Senin, 02 Feb 2026 10:11 WIB

Tim Spektronics ITS Rebut Juara di Ajang Chem E-Car Internasional di Malaysia

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 10 Agu 2022 16:55 WIB
Tim Spektronics ITS saat dia ajang Malaysia Chem-E-Car
Tim Spektronics ITS saat dia ajang Malaysia Chem-E-Car

selalu.id - Sivitas akademika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Kembali membawa pulang trofi kejuaraan bertaraf internasional. Kali ini, Tim Spektronics ITS melalui kedua tim yang diturunkannya berhasil sabet juara II untuk tim Spektronics Turbo dan juara III untuk tim Spektronics Nitro di ajang Malaysia Chem-E-Car yang diselenggarakan oleh Institution of Engineers Malaysia (IEM) di Kuala Lumpur Convention Centre, Malaysia, Selasa (9/8/2022) lalu.

Kompetisi berupa presentasi poster yang menyasar mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi seluruh dunia ini telah dihelat selama sebulan. Kompetisi Chem E-Car ini menantang peserta untuk merancang mobil prototipe seukuran kotak sepatu yang ditenagai oleh sumber energi dari reaksi kimia.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada kompetisi ini, ITS mempercayakan Bimo Bintang Aulia sebagai ketua tim dan beranggotakan Ahmad Fajar Firdaus dalam tim Spektronics Turbo. Sementara tim Spektronics Nitro diketuai oleh Dheas Pinda dan beranggotakan Wiji Dharma.

"Ada ketentuan satu tim harus terdiri dari dua orang dan salah satunya diwajibkan dari mahasiswa jurusan Teknik Kimia," terang Bimo yang didaulat sebagai ketua tim.

Lebih lanjut, Bimo menjelaskan bahwa kompetisi ini menilai dari segi deskripsi reaksi kimia, sumber daya, mekanisme berhenti, dan fitur unik kendaraan. Selain itu, fitur lingkungan dan keselamatan, aspek ekonomi juga menjadi bahan pertimbangan. Bimo bersama rekan-rekannya berhasil meyakinkan juri pada presentasi karyanya hingga membawa pulang juara.

Bimo melanjutkan, turbo merupakan mobil Chem-E-Car yang menggunakan thermoelectric generator sebagai sumber dayanya. Dengan penghasil panas reaksi sintesis, digunakan ion exchange resin sebagai katalisnya. Sedangkan reaksi penerima panas pelelehan (sisi dingin) terletak di hidrogen oksida. Potensi listrik dihasilkan ketika ada fluks panas di antara sisi thermoelectric generator.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Sementara untuk nitro, memakai turbin yang menggunakan dekomposisi reaksi hidrogen peroksida untuk menggerakkan air masuk ke sistem turbin. Model turbin Francis dan pneumatic diusung oleh Spektronics untuk sistem pendorong.
"Singkatnya, turbo akan bergerak dari listrik yang dihasilkan oleh perbedaan suhu dan nitro dari turbin air," kata Bimo.

Adapun mobil rancangan tim kebanggaan ITS ini memiliki keunikannya masing-masing. Bimo menerangkan, pada turbo menggunakan shape memory alloy sebagai stopping mechanism yang bisa berubah bentuk apabila dikenai temperatur tertentu. Penghasil panas menggunakan sintesis dari metil gluthena, etanol, dan ionesin agar katalis bereaksi lebih cepat. Sementara untuk nitro, Dheas dan Wiji menggunakan turbin klasik untuk menekankan efisiensi yang tinggi.

Mengenai cara kerja, Spektronics Turbo menggunakan sintesis dari bahan kimia. Setelah terjadi sintesis, terdapat sisi dingin menggunakan es dan panas yang dihasilkan dari reaksi sebelumnya. Dari reaksi tersebut didapatkan perbedaan suhu panas dan dingin yang dapat menghasilkan listrik untuk menggerakkan motor pribadinya.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Sementara untuk Spektronics Nitro, menurut penjelasan Dheas, terdapat campuran hidrogen peroxide dengan ferric chloride yang menghasilkan oksigen. Oksigen tersebut nantinya digunakan untuk mendorong kuat air dan disambungkan ke mobil untuk bergerak.

Selama menghadapi kompetisi ini, Dheas mengaku kendala yang dihadapinya bersama tim adalah singkatnya waktu. Dalam persiapan satu bulan, mereka menggali ide sedalam-dalamnya untuk inovasi dan prototipe mobil. Namun, tim juga dibantu oleh dosen penasihat yang memiliki segudang pengalaman. Di antaranya adalah Prof Setiyo Gunawan ST PhD dan Juwari ST MEng PhD sebagai penasihat yang memberikan saran di kala tim menghadapi kesulitan.

"Kami berharap langkah kemenangan ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi dapat terus ber-progress dan konsisten meraih juara nasional maupun internasional serta dapat menjuarai kompetisi di Jerman bulan depan," pungkas Bimo penuh harap. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.