Sabtu, 05 Sep 2026 19:06 WIB

Tim Spektronics ITS Rebut Juara di Ajang Chem E-Car Internasional di Malaysia

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 10 Agu 2022 16:55 WIB
Tim Spektronics ITS saat dia ajang Malaysia Chem-E-Car
Tim Spektronics ITS saat dia ajang Malaysia Chem-E-Car

selalu.id - Sivitas akademika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Kembali membawa pulang trofi kejuaraan bertaraf internasional. Kali ini, Tim Spektronics ITS melalui kedua tim yang diturunkannya berhasil sabet juara II untuk tim Spektronics Turbo dan juara III untuk tim Spektronics Nitro di ajang Malaysia Chem-E-Car yang diselenggarakan oleh Institution of Engineers Malaysia (IEM) di Kuala Lumpur Convention Centre, Malaysia, Selasa (9/8/2022) lalu.

Kompetisi berupa presentasi poster yang menyasar mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi seluruh dunia ini telah dihelat selama sebulan. Kompetisi Chem E-Car ini menantang peserta untuk merancang mobil prototipe seukuran kotak sepatu yang ditenagai oleh sumber energi dari reaksi kimia.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Pada kompetisi ini, ITS mempercayakan Bimo Bintang Aulia sebagai ketua tim dan beranggotakan Ahmad Fajar Firdaus dalam tim Spektronics Turbo. Sementara tim Spektronics Nitro diketuai oleh Dheas Pinda dan beranggotakan Wiji Dharma.

"Ada ketentuan satu tim harus terdiri dari dua orang dan salah satunya diwajibkan dari mahasiswa jurusan Teknik Kimia," terang Bimo yang didaulat sebagai ketua tim.

Lebih lanjut, Bimo menjelaskan bahwa kompetisi ini menilai dari segi deskripsi reaksi kimia, sumber daya, mekanisme berhenti, dan fitur unik kendaraan. Selain itu, fitur lingkungan dan keselamatan, aspek ekonomi juga menjadi bahan pertimbangan. Bimo bersama rekan-rekannya berhasil meyakinkan juri pada presentasi karyanya hingga membawa pulang juara.

Bimo melanjutkan, turbo merupakan mobil Chem-E-Car yang menggunakan thermoelectric generator sebagai sumber dayanya. Dengan penghasil panas reaksi sintesis, digunakan ion exchange resin sebagai katalisnya. Sedangkan reaksi penerima panas pelelehan (sisi dingin) terletak di hidrogen oksida. Potensi listrik dihasilkan ketika ada fluks panas di antara sisi thermoelectric generator.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Sementara untuk nitro, memakai turbin yang menggunakan dekomposisi reaksi hidrogen peroksida untuk menggerakkan air masuk ke sistem turbin. Model turbin Francis dan pneumatic diusung oleh Spektronics untuk sistem pendorong.
"Singkatnya, turbo akan bergerak dari listrik yang dihasilkan oleh perbedaan suhu dan nitro dari turbin air," kata Bimo.

Adapun mobil rancangan tim kebanggaan ITS ini memiliki keunikannya masing-masing. Bimo menerangkan, pada turbo menggunakan shape memory alloy sebagai stopping mechanism yang bisa berubah bentuk apabila dikenai temperatur tertentu. Penghasil panas menggunakan sintesis dari metil gluthena, etanol, dan ionesin agar katalis bereaksi lebih cepat. Sementara untuk nitro, Dheas dan Wiji menggunakan turbin klasik untuk menekankan efisiensi yang tinggi.

Mengenai cara kerja, Spektronics Turbo menggunakan sintesis dari bahan kimia. Setelah terjadi sintesis, terdapat sisi dingin menggunakan es dan panas yang dihasilkan dari reaksi sebelumnya. Dari reaksi tersebut didapatkan perbedaan suhu panas dan dingin yang dapat menghasilkan listrik untuk menggerakkan motor pribadinya.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Sementara untuk Spektronics Nitro, menurut penjelasan Dheas, terdapat campuran hidrogen peroxide dengan ferric chloride yang menghasilkan oksigen. Oksigen tersebut nantinya digunakan untuk mendorong kuat air dan disambungkan ke mobil untuk bergerak.

Selama menghadapi kompetisi ini, Dheas mengaku kendala yang dihadapinya bersama tim adalah singkatnya waktu. Dalam persiapan satu bulan, mereka menggali ide sedalam-dalamnya untuk inovasi dan prototipe mobil. Namun, tim juga dibantu oleh dosen penasihat yang memiliki segudang pengalaman. Di antaranya adalah Prof Setiyo Gunawan ST PhD dan Juwari ST MEng PhD sebagai penasihat yang memberikan saran di kala tim menghadapi kesulitan.

"Kami berharap langkah kemenangan ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi dapat terus ber-progress dan konsisten meraih juara nasional maupun internasional serta dapat menjuarai kompetisi di Jerman bulan depan," pungkas Bimo penuh harap. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.