Rabu, 22 Jul 2026 12:34 WIB

Wow! Pemkot Surabaya Gelar Nikah Massal Gratis di Gedung Mewah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 30 Agu 2022 14:24 WIB
Proses nikah massal yang digelar Pemkot Surabaya
Proses nikah massal yang digelar Pemkot Surabaya

selalu.id - Sebanyak 120 Pasangan suami istri yang berstatus menikah siri mengikuti isbat nikah massal yang digelar Pemkot Surabaya di Empire Place, Selasa (30/8/2022).

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapik) Surabaya, Agus Imam Sonhaji mengatakan, nikah massal ini meningkat dari tahun sebelumnya 2021 yang sekitar 105 pasutri.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

"120 pasutri gak ada yang beda agama. Semuanya beragama islam. Kalau non muslim kan hanya daftar Dukcapil. Kalau mereka islam di KUA,"kata Agus dalam konfrensi persnya.

Agus mengatakan, pasutri ini sudah melakukan pendaftaran di kelurahan atau melalui aplikasi yakni Lontong Kupang.

Kemudian, berkas dinyatakan lengkap mereka hadirkan hari ini untuk melakukan isbat nikah. Syaratnya, warga Surabaya, bukti nikah siri, dan ada saksi

"Setelah pengesahan nikah mereka akan mendapatkan buku nikah, KK baru, KTP baru dengan status kawin dan akta anak," ujarnya.

Pelayanan isbat nikah massal ini, kata Agus,
dihadirkan tiga Instansi yakni, Dispendukcapil, KUA dan Pengadilan Agama Kota Surabaya dalam satu lokasi.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

"Pertama mereka melakukan sidang isbat nikah dengan pihak PA, lalu mendapatkan buku nikah dari pihak KUA dan dispendukcapil," terangnya.

Sementara itu, Koordinator gabungan penyelenggara pernikahan Surabaya, Malik Atmadja menyampaikan, konsep pernikahan dengan adat Jawa dan disediakan 10 meja akan nikah.

"Mereka sebenarnya ndak akad nikah, kan mereka sudah nikah. Tapi kami buat seolah-olah nikah. Mejanya ada tim Dispundakcapil, KUA, dan PA, Wali, dan mantennya. Mereka di meja cuma pemberian dokumen mereka akad nikah,"kata Malik.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Malik menjelaskan, penyelenggaraan isbat nikah ini menelan biaya 3 sampai 4 miliyar rupiah, dan sebanyak 235 vendor yang mendukung acara ini.

"Ini vendor pelaminan, baju pengantin, perias hingga hijab. Vendor terbaik di Surabaya kami boyong kesini semua untuk memberikan yang terbaik," ujar Malik ditemui di tempat yang sama.

Ia menerangkan, hal ini dilakukan agar para pasangan ini bisa merasakan suasana pernikahan layaknya pengantin baru.

"Agar mereka senang, bisa merasakan menjadi pengantin baru lagi lah,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.