Rabu, 21 Okt 2026 21:01 WIB

Asrama Haji Disiapkan untuk Ruang Isolasi Pasien Covid-19

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 13 Mei 2020 17:31 WIB

Surabaya (selalu.id) - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menggelar rapat koordinasi bersama Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kota Surabaya di Posko Dapur Umum Balai Kota Surabaya, Rabu (13/05/020). Rapat koordinasi ini membahas terkait penanganan Covid-19 hingga rencana penyiapan penambahan ruang isolasi baru.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Risma menyampaikan, bahwa untuk memutus mata rantai pandemi Covid-19, pemkot terus bekerja keras dengan berbagai upaya. Salah satunya yakni menggelar rapid test massal di beberapa wilayah Kota Surabaya. Dari rapid test itu, bagi mereka yang hasilnya reaktif maka selanjutnya akan menjalani tes swab dan isolasi di hotel selama 14 hari.

Baca Juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

"Karena saya ingin itu (Covid-19) segera terputus, maka kita taruh isolasi di hotel. Saat ini kurang lebih ada sekitar 135 yang ada di hotel dan kemudian kurang lebih ada 265 itu yang reaktif (rapid test)," kata dia.

Namun, Wali Kota Risma menyatakan, bahwa hasil reaktif dari rapid test itu belum tentu positif Covid-19. Karena itu, warga yang hasil rapid testnya dinyatakan reaktif, maka selanjutnya akan menjalani pemeriksaan swab. Hal ini untuk memastikan apakah warga tersebut benar-benar confirm Covid-19.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

"Selama menunggu pemeriksaan dan hasil swab itu, maka dia tetap harus menjalani karatina selama 14 hari. Meski hasil pemeriksaan swabnya nanti negatif," kata wali kota perempuan pertama di Surabaya ini.

Di samping getol menggelar rapid test massal, pihaknya juga menjalin komunikasi dengan dua rumah sakit di Surabaya untuk rencana penambahan kapasitas bed di ruang isolasi. Dua rumah sakit itu, yakni RS Husada Utama berjumlah 240 bed dan RS Siloam 40 bed. "Jadi kita juga minta bantuan untuk pihak rumah sakit agar bisa menambah bed untuk ruang isolasi,” jelasnya.

Baca Juga: Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Tak hanya itu, Pemkot Surabaya juga menggandeng Unit Pelayanan Teknis (UPT) Asrama Haji Sukolilo untuk rencana digunakan sebagai ruang isolasi pasien Covid-19. Setidaknya ada dua blok di Asrama Haji yang disiapkan sebagai alternatif ruang isolasi jika di rumah sakit sudah tidak mampu menampung.

"Jadi untuk Asrama Haji sudah siap, RS Husada Utama saat ini dalam perbaikan, dan untuk RS Siloam hari ini sudah bisa digunakan,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab. 

Kisah Penjual Peyek di Nganjuk Terancam Kehilangan Rumah atas Utang Mendiang Suami Rp690 Juta

Rumah tinggal Lilik terancam disita dan dilelang oleh BRI Cabang Nganjuk atas klaim utang mendiang suaminya, Puji Astanto, sebesar Rp690 juta.

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.