Tipu Warga Rp 55 Juta untuk Jadi Pegawai Honorer, Petugas Keamanan DPRD Surabaya Ditangkap
- Penulis : Ade Resty
- | Senin, 29 Jun 2020 11:31 WIB
Surabaya (selalu.id) - Oknum petugas keamanan DPRD Surabaya ditangkap polisi karena diduga menipu warga terkait penerimaan pegawai satuan kerja perangkat daerah. Korban dirugikan Rp 55 juta.
Pelaku bernama ST (46), warga Gresik, ditangkap Tim Anti Bandit Polsek Sawahaan pada 16 Juni 2020. Itu setelah polisi menerima laporan dari korban yang dijanjikan pekerjaan sebagai pegawai di salah satu dinas Pemkot Surabaya.
Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang
"Pelaku menjanjikan korban diterima sebagai pegawai outsourcing atau pekerja kontrak di Dinas Kebersihan atau Dinas Pariwisata pemkot. Kejadiannya tahun lalu," kata Kanit Reskrim Polsek Sawahan Iptu Ristitanto, Minggu (28/6/2020).
ST, kata dia, meminta uang Rp 55 juta kepada korban jika ingin menjadi pegawai kontrak pemkot.
Baca Juga: Jelang HUT ke-18, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis pada Lansia
Tapi, sejak Januari 2020, pelaku tak pernah bisa memenuhi janjinya kepada korban. Karena kecewa, pelaku meminta uangnya kembali.
Namun, kata Ristitanto, setiap korban menagih kembali uangnya, ST selalu mengelak. Akhirnya, korban memutuskan untuk melapor kepada kepolisian.
Baca Juga: Pelindo Petikemas Luruskan Kabar Antrean Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak
Setelah ditangkap, ST kepada polisi mengakui uang yang didapat dari korban sudah habis untuk membiayai keseharian hidupnya.
Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita 5 kuitansi pembayaran korban. Akibat perbuatannya, pelaku terancam dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan.
Editor : Redaksi