Senin, 07 Sep 2026 03:33 WIB

Beredar Grafik Jaringan Konsorsium 303 Ferdy Sambo, Pengusaha Surabaya Dicatut

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 18 Agu 2022 15:32 WIB
Screenshoot postingan Twitter akun @opposite090192
Screenshoot postingan Twitter akun @opposite090192

selalu.id - Sebuah akun twitter @Opposite090192 memposting grafik yang menceritakan jaringan bernama Konsorsium 303 yang dikaitkan dengan Mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo sebagai pemimpinnya. Grafik tersebut diposting pada Rabu (17/8/2022) dan telah mendapat respon 27 ribu suka serta 9.726 dibagi ulang.

Jaringan Konsorsium 303 ini disebutkan membackup beberapa aktivitas diantaranya, judi, prostitusi, solar subsidi, sparepart palsu, penyelundupan elektronik, miras ilegal, tambang ilegal serta solar palsu.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Dalam grafik tersebut menyebutkan bahwa Fredy Sambo mendapat julukan Kaisar Sambo yang karib disebut oleh anggota Konsorsium.

Grafik yang berjumlah 4 bagan tersebut menjelaskan nama-nama baik anggota polisi maupun sipil dengan berbagai tugas dan fungsi masing-masing dalam jaringan perjudian ini.

Tercatat 8 Jenderal serta 5 perwira tinggi dalam tubuh POLRI yang dicatut dalam grafik lengkap dengan jabatan serta sepak terjangnya. Dijelaskan, jaringan judi tersebut berada di beberapa wilayah, yakni Jakarta, Jawa Barat, Jambi, Sumatra Utara serta Jawa Timur.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Dijelaskan, setiap anggota jaringan mempunyai tugas masing-masing untuk mengamankan Konsorsium tersebut. Untuk anggota polisi berperan sesuai kehlian dan jabatan masing-masing yang bersifat pengamanan. Sedangkan sipil disebutkan ada yang bertugas sebagai bandar dan pencuci uang menggunakan bidang usaha yang legal.

Untuk wilayah Surabaya, grafik tersebut mencatut 4 nama, dua orang sebagai konsorsium lengkap dengan pencantuman nomor ponsel, yakni PING IMG dan Yudi Limanto. Serta dua pengusaha yang kerap disebut crazy rich yakni Tom Liwafa serta Steven alias Steven Ndut. Keduanya disebut sebagai media pencuci uang yang disetorkan kepada salah satu petinggi polisi di Polda Jatim.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Salah satu bagan dalam grafik tersebut menuliskan proyek tahun 2024 yakni menjadikan FS sebagai Kapolri dengan tujuan untuk memper lancar jaringan Konsorsium 303.

Belum ada keterangan resmi yang menyebutkan beredarnya grafik ini, termasuk sumber asal serta pembuatnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.