Rabu, 21 Okt 2026 10:28 WIB

Pakar Ekonomi Unair Sebut Bansos Hanya Faktor Kecil Kenaikan Harga Telur Ayam

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 01 Sep 2022 17:41 WIB
Ilustrasi telur ayam
Ilustrasi telur ayam

selalu.id - Pakar Ekonomi dari Universitas Airlangga (Unair), Imron Mawardi menyebut Bantuan Sosial (Bansos) Kemensos tidak terlalu pengaruh terhadap kenaikan harga Telur Ayam. Seperti disampaikan oleh Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, bahwa kenaikan harga telur dipicu oleh Bansos dari Kemensos.

Imron menyampaikan, pembagian bansos pangan tersebut merupakan konsumsi biasa. Hal itu juga dikarenakan konsumsi telur masyarakat meningkat.

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

"Secara umum kan memang kebutuhan masyarakat. Bansos menurut saya itu, faktor kecil saja terhadap kenaikan harga telur. Tapi lebih kepada memang suplai agak terbatas,"kata Imron, saat dihubungi selalu.id, Kamis (1/9/2022).

Menurutnya, penyebab utama harga telur tinggi itu disebabkan karena suplai telur terbatas. Sementara saat ekonomi Indonesia pulih, banyak permintaan telur pun meningkat

"Suplai terbatas karena Peternak kulung tikar. Saat pandemi harga turun drastis. Suplai tersebut sudah 60 persen banyak peternak yang gulung tikar saat harga telur itu jeblok (turun),"jelasnya.

Lebih lanjut Imron menjelaskan, selama dua tahun saat pandemi harga telur ayam menurun. Harga telur turun hingga Rp 13-15 ribu. Sedangkan, untuk peternak seharga Rp 10 ribu.

"Otomatis banyak peternak yang gulung tikar. Itungan saya jumlah ternak tinggal 40 persen saja. Sudah berkurang, jadi saat ini hanya 60 persen saja dari posisi normal,"tuturnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

"Harga telur ayam saat ini cukup tinggi hingga Rp 22-30 ribu di beberapa daerah,"lanjutnya.

Kenaikan harga telur ayam, membuat Pemerintah Daerah memandang cukup membahayakan. Sebab, telur suatu kebutuhan yang penting.

"Ini nanti terdampak pada inflasi yang tinggi. Lalu salah satu caranya pemerintah melakukan operasi pasar,"ungkapnya.

Tak hanya itu, penyebab harga telur naik juga saat hotel-hotel juga telah bangkit dan buka kembali serta kegiatan-kegitaan event pun juga telah jalan.

Baca Juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

"Sehingga, itu juga membuat permintaan telur meningkat,"

Imron memprediksi harga telur ayam kemungkinan akan kembali normal di akhir tahun. Untuk dua bulan mendatang ia memperkirakan masih cendrung tinggi.

"Kalau mekanismenya kenaikan itu dibulan maret. Secara normal untuk satu dua bulan kedepan masih cendrung tinggi. Karena mungkin suplai itu akan mulai normal di akhir tahun,"tutupnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PSG Hajar Barcelona 4-2, Anak Asuh Luis Enrique Kunci Puncak Klasemen Liga Champions

Hasil ini membuat juara bertahan menyapu bersih 3 laga awal dengan poin sempurna.

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Doa Lintas Agama Digelar di Sidoarjo

Istigasah dipimpin KH Rofiq Siradj.

Top 5 Berita: Pabrik Kosmetik Ilegal Digerebek hingga Rapat Kerja Pusat

Pembaca tertarik pemberitaan penggerebekan pabrik kosmetik ilegal hingga pendidikan.

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.