Sabtu, 06 Jun 2026 09:44 WIB

Wow! Pemkot Surabaya Gelar Nikah Massal Gratis di Gedung Mewah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 30 Agu 2022 14:24 WIB
Proses nikah massal yang digelar Pemkot Surabaya
Proses nikah massal yang digelar Pemkot Surabaya

selalu.id - Sebanyak 120 Pasangan suami istri yang berstatus menikah siri mengikuti isbat nikah massal yang digelar Pemkot Surabaya di Empire Place, Selasa (30/8/2022).

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapik) Surabaya, Agus Imam Sonhaji mengatakan, nikah massal ini meningkat dari tahun sebelumnya 2021 yang sekitar 105 pasutri.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

"120 pasutri gak ada yang beda agama. Semuanya beragama islam. Kalau non muslim kan hanya daftar Dukcapil. Kalau mereka islam di KUA,"kata Agus dalam konfrensi persnya.

Agus mengatakan, pasutri ini sudah melakukan pendaftaran di kelurahan atau melalui aplikasi yakni Lontong Kupang.

Kemudian, berkas dinyatakan lengkap mereka hadirkan hari ini untuk melakukan isbat nikah. Syaratnya, warga Surabaya, bukti nikah siri, dan ada saksi

"Setelah pengesahan nikah mereka akan mendapatkan buku nikah, KK baru, KTP baru dengan status kawin dan akta anak," ujarnya.

Pelayanan isbat nikah massal ini, kata Agus,
dihadirkan tiga Instansi yakni, Dispendukcapil, KUA dan Pengadilan Agama Kota Surabaya dalam satu lokasi.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

"Pertama mereka melakukan sidang isbat nikah dengan pihak PA, lalu mendapatkan buku nikah dari pihak KUA dan dispendukcapil," terangnya.

Sementara itu, Koordinator gabungan penyelenggara pernikahan Surabaya, Malik Atmadja menyampaikan, konsep pernikahan dengan adat Jawa dan disediakan 10 meja akan nikah.

"Mereka sebenarnya ndak akad nikah, kan mereka sudah nikah. Tapi kami buat seolah-olah nikah. Mejanya ada tim Dispundakcapil, KUA, dan PA, Wali, dan mantennya. Mereka di meja cuma pemberian dokumen mereka akad nikah,"kata Malik.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Malik menjelaskan, penyelenggaraan isbat nikah ini menelan biaya 3 sampai 4 miliyar rupiah, dan sebanyak 235 vendor yang mendukung acara ini.

"Ini vendor pelaminan, baju pengantin, perias hingga hijab. Vendor terbaik di Surabaya kami boyong kesini semua untuk memberikan yang terbaik," ujar Malik ditemui di tempat yang sama.

Ia menerangkan, hal ini dilakukan agar para pasangan ini bisa merasakan suasana pernikahan layaknya pengantin baru.

"Agar mereka senang, bisa merasakan menjadi pengantin baru lagi lah,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.