Sabtu, 13 Jun 2026 15:25 WIB

Wajib Tahu! Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa S1 Bagi Bunda Paud, Begini Caranya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 08 Nov 2022 15:13 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi bersama istri
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi bersama istri

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya berencana menyiapkan Beasiswa S1 untuk Guru Pendidik Anak Usia Dini (PAUD) pada tahun 2023 mendatang.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan beasiswa itu untuk meningkatkan kualitas pengajar guru atau bunda Paud.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Nasional Program Indonesia-UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Eri mempersilahkan para bunda paud untuk mendaftarkan diri mengikuti program beasiswa, bagi yang belum menempuh pendidikan di bidang pendidikan anak usia dini.

Eri meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya, Yusuf Masruf dan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Surabaya, Rini Indriyani untuk mendata guru paud yang belum menempuh pendidikan S1.

"Setiap bunda paud nanti tolong didata, sehingga ketika ada beasiswa, itu kami bisa berikan," kata Eri, Selasa (8/11/2022).

Dengan adanya beasiswa itu, diharapkan seluruh bunda Paud di Surabaya menciptakan generasi atau anak yang memiliki akhlakul karimah.

Baca Juga: Ternyata, Ini Penyebab Aliran Air di Tambaksari Surabaya Tidak Lancar

"Dan yang paling penting adalah saya minta untuk mengajarkan anak-anak itu bisa menghormati orang tua maupun guru,"terangnya.

Sementara itu, Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh mengatakan, program beasiswa S1 untuk guru paud itu baru dimulai pada 2023 mendatang.

Kata Yusuf, tujuannya dari program itu adalah untuk memberikan bekal dan meningkatkan kualitas guru paud yang belum memiliki kompetensi di bidang pendidikan anak usia dini.

Baca Juga: Masa Depanku Direnggut: Kisah Sedih Gadis Surabaya Dilecehkan sang Pelatih

"Untuk kuotanya kita sesuaikan dulu. Sementara itu untuk total bunda paud saat ini, kurang lebih sekitar 11.000. Saya yakin rata - rata saat ini tenaga paud kami sudah menempuh jenjang S1," jelas Yusuf.

Lebih lanjut Yusuf menambahkan, bagi bunda paud yang sudah memiliki ijazah S1 akan tetapi tidak linier dengan profesinya, juga bisa mengikuti program beasiswa.

"Nanti mereka yang tidak linier, namun ikut program beasiswa, akan mendapat RPL (rekognisi pembelajaran lampau). Jadi nanti kuliahnya nggak sampai 4 tahun karena nanti terlalu lama," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Peringati Harganas ke-33, KB Permanen di Jember Sasar 234 Perempuan dan 25 Laki-laki

Target akseptor MOW di Jember berkisar 250 peserta dan kini hampir seluruhnya telah terpenuhi.

Demi Tingkatkan Layanan ke Masyarakat, Polres Probolinggo Resmikan Gedung SPKT Baru

Kapolres Probolinggo juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas di SPKT agar mengedepankan sikap ramah, responsif, dan berorientasi pada solusi.

Diduga Ada yang Nyontek di Seleksi Direksi PDAM Delta Tirta, Begini Pengakuan Seorang Peserta

"Saya duduk bersebelahan dengan yang diduga pelaku. Selain saya, ada yang duduk di depan dan di belakang yang juga mengetahui kejadian tersebut," ungkap Sigit.

Lagi Asyik Latihan Musik, Motor Pemuda di Mojokerto Dicuri Maling

Sebelum beraksi, pelaku datang dua kali, pertama memantau keadaan dan dua kali motor langsung dibawa kabur.

Antar Penumpang ke Bandara Juanda, Driver Ojol Tewas Tertabrak Mobil

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat berkendara di kawasan bandara yang memiliki lalu lintas kendaraan cukup padat.

DPRD Jatim Jajaki Kerja Sama dengan DPRD St. Petersburg Rusia

Pertemuan ini diharapkan dapat membuka peluang kemajuan ekonomi dan hubungan kelembagaan yang saling menguntungkan ke depannya.