Wajib Tahu! Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa S1 Bagi Bunda Paud, Begini Caranya
- Penulis : Ade Resty
- | Selasa, 08 Nov 2022 15:13 WIB
selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya berencana menyiapkan Beasiswa S1 untuk Guru Pendidik Anak Usia Dini (PAUD) pada tahun 2023 mendatang.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan beasiswa itu untuk meningkatkan kualitas pengajar guru atau bunda Paud.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United
Eri mempersilahkan para bunda paud untuk mendaftarkan diri mengikuti program beasiswa, bagi yang belum menempuh pendidikan di bidang pendidikan anak usia dini.
Eri meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya, Yusuf Masruf dan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Surabaya, Rini Indriyani untuk mendata guru paud yang belum menempuh pendidikan S1.
"Setiap bunda paud nanti tolong didata, sehingga ketika ada beasiswa, itu kami bisa berikan," kata Eri, Selasa (8/11/2022).
Dengan adanya beasiswa itu, diharapkan seluruh bunda Paud di Surabaya menciptakan generasi atau anak yang memiliki akhlakul karimah.
Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang
"Dan yang paling penting adalah saya minta untuk mengajarkan anak-anak itu bisa menghormati orang tua maupun guru,"terangnya.
Sementara itu, Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh mengatakan, program beasiswa S1 untuk guru paud itu baru dimulai pada 2023 mendatang.
Kata Yusuf, tujuannya dari program itu adalah untuk memberikan bekal dan meningkatkan kualitas guru paud yang belum memiliki kompetensi di bidang pendidikan anak usia dini.
Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel
"Untuk kuotanya kita sesuaikan dulu. Sementara itu untuk total bunda paud saat ini, kurang lebih sekitar 11.000. Saya yakin rata - rata saat ini tenaga paud kami sudah menempuh jenjang S1," jelas Yusuf.
Lebih lanjut Yusuf menambahkan, bagi bunda paud yang sudah memiliki ijazah S1 akan tetapi tidak linier dengan profesinya, juga bisa mengikuti program beasiswa.
"Nanti mereka yang tidak linier, namun ikut program beasiswa, akan mendapat RPL (rekognisi pembelajaran lampau). Jadi nanti kuliahnya nggak sampai 4 tahun karena nanti terlalu lama," pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi