Jumat, 05 Jun 2026 01:49 WIB

Ada Makam Tokoh Penyebar Agama Islam di Dolly, Pemkot Fasilitasi Wisata Religi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 05 Sep 2022 18:02 WIB
Makam Tokoh penyebar agama Islam di kawasan Dolly
Makam Tokoh penyebar agama Islam di kawasan Dolly

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal melakukan penataan kawasan eks lokalisasi Dolly untuk wisata religi. Diketahui ada makam seorang tokoh yang disebut menyebarkan agama Islam di kawasan tersebut.

Makam tokoh yang benama Mbah Kapiludin tersebut berada di antara Pemukiman pada penduduk, tepatnya di Jalan Kupang Gunung Timur gang 7. Sebab itu, Pemkot ingin kawasan tersebut dijadikan wisata religi.

Baca Juga: Kunker ke Polres Pasuruan, Ketua Bhayangkari Jatim Tumbuhkan UMKM hingga Peduli Anak Yatim

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, Pemkot sudah menyiapkan anggaran pembangunan yang direncanakan selesai pada bulan Desember mendatang.

"Sudah kita anggarkan di Perubahan Anggaran Keuangan (PAK), jadi nanti IsnyaAllah Desember sudah bisa selesai,"kata Eri, Senin (5/9/2022).

Eri menyampaikan, nantiny kawasan eks lokalisasi Dolly tersebut tak hanya wisata Religi. Namun, juga ada wisata sentra UMKM dan Wisata sejarah Dolly di masa lalu.

Untuk wisata religi, lanjutnya, Pemkot Surabaya akan melakukan penataan area makam Mbah Kapiludin. Karena, untuk masuk ke makam yang berada di tengah kampung ini, akses jalan cukup sempit.

Meski begitu, nantinya Pemkot juga akan membeli beberapa rumah yang ada didaerah tersebut untuk dibebaskan.

Baca Juga: Surabaya Vaganza Sukses, DPRD Usul Konser dan Teatrikal di Hari Pahlawan 

"Iya, ada yang nanti kita mau beli, tapi nanti kita juga lihat sebelah mana. Tapi yang terpenting ini harus sinergi. Tidak bisa sepenggal-sepenggal dibelinya," ujarnya.

Lebih lanjut Eri memberi bocoron terkait akses jalan menuju makam Mbah Kapiludin. Nantinya akan dikoneksikan dengan gang Dolly.

"Masuknya tetep dari Dolly, dari kampung yang besar itu. Nanti kita lewatkan yang di futsal itu. Makanya kita tata nanti bentuk rumahnya seperti apa," terang Eri.

Baca Juga: Pertama Kali Digelar Malam, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Wisata dan Okupansi Hotel

Eri berharap pengembangan eks lokalisasi Dolly menjadi kawasan wisata ini dapat membantu warga sekitar untuk berkembang, terutama dalam segi keuangan.

"Makam itu ada di belakangnya futsal, berarti kan itu bisa jadi satu. Makanya perencanaan itu kita ini secara menyeluruh. Tidak bisa hanya di pucuk doang, harus semua selalu tersinergi dan terkoneksi," tutupnya. (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.