Selasa, 21 Jul 2026 17:40 WIB

Beredar Grafik Jaringan Konsorsium 303 Ferdy Sambo, Pengusaha Surabaya Dicatut

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 18 Agu 2022 15:32 WIB
Screenshoot postingan Twitter akun @opposite090192
Screenshoot postingan Twitter akun @opposite090192

selalu.id - Sebuah akun twitter @Opposite090192 memposting grafik yang menceritakan jaringan bernama Konsorsium 303 yang dikaitkan dengan Mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo sebagai pemimpinnya. Grafik tersebut diposting pada Rabu (17/8/2022) dan telah mendapat respon 27 ribu suka serta 9.726 dibagi ulang.

Jaringan Konsorsium 303 ini disebutkan membackup beberapa aktivitas diantaranya, judi, prostitusi, solar subsidi, sparepart palsu, penyelundupan elektronik, miras ilegal, tambang ilegal serta solar palsu.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Dalam grafik tersebut menyebutkan bahwa Fredy Sambo mendapat julukan Kaisar Sambo yang karib disebut oleh anggota Konsorsium.

Grafik yang berjumlah 4 bagan tersebut menjelaskan nama-nama baik anggota polisi maupun sipil dengan berbagai tugas dan fungsi masing-masing dalam jaringan perjudian ini.

Tercatat 8 Jenderal serta 5 perwira tinggi dalam tubuh POLRI yang dicatut dalam grafik lengkap dengan jabatan serta sepak terjangnya. Dijelaskan, jaringan judi tersebut berada di beberapa wilayah, yakni Jakarta, Jawa Barat, Jambi, Sumatra Utara serta Jawa Timur.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Dijelaskan, setiap anggota jaringan mempunyai tugas masing-masing untuk mengamankan Konsorsium tersebut. Untuk anggota polisi berperan sesuai kehlian dan jabatan masing-masing yang bersifat pengamanan. Sedangkan sipil disebutkan ada yang bertugas sebagai bandar dan pencuci uang menggunakan bidang usaha yang legal.

Untuk wilayah Surabaya, grafik tersebut mencatut 4 nama, dua orang sebagai konsorsium lengkap dengan pencantuman nomor ponsel, yakni PING IMG dan Yudi Limanto. Serta dua pengusaha yang kerap disebut crazy rich yakni Tom Liwafa serta Steven alias Steven Ndut. Keduanya disebut sebagai media pencuci uang yang disetorkan kepada salah satu petinggi polisi di Polda Jatim.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Salah satu bagan dalam grafik tersebut menuliskan proyek tahun 2024 yakni menjadikan FS sebagai Kapolri dengan tujuan untuk memper lancar jaringan Konsorsium 303.

Belum ada keterangan resmi yang menyebutkan beredarnya grafik ini, termasuk sumber asal serta pembuatnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.