Konsep Baru Pasar Tradisional di Surabaya, Ada Tempat Bermainnya lho!
- Penulis : Ade Resty
- | Senin, 26 Sep 2022 00:43 WIB
selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi meresmikan Pasar Wisata Penjaringansari dan telah ditandai dengan penandatangan prasasti di Jalan Raya Pandugo, Surabaya, Minggu (25/9/2022).
Eri Cahyadi mengungkapkan, pasar wisata tersebut konsepnya sangat berbeda dibandingkan pasar-pasar yang lainnya.
Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal
"Ini sebenarnya pasar basah, tapi kita jadikan pasar kering, sehingga mereka bisa berjualan dan kita tunjukkan bahwa kita bisa. Biar pelanggan yang datang ke sini juga merasa nyaman," kata Eri, Minggu (25/9/2022).
Kata dia, konsep pasar tersebut digabungkan dengan UMKM yang juga berjualan di tempat tersebut. Sehingga, tak hanya berjualan jajanan pasar, tapi makanan dan produk UMKM.

Bahkan, di depan pasar itu juga disediakan lapangan untuk bermain basket dan lainnya. Pengunjung pun bisa langsung nongkrong di pasar tersebut.
"Inilah yang kita lakukan dan akan terus kita kembangkan dan terapkan di tempat-tempat lainnya. Memang tidak semua tempat memiliki karakteristik yang sama dengan di daerah ini, tapi nanti kalau ada yang sama karakteristiknya dengan di sini, bisa menerapkan konsep ini juga," ujarnya.
Ia pun berharap, pasar ini bisa menjadi berkah dan bisa mengembangkan dan membangkitkan perekonomian warga sekitarnya.
"Terus semangat para pedagang, ayo kita bersama-sama membangkitkan perekonomian Surabaya,"ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya Fauzie Mustaqim Yos mengatakan, Pasar Penjaringansari merupakan pasar basah yang sejak tahun 2017.
Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang
Namun, pasar tersebut belum dapat beroperasi secara maksimal sehingga membutuhkan intervensi khusus.
Yos menyampaikan, supaya mengoptimalkan kegiatan usaha di pasar Penjaringansari, maka Pemkot Surabaya merubah konsep.
"Pasar yang sebelumnya hanya sebuah pasar basah, kini menjadi pasar yang menawarkan komoditas serta suasana lebih unik sesuai dengan potensi lokal di sekitar wilayah Penjaringansari,"jelasnya.
Menurutnya, konsep tersebut penting untuk memperluas segmen dan target Pasar Penjaringansari.
"Hal itu sekaligus untuk merubah stigma Pasar itu menjadi sebuah tempat yang menyenangkan untuk berbelanja kebutuhan pokok dan berkumpul bersama teman,"ujarnya.
Pasar Penjaringansari kini mampu mengakomodir 44 Pedagang, diantaranya 15 orang Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin

Pasar baru ini, lanjutnya, akan beroperasi dalam 2 (dua) shift, yaitu pukul 04.00 WIB sampai dengan 15.00 WIB serta pukul 15.00 WIB sampai dengan 04.00 WIB.
Lebih lanjut Yos memaparkan, komoditas yang ditawarkan kepada pengunjung adalah komoditas segar yang terdiri dari 8 orang pedagang yang menjual sayuran, ikan, ayam dan sembako.
Selain itu, komoditas olahan yang terdiri dari 36 orang pedagang yang menjual kue, makanan, minuman dan angkringan.
"Dengan beroperasinya Pasar Penjaringansari secara optimal, kami berharap dapat mempercepat berputaran ekonomi pedagang serta diharapkan memberikan kontribusi nyata pada pengentasan kemiskinan di Kota Surabaya," pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : RedaksiURL : https://selalu.id/news-2700-konsep-baru-pasar-tradisional-di-surabaya-ada-tempat-bermainnya-lho
