Kamis, 04 Jun 2026 21:50 WIB

Beredar Grafik Jaringan Konsorsium 303 Ferdy Sambo, Pengusaha Surabaya Dicatut

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 18 Agu 2022 15:32 WIB
Screenshoot postingan Twitter akun @opposite090192
Screenshoot postingan Twitter akun @opposite090192

selalu.id - Sebuah akun twitter @Opposite090192 memposting grafik yang menceritakan jaringan bernama Konsorsium 303 yang dikaitkan dengan Mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo sebagai pemimpinnya. Grafik tersebut diposting pada Rabu (17/8/2022) dan telah mendapat respon 27 ribu suka serta 9.726 dibagi ulang.

Jaringan Konsorsium 303 ini disebutkan membackup beberapa aktivitas diantaranya, judi, prostitusi, solar subsidi, sparepart palsu, penyelundupan elektronik, miras ilegal, tambang ilegal serta solar palsu.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Dalam grafik tersebut menyebutkan bahwa Fredy Sambo mendapat julukan Kaisar Sambo yang karib disebut oleh anggota Konsorsium.

Grafik yang berjumlah 4 bagan tersebut menjelaskan nama-nama baik anggota polisi maupun sipil dengan berbagai tugas dan fungsi masing-masing dalam jaringan perjudian ini.

Tercatat 8 Jenderal serta 5 perwira tinggi dalam tubuh POLRI yang dicatut dalam grafik lengkap dengan jabatan serta sepak terjangnya. Dijelaskan, jaringan judi tersebut berada di beberapa wilayah, yakni Jakarta, Jawa Barat, Jambi, Sumatra Utara serta Jawa Timur.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Dijelaskan, setiap anggota jaringan mempunyai tugas masing-masing untuk mengamankan Konsorsium tersebut. Untuk anggota polisi berperan sesuai kehlian dan jabatan masing-masing yang bersifat pengamanan. Sedangkan sipil disebutkan ada yang bertugas sebagai bandar dan pencuci uang menggunakan bidang usaha yang legal.

Untuk wilayah Surabaya, grafik tersebut mencatut 4 nama, dua orang sebagai konsorsium lengkap dengan pencantuman nomor ponsel, yakni PING IMG dan Yudi Limanto. Serta dua pengusaha yang kerap disebut crazy rich yakni Tom Liwafa serta Steven alias Steven Ndut. Keduanya disebut sebagai media pencuci uang yang disetorkan kepada salah satu petinggi polisi di Polda Jatim.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Salah satu bagan dalam grafik tersebut menuliskan proyek tahun 2024 yakni menjadikan FS sebagai Kapolri dengan tujuan untuk memper lancar jaringan Konsorsium 303.

Belum ada keterangan resmi yang menyebutkan beredarnya grafik ini, termasuk sumber asal serta pembuatnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Gugat MK Soal Masa Berlaku SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.