Minggu, 06 Sep 2026 00:34 WIB

Konsep Baru Pasar Tradisional di Surabaya, Ada Tempat Bermainnya lho!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 26 Sep 2022 00:43 WIB
Wali Kota Eri sedang berdialog dengan salah satu pedagang pasar
Wali Kota Eri sedang berdialog dengan salah satu pedagang pasar

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi meresmikan Pasar Wisata Penjaringansari dan telah ditandai dengan penandatangan prasasti di Jalan Raya Pandugo, Surabaya, Minggu (25/9/2022).

Eri Cahyadi mengungkapkan, pasar wisata tersebut konsepnya sangat berbeda dibandingkan pasar-pasar yang lainnya.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

"Ini sebenarnya pasar basah, tapi kita jadikan pasar kering, sehingga mereka bisa berjualan dan kita tunjukkan bahwa kita bisa. Biar pelanggan yang datang ke sini juga merasa nyaman," kata Eri, Minggu (25/9/2022).

Kata dia, konsep pasar tersebut digabungkan dengan UMKM yang juga berjualan di tempat tersebut. Sehingga, tak hanya berjualan jajanan pasar, tapi makanan dan produk UMKM.

Bahkan, di depan pasar itu juga disediakan lapangan untuk bermain basket dan lainnya. Pengunjung pun bisa langsung nongkrong di pasar tersebut.

"Inilah yang kita lakukan dan akan terus kita kembangkan dan terapkan di tempat-tempat lainnya. Memang tidak semua tempat memiliki karakteristik yang sama dengan di daerah ini, tapi nanti kalau ada yang sama karakteristiknya dengan di sini, bisa menerapkan konsep ini juga," ujarnya.

Ia pun berharap, pasar ini bisa menjadi berkah dan bisa mengembangkan dan membangkitkan perekonomian warga sekitarnya.

"Terus semangat para pedagang, ayo kita bersama-sama membangkitkan perekonomian Surabaya,"ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya Fauzie Mustaqim Yos mengatakan, Pasar Penjaringansari merupakan pasar basah yang sejak tahun 2017.

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

Namun, pasar tersebut belum dapat beroperasi secara maksimal sehingga membutuhkan intervensi khusus.

Yos menyampaikan, supaya mengoptimalkan kegiatan usaha di pasar Penjaringansari, maka Pemkot Surabaya merubah konsep.

"Pasar yang sebelumnya hanya sebuah pasar basah, kini menjadi pasar yang menawarkan komoditas serta suasana lebih unik sesuai dengan potensi lokal di sekitar wilayah Penjaringansari,"jelasnya.

Menurutnya, konsep tersebut penting untuk memperluas segmen dan target Pasar Penjaringansari.

"Hal itu sekaligus untuk merubah stigma Pasar itu menjadi sebuah tempat yang menyenangkan untuk berbelanja kebutuhan pokok dan berkumpul bersama teman,"ujarnya.

Pasar Penjaringansari kini mampu mengakomodir 44 Pedagang, diantaranya 15 orang Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Pasar baru ini, lanjutnya, akan beroperasi dalam 2 (dua) shift, yaitu pukul 04.00 WIB sampai dengan 15.00 WIB serta pukul 15.00 WIB sampai dengan 04.00 WIB.

Lebih lanjut Yos memaparkan, komoditas yang ditawarkan kepada pengunjung adalah komoditas segar yang terdiri dari 8 orang pedagang yang menjual sayuran, ikan, ayam dan sembako.

Selain itu, komoditas olahan yang terdiri dari 36 orang pedagang yang menjual kue, makanan, minuman dan angkringan.

"Dengan beroperasinya Pasar Penjaringansari secara optimal, kami berharap dapat mempercepat berputaran ekonomi pedagang serta diharapkan memberikan kontribusi nyata pada pengentasan kemiskinan di Kota Surabaya," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.