi 7.700 Terumbu Karang, Revi Adiana Silawati menjelaskan, salah satu upaya untuk memperbaiki terumbu karang yang rusak di Pantai Pasir Putih, Situbondo, adalah dengan transplantasi dan adopsi terumbu karang yang dilakukan POSSI Jatim, berkolaborasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim dan didukung stakeholder lainnya, yang turut serta melestarikan keberadaan terumbu karang di kawasan Pantai Pasir Putih Situbondo.
 
"Penyelenggaraan adopsi terumbu karang merupakan upaya untuk menjaga kelestarian ekosistem laut dan sebagai bentuk merayakan kegiatan Hari Jatim ke-77 Provinsi Jatim dan HUT ke-50 IKA Unair. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim, Pak Adhi Karyono, tadi hadir membuka acara dan ikut langsung meninjau ke laut mewakili Gubernur Jatim Ibu Khofifah Indar Parawansa, acara pembukaan kegiatan berlangsung meriah" katanya.
 
Revi mengatakan, POSSI melakukan adopsi terumbu karang karena jika hanya menanam, tapi tidak merawatnya maka dalam kurun waktu 1-2 bulan terumbu karang tidak akan tumbuh.

Baca Juga: Pudding Toy Toy Karya Mahasiswa Unair Tawarkan Alternatif Makanan Manis Rendah Gula

"Makanya pada Desember nanti, kita akan melakukan perawatan. Jika ada komunitas ingin melakukan perawatan terumbu karang, kami akan senang hati menerimanya," tandasnya.
 
 
Sementara itu, Kepala Unit Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PT SIER, Luluk Latifah Kurnia Dewi mengatakan, dukungan SIER diserahkan langsung secara simbolis Dirut PT SIER Didik Prasetiyono kepada Ketua Umum POSSI Jatim, Mirza Muttaqien.
 
Luluk mengatakan, dukungan ini dianggap selaras dengan visi dan  misi yang dipegang teguh PT SIER, yakni menjadi kawasan industri modern yang terintegrasi dan ramah lingkungan.
 
"Kami berharap bantuan yang selaras dengan SDGs (Sustainable Development Goals), atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang salah satunya tentang ekosistem laut ini, dapat memperbaiki terumbu karang yang rusak. Ke depannya agar dapat menjadi destinasi wisata snorkeling dan diving sehingga bisa menarik wisatawan untuk berdatangan, yang ujungnya akan meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar dan mendorong pertumbuhan ekonomi" tambahnya.
 
Diwawancarai terpisah, salah seorang instruktur selam pemegang lisensi Scuba Schools International (SSI), Professional Association of Diving Instructors (PADI) dan The National Assosiation of Underwater Instructors, Sudarmoko berharap, acara adopsi terumbu karang ini tidak hanya berhenti setelah dilakukan penanaman. Tapi juga harus ada tindaklanjutnya.
 
Menurut Sudarmoko, setelah ada penanaman terumbu karang harus dilakukan monitoring secara berkala. Perkembangan terumbu karang itu mati atau hidup, harus dilakukan kajian secara ilmiah.
 
"Perlu optimalisasi Balai Konservasi Pantai Pasir Putih. Harapan saya, kegiatan positif seperti konservasi terumbu karang harus ada keberlanjutannya. Secara berkala dilakukan monitoring, banyak contoh sukses salah satunya di Bangsring Banyuwangi, cerita sukses keberhasilan konservasi Bangsring perlu direplikasi di berbagai tempat," ujar Menyun, sapaan akrab Sudarmoko.
 
Kerusakan terumbu karang di Pantai Pasir Putih Situbondo, kata penyelam yang bekerja di Dive Wonderful Indonesia ini, tergolong cukup parah. Hal itu disebabkan karena dua hal utama, yaitu perubahan vegetasi disekitar Pantai Pasir Putih dan karena faktor manusia.
 
"Perubahan vegetasi hutan disekitar Pantai Pasir Putih yang dulu adalah hutan jenis heterogen berbagai jenis pohon berakar kuat saat ini berganti jadi homogen. Jadi mudah terjadi erosi saat hujan yang kemudian membawa sedimentasi lumpur dan akhirnya mempengaruhi biota laut dan terumbu karang. Kalau karena manusia, faktornya lebih banyak lagi, sudah menjadi rahasia umum," kata Menyun, tanpa mau menjelaskan rinci karena bisa menyebabkan kontroversi.
 
Dia mengatakan, potensi wisata Pantai Pasir Putih Situbondo cukup besar. Perlu digarap dengan maksimal. Selain diving, sebenarnya ada potensi lain yang bisa digarap karena pantai ini memiliki sunset yang sangat indah.
 
"Pagi tadi sebelum acara kami diving bareng Pak Dirut SIER di Takat Unyil, salah satu dari 11 site diving di Pantai Pasir Putih. Keindahaan bawah air masih terlihat meskipun jauh pudar dibanding beberapa puluh tahun lalu. Keinginan kami semua sama, kejayaan bawah air Pasir Putih Situbondo harus kita bangkitkan lagi," pungkasnya. (SL1)

Baca Juga: Calon Mahasiswa Wajib Tahu! UNAIR Buka Banyak UKM dan Beasiswa Berlapis

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.