Senin, 03 Agu 2026 15:24 WIB

Wajib Tahu! Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa S1 Bagi Bunda Paud, Begini Caranya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 08 Nov 2022 15:13 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi bersama istri
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi bersama istri

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya berencana menyiapkan Beasiswa S1 untuk Guru Pendidik Anak Usia Dini (PAUD) pada tahun 2023 mendatang.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan beasiswa itu untuk meningkatkan kualitas pengajar guru atau bunda Paud.

Baca Juga: Pakar Hukum Ingatkan Pemkot Surabaya Cermat Terbitkan Izin Acara Besar Pasca-Kericuhan Konser SUBEC

Eri mempersilahkan para bunda paud untuk mendaftarkan diri mengikuti program beasiswa, bagi yang belum menempuh pendidikan di bidang pendidikan anak usia dini.

Eri meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya, Yusuf Masruf dan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Surabaya, Rini Indriyani untuk mendata guru paud yang belum menempuh pendidikan S1.

"Setiap bunda paud nanti tolong didata, sehingga ketika ada beasiswa, itu kami bisa berikan," kata Eri, Selasa (8/11/2022).

Dengan adanya beasiswa itu, diharapkan seluruh bunda Paud di Surabaya menciptakan generasi atau anak yang memiliki akhlakul karimah.

Baca Juga: Viral Isu Bocah 5 Tahun Dieksploitasi Ayah Kandung di Surabaya, Ini Penjelasan Pemkot

"Dan yang paling penting adalah saya minta untuk mengajarkan anak-anak itu bisa menghormati orang tua maupun guru,"terangnya.

Sementara itu, Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh mengatakan, program beasiswa S1 untuk guru paud itu baru dimulai pada 2023 mendatang.

Kata Yusuf, tujuannya dari program itu adalah untuk memberikan bekal dan meningkatkan kualitas guru paud yang belum memiliki kompetensi di bidang pendidikan anak usia dini.

Baca Juga: Arus Bawah PSHT Jatim Buka Ruang Rekonsiliasi dengan M1R, Fokus Kejar Pelaku Pembacokan

"Untuk kuotanya kita sesuaikan dulu. Sementara itu untuk total bunda paud saat ini, kurang lebih sekitar 11.000. Saya yakin rata - rata saat ini tenaga paud kami sudah menempuh jenjang S1," jelas Yusuf.

Lebih lanjut Yusuf menambahkan, bagi bunda paud yang sudah memiliki ijazah S1 akan tetapi tidak linier dengan profesinya, juga bisa mengikuti program beasiswa.

"Nanti mereka yang tidak linier, namun ikut program beasiswa, akan mendapat RPL (rekognisi pembelajaran lampau). Jadi nanti kuliahnya nggak sampai 4 tahun karena nanti terlalu lama," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Saksikan Rekan Sejawat Meninggal, Begini Cerita Pilu Penumpang yang Selamat di KM Mutiara Sentosa II

Ketika keadaan makin memburuk, Bambang terpaksa meloncat dari ketinggian sekitar empat meter menuju laut dalam kondisi sudah malam.

Pindah Kapal Berkali-kali, Begini Kesaksian Korban KMP Mutiara Sentosa II Sebelum Tiba di Surabaya

Sebagian lainnya dipindahkan ke kapal niaga, kapal SAR, hingga kapal perang milik TNI Angkatan Laut.

Menhub Bongkar Kejanggalan Manifest KMP Mutiara Sentosa 2, Lima Anak Ternyata Tak Tercatat

Temuan itu dicurigai setelah lima anak yang berhasil dievakuasi ternyata tidak tercatat dalam dokumen resmi kapal.

Kesaksian Sopir Logistik KMP Mutiara Sentosa 2: Tak Bisa Menunggu, Semua Harus Melompat

Ketiganya terpaksa melompat ke laut untuk menyelamatkan diri setelah kobaran api melahap sebagian besar badan kapal.

Perjuangan Keluarga Cari Korban KMP Mutiara Sentosa 2, Begini Suasana Live Posko Antemortem

Keluarga korban tidak hanya berjuang melawan ketidakpastian, tetapi juga kesulitan menemukan nama anggota keluarganya di dalam daftar manifes.

Gelar Istigasah Jelang IGIC 2026, Kemenag Jatim Tekankan Fungsi Masjid sebagai Pusat Perdamaian

Puncak acara akan diisi langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, yang memimpin Tabligh Akbar di hadapan ribuan jemaah.