Jumat, 05 Jun 2026 10:25 WIB

Beredar Grafik Jaringan Konsorsium 303 Ferdy Sambo, Pengusaha Surabaya Dicatut

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 18 Agu 2022 15:32 WIB
Screenshoot postingan Twitter akun @opposite090192
Screenshoot postingan Twitter akun @opposite090192

selalu.id - Sebuah akun twitter @Opposite090192 memposting grafik yang menceritakan jaringan bernama Konsorsium 303 yang dikaitkan dengan Mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo sebagai pemimpinnya. Grafik tersebut diposting pada Rabu (17/8/2022) dan telah mendapat respon 27 ribu suka serta 9.726 dibagi ulang.

Jaringan Konsorsium 303 ini disebutkan membackup beberapa aktivitas diantaranya, judi, prostitusi, solar subsidi, sparepart palsu, penyelundupan elektronik, miras ilegal, tambang ilegal serta solar palsu.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Dalam grafik tersebut menyebutkan bahwa Fredy Sambo mendapat julukan Kaisar Sambo yang karib disebut oleh anggota Konsorsium.

Grafik yang berjumlah 4 bagan tersebut menjelaskan nama-nama baik anggota polisi maupun sipil dengan berbagai tugas dan fungsi masing-masing dalam jaringan perjudian ini.

Tercatat 8 Jenderal serta 5 perwira tinggi dalam tubuh POLRI yang dicatut dalam grafik lengkap dengan jabatan serta sepak terjangnya. Dijelaskan, jaringan judi tersebut berada di beberapa wilayah, yakni Jakarta, Jawa Barat, Jambi, Sumatra Utara serta Jawa Timur.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Dijelaskan, setiap anggota jaringan mempunyai tugas masing-masing untuk mengamankan Konsorsium tersebut. Untuk anggota polisi berperan sesuai kehlian dan jabatan masing-masing yang bersifat pengamanan. Sedangkan sipil disebutkan ada yang bertugas sebagai bandar dan pencuci uang menggunakan bidang usaha yang legal.

Untuk wilayah Surabaya, grafik tersebut mencatut 4 nama, dua orang sebagai konsorsium lengkap dengan pencantuman nomor ponsel, yakni PING IMG dan Yudi Limanto. Serta dua pengusaha yang kerap disebut crazy rich yakni Tom Liwafa serta Steven alias Steven Ndut. Keduanya disebut sebagai media pencuci uang yang disetorkan kepada salah satu petinggi polisi di Polda Jatim.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Salah satu bagan dalam grafik tersebut menuliskan proyek tahun 2024 yakni menjadikan FS sebagai Kapolri dengan tujuan untuk memper lancar jaringan Konsorsium 303.

Belum ada keterangan resmi yang menyebutkan beredarnya grafik ini, termasuk sumber asal serta pembuatnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.