Kamis, 22 Okt 2026 05:57 WIB

Antisipasi Banjir, Pemkot Surabaya Bangun 55 Titik Crossing Saluran Air

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 23 Sep 2022 11:36 WIB
Pengerjaan pemasangan box culvert di salah satu titik di Surabaya
Pengerjaan pemasangan box culvert di salah satu titik di Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya tengah memasang crossing di 55 titk rawan banjir dan 6 pompa baru, guna mengantisipasi genangan air saat musim hujan tiba.

Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSBABM) Surabaya menyebut, proses pengerjaan crossing itu telah mencapai 60 persen dan menargetkan penyelesain sebelum musim hukan atau bulan November.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Sekretaris DSDABM Surabaya, Dwi Djajawardana mengatakan, pengerjaan itu bertujuan untuk mengurangi beban saluran agar tidak lagi terjadi genangan ketika musim hujan.

Salah satu crossing yang saat ini sedang proses pengerjaan adalah saluran tengah di Jalan Ahmad Yani dari arah timur di rumah pompa Korem Surabaya.

"Kalau kita tidak melakukan crossing di rumah pompa Korem itu, yang bagian selatan Jalan Ahmad Yani akan menumpuk di saluran Kebon Agung dan Wonorejo," kata Dwi, saat konferensi pers di kantor Diskominfo Surabaya, Kamis (22/9/2022).

Supaya saluran yang ada di Kebon Agung yang menuju ke Rungkut, Wonorejo tidak terlalu terbebani air, saluran tengah di Jalan Ahmad Yani juga dilakukan pengerukan lebih dalam 4 meter.

Ketika terjadi genangan di wilayah Gayungan, Kebonsari, Ketintang, dan sekitarnya, air akan terpecah ke dua arah di Wonorejo dan rumah pompa Korem Surabaya.

"Jadi, nanti saluran yang ada di Kebon Agung menuju ke Wonorejo itu terbagi. Ketika crossing itu sudah jadi, secara otomatis air akan ditarik ke arah selatan, tepatnya di Mal City of Tomorrow, kemudian rumah pompa yang ada di Korem Surabaya menarik debit air tersebut," jelas Dwi.

Baca Juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Dwi menjelaskan, pengerjaan crossing juga dilakukan di kawasan tengah kota yakni di saluran Jalan Embong Kenongo kemudian diarahkan menuju ke sungai Kalimas.

Kemudian juga mengerjakan crossing tengah kota di Jalan Kenari.

"Biar nggak terlalu numpuk di rumah pompa dekat Gedung Negara Grahadi atau Kenari. Maka dari itu, kami juga membuat crossing di Jalan Panglima Sudirman untuk ditujukan ke sungai Kalimas," jelasnya.

Kepala Bidang Drainase DSDABM Surabaya, Eko Juli Prasetya menambahkan, crossing yang paling urgen saat ini dikerjakan ada di wilayah Jalan Srikana yang menuju ke rumah pompa Kalidami.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Kemudian Jalan Panglima Sudirman menuju ke Jalan Embong Kenongo dan crossing yang menuju ke arah rumah pompa Karah, Kecamatan Jambangan serta di Jalan Pahlawan.

Enam rumah pompa baru tersebut yakni berada di kawasan Jalan Pahlawan, Jalan Alun - Alun Contong, dekat Sentra Wisata Kuliner (SWK) Jalan Karah, Jalan Kebonsari, Jalan Sawunggaling dan Jalan Gadukan.

"Secara umum, pengerjaan crossing di beberapa titik tersebut tidak terlalu banyak kendala berarti. Mungkin hanya utilitas atau kendala material yang harus dibeli dari pabriknya langsung, kalau itu (material) datangnya cepat, otomatis pengerjaanya akan on time schedule," tandasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).