Kamis, 22 Okt 2026 11:21 WIB

Beredar Grafik Jaringan Konsorsium 303 Ferdy Sambo, Pengusaha Surabaya Dicatut

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 18 Agu 2022 15:32 WIB
Screenshoot postingan Twitter akun @opposite090192
Screenshoot postingan Twitter akun @opposite090192

selalu.id - Sebuah akun twitter @Opposite090192 memposting grafik yang menceritakan jaringan bernama Konsorsium 303 yang dikaitkan dengan Mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo sebagai pemimpinnya. Grafik tersebut diposting pada Rabu (17/8/2022) dan telah mendapat respon 27 ribu suka serta 9.726 dibagi ulang.

Jaringan Konsorsium 303 ini disebutkan membackup beberapa aktivitas diantaranya, judi, prostitusi, solar subsidi, sparepart palsu, penyelundupan elektronik, miras ilegal, tambang ilegal serta solar palsu.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Dalam grafik tersebut menyebutkan bahwa Fredy Sambo mendapat julukan Kaisar Sambo yang karib disebut oleh anggota Konsorsium.

Grafik yang berjumlah 4 bagan tersebut menjelaskan nama-nama baik anggota polisi maupun sipil dengan berbagai tugas dan fungsi masing-masing dalam jaringan perjudian ini.

Tercatat 8 Jenderal serta 5 perwira tinggi dalam tubuh POLRI yang dicatut dalam grafik lengkap dengan jabatan serta sepak terjangnya. Dijelaskan, jaringan judi tersebut berada di beberapa wilayah, yakni Jakarta, Jawa Barat, Jambi, Sumatra Utara serta Jawa Timur.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Dijelaskan, setiap anggota jaringan mempunyai tugas masing-masing untuk mengamankan Konsorsium tersebut. Untuk anggota polisi berperan sesuai kehlian dan jabatan masing-masing yang bersifat pengamanan. Sedangkan sipil disebutkan ada yang bertugas sebagai bandar dan pencuci uang menggunakan bidang usaha yang legal.

Untuk wilayah Surabaya, grafik tersebut mencatut 4 nama, dua orang sebagai konsorsium lengkap dengan pencantuman nomor ponsel, yakni PING IMG dan Yudi Limanto. Serta dua pengusaha yang kerap disebut crazy rich yakni Tom Liwafa serta Steven alias Steven Ndut. Keduanya disebut sebagai media pencuci uang yang disetorkan kepada salah satu petinggi polisi di Polda Jatim.

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Salah satu bagan dalam grafik tersebut menuliskan proyek tahun 2024 yakni menjadikan FS sebagai Kapolri dengan tujuan untuk memper lancar jaringan Konsorsium 303.

Belum ada keterangan resmi yang menyebutkan beredarnya grafik ini, termasuk sumber asal serta pembuatnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo Diratakan

selalu.id - Pemkab Sidoarjo menurunkan sekitar 600 personel gabungan untuk membongkar 67 bangunan liar di sepanjang frontage road di Kecamatan Waru, Gedangan,

Top 5 Berita: Klaim Utang Mendiang Suami hingga Hasil Liga Champions

Pembaca tertarik berita utang piutang hingga ekonomi.

Hasil Liga Champions: Como Bantai Manchester United 4-1, Setan Merah Tak Berkutik

Nico Paz jadi bintang lapangan. Gelandang muda Argentina itu mencetak 2 gol dan 1 assist.

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.