Rabu, 21 Okt 2026 17:35 WIB

Desainer Fashion Munway Angkat Puisi Cinta Sultan Turki Jadi Rancangan Busana

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 17 Apr 2022 14:46 WIB
Salah satu koleksi Fashion Muslim Runway (Munway) 2022
Salah satu koleksi Fashion Muslim Runway (Munway) 2022

selalu.id - Pergelaran peragaan busana muslim bertajuk 'Fashion Muslim Runway (Munway) 2022' digelar di Grand Atrium, Pakuwon Mal Surabaya, 15-24 April 2022. Fashion ini akhirnya digelar setelah dua tahun silam tidak dapat tampil akibat pandemi covid-19.

"Kalau yang pertama itu dua tahun yang lalu, sebelum pandemi itu kami pernah menyelenggarakan tapi dengan namanya yang berbeda yakni Blissfull Ramadan," kata Founder Munway, Dian Apriliana Dewi, saat ditemui usai acara Fashion Munway, Sabtu (16/4/2022).

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Dian menyampaikan bahwa pihaknya telah menghadirkan 26 desainer yang berasal dari Surabaya, Malang, dan Jakarta. Seperti beberapa desainer yang bergabung, Gita Orlin, YenyRies, Nuniek Marwadi, Kamima, Titien Soedarsa, SISESA, Alben Ayub Andal, dan beberapa desainer lain yang tergabung dalam IFC Surabaya.

"Desainer- desainer ini bukan desainer yang pertama kali show. Tapi ada beberapa senior yang udah berkali kali show,"ujarnya.

Tujuannya mengadakan fashion Munway ini, Dian menjelaskan, karena ini berkaitan dengan bulan suci Ramadan pastinya banyak yang mencari kebutuhan busana muslim.

Apalagi, kata Dian, Indonesia salah satu negara terbesar fashion muslim terbesar di dunia yang ketiga setelah Uni Emirat Arab dan Turki.

"Kita sangat berbangga sekali, kalau kita lihat banyak negara Islam lainnya seperti Malaysia, lalu negara Islam lainnya juga, kenapa tidak dengan Indonesia,"tuturnya.

Menurutnya, hal tersebut membuktikan bahwa banyak desainer Indonesia yang sangat potensial yang bisa diterima oleh Dunia.

"Market di Indonesia pun untuk busana muslim itu cukup tinggi. Artinya Muslim Indonesia itu up to date selalu mengikuti perkembangan fashion," ujarnya.

Meski begitu, kegiatan fashion show di Indonesia di lokal maupun internasional, Dian menyebut Indonesia tak kalah dengan negara Arab dan Turki.

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

"Bisa dikatakan Indonesia hampir setiap bulan ada event fashion yang rata-rata menampilkan fashion muslim,"jelasnya.

Ia menambahkan bahwa di Jakarta lebih sering melakukan event show dari Surabaya dan kota-kota besar lainnya.

"Hampir setiap bulan mereka mengadakan event fashion,"ungkapnya.

Nuniek Marwadi, Salah satu desainer menyampaikan bahwa desainnya ini menggambarkan puisi cinta Sultan Sulaiman Al-Qanuni Turki.

"Puisi yang berisi sanjungan kepada sang permaisuri tercinta, juga sejarah heroism sang Sultan Sulaiman yang menginspirasi saya,"ujar Nuniek.

Baca Juga: Aprindo Dukung Zero Odol, Desak Pemilik Barang Juga Bertanggung Jawab

Nuniek menerangkan, perkawinan style Turki-Persia antara baju kerajaan dan armour dress yang dikenakan oleh kedua pasangan tersebut dan inspirasi lukisan mereka membuahkan look yang megah, elegan, kuat dan juga androgynous.

"Yang menarik pakaian dari Turki itu adalah celana yang menggembung atau harm. Itu dipakai para raja dan para permaisuri di abad 16. Nah itu dikembangkan di koleksi saya, bagaimana harm menjadi nyaman,"ungkapnya.

Tak hanya itu, Nuniek juga terinspirasi oleh pakaian perang yang ringan. Sehingga dia memadukan songket Sumatra, dan tenun troso yang ada di Jawa.

"Itu eksport bahan-bahan tenun ini sudah dipasarkan di makasar dan lain-lain,"ucapnya.

Nuniek menambahkan, koleksi dia diwarnai dengan nuansa Turki seperti merah maroon, broken white, hitam, gold, turquoise, dan dark chocholate. Serta adanya sentuhan manipulation fabric beads dan teknik quilting.

"Warnanya dominan merah cenderung marun, broken white, gold karena itu warna turki. Warna ini juga dari lukisan Turki. Lukisan okselana terjual berapa ratus dolar,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.

Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Doa bersama menjadi ikhtiar menyatukan tekad sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat dalam membangun bangsa.

Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, penindakan saja tidak cukup.

SIER Perkuat Kerja Sama dengan Investor Jepang, Konjen Dukung Rencana Pengembangan Kawasan Industri

Selain membahas kerja sama yang telah berjalan, Takonai menyambut baik rencana SIER untuk terus mengembangkan kawasan industri di daerah lain.

Polda Jatim Terjunkan Pasukan Atasi Penanganan Karhutla

Berdasarkan perkembangan situasi dan hasil pemantauan, karhutla masih terpantau di sembilan wilayah di Jawa Timur.

Ditlantas Polda Jatim Perkuat MQR, Kini Libatkan 5 Pilar Tekan Kecelakaan

Sebelumnya MQR hanya digunakan internal kepolisian untuk penempatan personel dan patroli.