Kamis, 22 Okt 2026 03:00 WIB

Sikapi Kasus Pengusiran Cucu Mensos Risma, Arif Fathoni: Cabut Izin Playtopia!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 02 Sep 2022 09:19 WIB
Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya, Arif Fathoni
Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya, Arif Fathoni

selalu.id - Peristiwa pengusiran yang diindikasikan berbau diskriminasi yang dialami oleh cucu Menteri Sosial, Tri Rismaharini di wahana bermain Playtopia di mal Ciputra World Surabaya (CWS) menuai reaksi dari berbagai kalangan. Salah satunya Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya, Arif Fathoni.

Toni, sapaan akrab Arif Fathoni mengatakan bahwa semua tempat publik tidak boleh memberikan perbedaan pelayanan kepada pengunjung yang datang karena berdasarkan SARA, karena Pondasi besar bangsa Indonesia adalah keberagamannya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

"Tidak ada toleransi soal diskriminasi, ini harus disikapi dengan serius," ujar Toni kepada selalu.id, Jumat (2/9/2022).

Dalam kasus ini, Toni meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya hadir memberikan kenyamanan sekaligus memastikan tidak ada lagi kasus yang berkaitan dengan diskriminasi terlebih kepada anak-anak.

"Saya berharap Pemerintah Kota memberikan sangsi dengan mencabut ijin operasional wahana permainan (Playtopia) tersebut agar tidak terus menjadi polemik di tengah masyarakat, karena Surabaya adalah kota yang heterogen, dan masyarakatnya selama ini hidup rukun tanpa memandang kasta dan SARA," tegasnya.

Baca Juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Lambannya pihak pengelola memberikan klarifikasi dengan alasan manajemen terpusat, lanjut Toni, menunjukkan tidak ada iktikad baik dari pengelola untuk menyelesaikan polemik yang timbul secara cepat.

"Kami berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi seluruh pengelola wahana publik untuk melatih seluruh karyawan agar kejadian perbedaan pelayanan diduga karena SARA tidak terulang dikemudian hari," harapnya.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Selain kepada pemilik tenan, dalam hal ini Playtopia, Toni juga menekankan kepada pengelola mal Ciputra World Surabaya untuk memberikan aturan maupun sosialisasi agar kejadian ini tidak terulang.

"Kami berharap, pihak Ciputra World segara mengumpulkan seluruh tenan yang ada dan melakukan sosialisasi terkait insiden yang menimpa cucu Mensos Risma, agar tidak dialami oleh warga Surabaya lain yang mengunjungi area publik tersebut. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).