Rabu, 22 Jul 2026 08:29 WIB

Sikapi Kasus Pengusiran Cucu Mensos Risma, Arif Fathoni: Cabut Izin Playtopia!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 02 Sep 2022 09:19 WIB
Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya, Arif Fathoni
Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya, Arif Fathoni

selalu.id - Peristiwa pengusiran yang diindikasikan berbau diskriminasi yang dialami oleh cucu Menteri Sosial, Tri Rismaharini di wahana bermain Playtopia di mal Ciputra World Surabaya (CWS) menuai reaksi dari berbagai kalangan. Salah satunya Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya, Arif Fathoni.

Toni, sapaan akrab Arif Fathoni mengatakan bahwa semua tempat publik tidak boleh memberikan perbedaan pelayanan kepada pengunjung yang datang karena berdasarkan SARA, karena Pondasi besar bangsa Indonesia adalah keberagamannya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

"Tidak ada toleransi soal diskriminasi, ini harus disikapi dengan serius," ujar Toni kepada selalu.id, Jumat (2/9/2022).

Dalam kasus ini, Toni meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya hadir memberikan kenyamanan sekaligus memastikan tidak ada lagi kasus yang berkaitan dengan diskriminasi terlebih kepada anak-anak.

"Saya berharap Pemerintah Kota memberikan sangsi dengan mencabut ijin operasional wahana permainan (Playtopia) tersebut agar tidak terus menjadi polemik di tengah masyarakat, karena Surabaya adalah kota yang heterogen, dan masyarakatnya selama ini hidup rukun tanpa memandang kasta dan SARA," tegasnya.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Lambannya pihak pengelola memberikan klarifikasi dengan alasan manajemen terpusat, lanjut Toni, menunjukkan tidak ada iktikad baik dari pengelola untuk menyelesaikan polemik yang timbul secara cepat.

"Kami berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi seluruh pengelola wahana publik untuk melatih seluruh karyawan agar kejadian perbedaan pelayanan diduga karena SARA tidak terulang dikemudian hari," harapnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Selain kepada pemilik tenan, dalam hal ini Playtopia, Toni juga menekankan kepada pengelola mal Ciputra World Surabaya untuk memberikan aturan maupun sosialisasi agar kejadian ini tidak terulang.

"Kami berharap, pihak Ciputra World segara mengumpulkan seluruh tenan yang ada dan melakukan sosialisasi terkait insiden yang menimpa cucu Mensos Risma, agar tidak dialami oleh warga Surabaya lain yang mengunjungi area publik tersebut. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.