Sabtu, 06 Jun 2026 04:12 WIB

Ini Alasan Wali Kota Eri Cahyadi Merotasi Ratusan Pejabat Pemkot Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 13 Okt 2022 09:32 WIB
Prosesi pelantikan pada mutasi ratusan ASN Pemkot di Balai Kota Surabaya
Prosesi pelantikan pada mutasi ratusan ASN Pemkot di Balai Kota Surabaya

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi melakukan rotasi sekaligus melantik 320 pejabat Pemkot di Graha Sawunggaling, Rabu (12/10/2022).

Eri Cahyadi menjelaskan, ada beberapa alasan ratusan pejabat tersebut dirotasi. Salah satunya mendekatkan rumah pejabat ke tempat kerjanya sebagai kemudahan untuk melakukan pelayanan ke masyarakat.

"Kemarin ada salah satu pejabat yang sebenarnya pintar, tapi karena rumah dan tempat kerjanya jauh, makanya mungkin kurang maksimal memberikan pelayanan,"kata Eri.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Menurutnya, pelayanan itu bisa maksimal kalau pejabat itu didekatkan dengan rumahnya atau wilayahnya.

"Nah, saya ingin pelaksanaan pelayanan publik itu lebih efektif dan efisien, makanya kita dekatkan rumahnya dengan tempat kerjanya," ujarnya.

Tak hanya itu, Eri menjelaskan, pelayanan publik itu harus berhenti di kelurahan agar pejabat ini bekerja dekat dengan rumahnya.

Sehingga, mereka semakin maksimal dalam memberikan pelayanan kepada warga Surabaya.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

"Dengan cara itu, saya berharap mereka bisa menciptakan inovasi-inovasi dan bersinergi dengan berbagai stakholder untuk menyejahterakan warga Kota Surabaya. Makanya dalam rotasi ini kita dekatkan mereka ke rumahnya masing-masing," ujarnya.

Lebih lanjut Eri menyampaikan, dengan merotasi mereka juga memberikan suasana yang baru.

Sejak awal, Eri telah menyampaikan bahwa para pejabat itu harus dirotasi untuk meningkatkan kemampuannya.

Menurutnya, kalau sudah 5 tahun berada di suatu jabatan, biasanya bosen, makanya inilah waktunya untuk dirotasi atau diputar.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

"Jadi, ini salah satu caranya untuk meningkatkan dan menaikkan kemampuan manajerial mereka supaya lebih baik lagi ke depannya. Apalagi, syarat untuk menjadi kepala dinas dan camat itu harus pernah memimpin di beberapa tempat, dan inilah saatnya,"jelasnya.

"Intinya, kalau dia di camat terus tidak bisa, karena dia tidak pernah memegang anggaran besar, makanya perlu perlu dirotasi,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.