Jumat, 05 Jun 2026 01:42 WIB

Plt Ketua Umum PPP Ungkap Kedekatan Partainya dengan Ganjar Pranowo

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 10 Okt 2022 22:37 WIB
Anggota Partai Persatuan Pembangunan
Anggota Partai Persatuan Pembangunan

selalu.id - Tiga Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendeklarasikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menjadi calon presiden 2024.

Ketiga DPW PPP itu yakni Banten, Sumatera Utara dan Sulewesi Selatan.

Baca Juga: PDIP Tetapkan Tiga Arah Politik di 2026, Ini Penjabarannya

Plt Ketua Umum Partai PPP Muhammad Mardiono pun mengungkapkan kedekatan partainya, dengan sosok Ganjar.

"Itu sah-sah saja (mengusulkan Ganjar), nanti akan kami tampung dan nanti jadi bahan untuk rapat di tingkat pusat," kata Mardiono, saat menghadiri Muskerwil DPW PPP Jawa Timur di Surabaya, Minggu (9/10) kemarin.

Mardiono menjelaskan, saat ini yang bisa mencalonkan Capres atau Cawapres hanyalah Partai-partai yang mempunyai suara tertinggi di parlemen dan memenuhi presidential threshold (pt).

"Yang bisa mencalonkan Capres Cawapres itu kan hanya di PDIP. Sehingga, yang lain hanya bisa koalisi karena UU yang mengatur pencalonan Pilpres itu dicalonkan oleh partai politik atau gabungan partai politik,"jelasnya.

"Gabungan dari 8 partai politik itu tak akan bisa mencalonkan sendiri kecuali PDIP. Jadi PPP sudah bergabung dengan KIB agar PPP bisa mengusung Capres dan Cawapres,"lanjutnya.

Meski Ganjar adalah politikus PDIP, Mardiono mengungkapkan Ganjar memiliki hubungan dekat dengan PPP.

Ia membeberkan, beberapa keluarga Ganjar merupakan pengurus partai berlambang Kakbah tersebut.

Baca Juga: Wawali Armuji Terpilih Jadi Ketua PDIP Surabaya, Ini Susunan Pengurusnya

"Karena mertua beliau memang orang PPP, sampai akhir hayatnya ada di PPP, beliau pendiri pesantren di Purwokerto. Kakak iparnya ada di anggota fraksi PPP wakil wilayah Jateng," ucapnya.

Bahkan, Ganjar saat ini juga sedang memimpin Jateng bersama Taj Yasin Maimoen, putra dari KH Maimoen Zubair, yang merupakan tokoh besar PPP.

"Beliu saat ini memimpin Jateng, juga bersama dengan putra guru kami, ketua majelis syariah yang kami hormati, yang kami patuhi fatwanya, yaitu putranya (Kiai Maimoen) Gus Yasin," jelasnya.

Lebih lanjut Mardiono pun mengakui keberhasilan Ganjar memimpin Jateng bersama Gus Yasin tentu juga jadi pertimbangan bagi PPP.

Baca Juga: Antara Elit Lama dan Gen Z, Ini Pandangan Pengamat Soal Calon Ketua Baru PDIP Surabaya

"Berjalan alhamdulillah dengan baik, dan melahirkan kemaslahatan masyarakat jateng. Tentu ini jadi perhatian," terangnya.

Meski Ganjar dekat dengan PPP, saat ini pihaknya masih terus mendengarkan usulan-usulan dari DPW di seluruh Indonesia. Kemudian, akan ditampung dan membahas hal tersebut di tingkat pusat.

Lalu juga disampaikan di halaqah bersama para ulama dan majelis, kemudian mukernas. Keputusan mukernas itu nanti akan dibawanya ke tingkat Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama PAN dan Golkar.

"Tetapi bahwa ada tokoh lain yang diusulkan pasti kami dengarkan, karena ini demokrasi," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.