Senin, 02 Feb 2026 22:55 WIB

Sikapi Kasus Pengusiran Cucu Mensos Risma, Arif Fathoni: Cabut Izin Playtopia!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 02 Sep 2022 09:19 WIB
Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya, Arif Fathoni
Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya, Arif Fathoni

selalu.id - Peristiwa pengusiran yang diindikasikan berbau diskriminasi yang dialami oleh cucu Menteri Sosial, Tri Rismaharini di wahana bermain Playtopia di mal Ciputra World Surabaya (CWS) menuai reaksi dari berbagai kalangan. Salah satunya Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya, Arif Fathoni.

Toni, sapaan akrab Arif Fathoni mengatakan bahwa semua tempat publik tidak boleh memberikan perbedaan pelayanan kepada pengunjung yang datang karena berdasarkan SARA, karena Pondasi besar bangsa Indonesia adalah keberagamannya.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

"Tidak ada toleransi soal diskriminasi, ini harus disikapi dengan serius," ujar Toni kepada selalu.id, Jumat (2/9/2022).

Dalam kasus ini, Toni meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya hadir memberikan kenyamanan sekaligus memastikan tidak ada lagi kasus yang berkaitan dengan diskriminasi terlebih kepada anak-anak.

"Saya berharap Pemerintah Kota memberikan sangsi dengan mencabut ijin operasional wahana permainan (Playtopia) tersebut agar tidak terus menjadi polemik di tengah masyarakat, karena Surabaya adalah kota yang heterogen, dan masyarakatnya selama ini hidup rukun tanpa memandang kasta dan SARA," tegasnya.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Lambannya pihak pengelola memberikan klarifikasi dengan alasan manajemen terpusat, lanjut Toni, menunjukkan tidak ada iktikad baik dari pengelola untuk menyelesaikan polemik yang timbul secara cepat.

"Kami berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi seluruh pengelola wahana publik untuk melatih seluruh karyawan agar kejadian perbedaan pelayanan diduga karena SARA tidak terulang dikemudian hari," harapnya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Selain kepada pemilik tenan, dalam hal ini Playtopia, Toni juga menekankan kepada pengelola mal Ciputra World Surabaya untuk memberikan aturan maupun sosialisasi agar kejadian ini tidak terulang.

"Kami berharap, pihak Ciputra World segara mengumpulkan seluruh tenan yang ada dan melakukan sosialisasi terkait insiden yang menimpa cucu Mensos Risma, agar tidak dialami oleh warga Surabaya lain yang mengunjungi area publik tersebut. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.