Selasa, 20 Okt 2026 16:13 WIB

Kontrak Kerja Pemkot Surabaya, DSDABM Janjikan Banjir Surut Tak Lebih 20 Menit

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 16 Jun 2022 14:46 WIB
Kepala DSDABM Surabaya, Lilik Arijanto
Kepala DSDABM Surabaya, Lilik Arijanto

selalu id - Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya memaparkan kontrak kerja dari Indeks kinerja Operasional (IKO) yang harus tercapai tahun 2022 ini.

Salah satunya adalah menyelesaikan genangan air hingga surut kurang dari 20 menit, dengan jumlah rata-rata lama genangan setelah hujan berhenti.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

"Kami juga target mengatasi tinggi genangan maksimal kurang dari 30 cm dengan jumlah rata-rata tinggi genangan setelah hujan berhenti," kata, Kepala DSDABM Surabaya, Lilik Arijanto, Kamis (17/5/2022).

Lilik menyampaikan, luasan genangan juga menjadi target IKO DSDABM, yaitu setelah hujan berhenti luasan genangan harus kurang dari 450 hektar.

"Saluran di Kota Surabaya juga harus terbebas dari sedimentasi setiap bulannya, setelah dilakukan pengerukan sebanyak 4290 DT (ritase),"ujarnya.

Sehingga, kata Lilik, jumlah saluran yang harus dikerjakan oleh DSDABM tahun 2022 ini sebanyak 303 saluran. Ia menyebut, dari jumlah itu harus dikerjakan seluruhnya.

"Setiap bulan harus tercapai itu minimal 4290 DT/ritase, selama setahun targetnya 52000 DT dan itu setiap hari kita laporkan untuk penilaiannya untuk evaluasi kami," jelasnya.

Kemudian, DSDABM juga menargetkan IKO terkait jalan dan jembatan yang berfungsi optimal, tidak berlubang dan layak dilalui.
Untuk saat ini, jalan yang dikelola oleh DSDABM total ada 1731, sedangkan jembatan dikelola 390.

"Target kami dalam sebulan harus melakukan perbaikan atau penanganan optimal dengan jumlah 200 lokasi per bulan," ujar Lilik.

Lebih lanjut Lilik menyampaikan, juga menargetkan IKO soal Saluran yang akan Dibangun atau Dikoneksikan dalam setahun dengan target 24 lokasi pertahun.

"Dan Waktu Penerbitan Persetujuan Teknis Drainase yang diterbitkan harus kurang dari 2 hari,"tuturnya.

Waktu tanggap itu, lanjut Lilik, dihitung mulai sejak diterimanya permohonan baru atau diterimanya SKRK melalui SSW sampai dengan ditandatanganinya Rekomendasi Arahan Sistem Drainase setiap permohonan.

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

Lilik pun menambahkan, IKO DSDABM ditarget Sertifikasi Aset Tanah Dibawah Jalan sebanyak 1500 bidang yang tercantum SIMBADA sampai dengan berkas kantor pertahanan.

"Nantinya dihitung, berkas permohonan sertifikasi aset tanah di bawah jalan yang masuk ke kantor Pertanahan Surabaya I dan II," terangnya.

Untuk seluruh IKO harus menargetkan minimal 95 persen. Sebelumnya telah dicantumkan dalam Kontrak Kinerja tahun 2022 dan telah ditandatangani oleh Wali Kota Eri Cahyadi.

Bila seluruh target itu tidak tercapai, maka konsekuensinya ia bersama jajarannya akan mundur dari jabatannya.

"Jangan sampai nanti kita memberikan laporan yang tidak sesuai, misal konektivitas jalan. Saya bilang bikin konektivitas di 3 lokasi, tapi ternyata di lapangan belum konek. Ini membahayakan, jadi laporan kinerja kita ini jangan hanya di atas kertas, tapi juga teruji di lapangan," urainya.

Dalam kurun waktu lima bulan terhitung mulai Januari - Mei 2022, DSDABM telah menerima banyak pengaduan dari masyarakat mulai dari soal jalan berlubang hingga genangan air pasca hujan.

Baca Juga: Kikis Stigma Sarang Narkoba, Pemkot Surabaya Siap Sulap Jalan Kunti jadi Kampung Bersinar

Bahkan, Lilik mengaku, tak jarang menerima surat pengaduan dari warga dan awak media.

"Banyak laporan atau pengaduan masyarakat, ada yang lewat aplikasi Wargaku, tapi yg pasti media lapornya banyak. Ada juga surat pengaduan, ada info dari teman-teman jurnalis. Laporan seperti itu paling lambat harus kita tangani 1×24 jam," paparnya.

Tambah Lilik menyampaikan, sampai bulan Mei 2022 IKO itu secara umum telah tercapai dengan rata-rata 100 persen.

Dengan capaian tersebut, ia berharap target DSDABM Januari - Mei ini bisa konsisten sampai akhir tahun 2022 mendatang.

"Rata-rata sudah mencapai target seperti yang kami sampaikan pada pertemuan kali ini," pungkasnya. (Ade/SL2)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

Menurut Eri, pemegang gelar Cak dan Ning Surabaya memiliki tanggung jawab membawa nama Kota Surabaya.

Bareskrim Telusuri Aset 500 Miliar Kasus PT Dana Syariah, Tiga Berkas P21

Penyidikan juga menyasar pertanggungjawaban pidana korporasi.

Ritual Malam Anggoro Kasih di Sendang Agung, Warga Sidoarjo Jaga Nilai Luhur Budaya Jawa

Hari dan pasaran itu diyakini memiliki makna spiritual khusus.

Bupati Subandi: Pokir DPRD Sidoarjo Harus Selaras Regulasi dan Kebutuhan Rakyat

Tujuannya agar setiap usulan pembangunan tidak hanya jadi wacana, tetapi benar-benar sesuai aturan, prioritas, dan mampu dirasakan masyarakat.

150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

"Bisa juga menyebabkan atrofi kulit dan gangguan sistem pelepasan hormon yang tahapan berikutnya bisa berdampak berupa penyakit kanker," ungkap Kepala BPOM RI.

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan