Kamis, 04 Jun 2026 10:40 WIB

Injak Kain Merah Putih, Launching Jersey Baru Madura United Tuai Polemik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 22 Jul 2022 14:16 WIB
Sesi foto launching jersey baru Madur United
Sesi foto launching jersey baru Madur United

selalu.id - Akun resmi twitter Madura United menggunggah foto launching jersey baru mereka menuai polemik. Banyak netizen mengeluhkan foto launching jersey tersebut yang dianggap melecehkan bendera Indonesia.

Dalam postingan tersebut terlihat, para pemain Madura United berpose foto dengan alas kain merah putih yang digelar memanjang di atas tanah. Para pemain berpose dengan menginjak kain merah putih tersebut.

Baca Juga: Tampil Konsisten Sepanjang Musim, Persebaya Perpanjang Kontrak Francisco Rivera

Postingan yang diunggah, Kamis (20/7/2022). Sontak membuat netizen twitter menuding bahwa itu seperti menginjak bendera merah putih.

"Silahkan pakai merah putih, tapi jangan identik dengan bendera Indonesia. Itu jelas kita mikirnya bendera Indonesia. Kok bisa bendera kebanggaan kita ditaruh di tanah, diinjek-injek pula, Waduhhhh,"kata salah satu nitizen twitter @Aryo1086,

Baca Juga: Bangun Kedekatan dengan Masyarakat, Golkar Jatim Gelar Nobar Final Liga Champions

Namun, ada komentar yang berbeda salah satu netizen menyebut bahwa ketentuan bendera sudah ada di Undang-undang dan sudah ada ukuran.

"Ketentuan tentang yang disebut bendera udah ada di UU, masih aja pada ributin kain merah dan kain putih ini bendera atau bukan,"ujar salah satu nitizen @diasrfg.

Baca Juga: Setelah Lumat Singo Edan, Bajul Ijo Taklukkan Badai Pasifik

Beberapa netizen menjelaskan bahwa tidak semua warna merah putih disebut bendera. Menurut netizen kain merah putih tersebut tidak identik dengan bendera seuai aturan undang undang.

"Itu kelihatan 2 kain berwarna merah dan putih yang tidak dijahit, hanya ditumpuk saja. Berarti memang bukan bendera Indonesia. (Ukuran panjang-lebar bendera Indonesia ada komposisinya),"jelas netizen akun twitter @Sukaryono. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.