Rabu, 22 Jul 2026 14:02 WIB

Konsep Baru Pasar Tradisional di Surabaya, Ada Tempat Bermainnya lho!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 26 Sep 2022 00:43 WIB
Wali Kota Eri sedang berdialog dengan salah satu pedagang pasar
Wali Kota Eri sedang berdialog dengan salah satu pedagang pasar

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi meresmikan Pasar Wisata Penjaringansari dan telah ditandai dengan penandatangan prasasti di Jalan Raya Pandugo, Surabaya, Minggu (25/9/2022).

Eri Cahyadi mengungkapkan, pasar wisata tersebut konsepnya sangat berbeda dibandingkan pasar-pasar yang lainnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

"Ini sebenarnya pasar basah, tapi kita jadikan pasar kering, sehingga mereka bisa berjualan dan kita tunjukkan bahwa kita bisa. Biar pelanggan yang datang ke sini juga merasa nyaman," kata Eri, Minggu (25/9/2022).

Kata dia, konsep pasar tersebut digabungkan dengan UMKM yang juga berjualan di tempat tersebut. Sehingga, tak hanya berjualan jajanan pasar, tapi makanan dan produk UMKM.

Bahkan, di depan pasar itu juga disediakan lapangan untuk bermain basket dan lainnya. Pengunjung pun bisa langsung nongkrong di pasar tersebut.

"Inilah yang kita lakukan dan akan terus kita kembangkan dan terapkan di tempat-tempat lainnya. Memang tidak semua tempat memiliki karakteristik yang sama dengan di daerah ini, tapi nanti kalau ada yang sama karakteristiknya dengan di sini, bisa menerapkan konsep ini juga," ujarnya.

Ia pun berharap, pasar ini bisa menjadi berkah dan bisa mengembangkan dan membangkitkan perekonomian warga sekitarnya.

"Terus semangat para pedagang, ayo kita bersama-sama membangkitkan perekonomian Surabaya,"ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya Fauzie Mustaqim Yos mengatakan, Pasar Penjaringansari merupakan pasar basah yang sejak tahun 2017.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Namun, pasar tersebut belum dapat beroperasi secara maksimal sehingga membutuhkan intervensi khusus.

Yos menyampaikan, supaya mengoptimalkan kegiatan usaha di pasar Penjaringansari, maka Pemkot Surabaya merubah konsep.

"Pasar yang sebelumnya hanya sebuah pasar basah, kini menjadi pasar yang menawarkan komoditas serta suasana lebih unik sesuai dengan potensi lokal di sekitar wilayah Penjaringansari,"jelasnya.

Menurutnya, konsep tersebut penting untuk memperluas segmen dan target Pasar Penjaringansari.

"Hal itu sekaligus untuk merubah stigma Pasar itu menjadi sebuah tempat yang menyenangkan untuk berbelanja kebutuhan pokok dan berkumpul bersama teman,"ujarnya.

Pasar Penjaringansari kini mampu mengakomodir 44 Pedagang, diantaranya 15 orang Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Pasar baru ini, lanjutnya, akan beroperasi dalam 2 (dua) shift, yaitu pukul 04.00 WIB sampai dengan 15.00 WIB serta pukul 15.00 WIB sampai dengan 04.00 WIB.

Lebih lanjut Yos memaparkan, komoditas yang ditawarkan kepada pengunjung adalah komoditas segar yang terdiri dari 8 orang pedagang yang menjual sayuran, ikan, ayam dan sembako.

Selain itu, komoditas olahan yang terdiri dari 36 orang pedagang yang menjual kue, makanan, minuman dan angkringan.

"Dengan beroperasinya Pasar Penjaringansari secara optimal, kami berharap dapat mempercepat berputaran ekonomi pedagang serta diharapkan memberikan kontribusi nyata pada pengentasan kemiskinan di Kota Surabaya," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.