Senin, 02 Feb 2026 02:59 WIB

Desainer Fashion Munway Angkat Puisi Cinta Sultan Turki Jadi Rancangan Busana

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 17 Apr 2022 14:46 WIB
Salah satu koleksi Fashion Muslim Runway (Munway) 2022
Salah satu koleksi Fashion Muslim Runway (Munway) 2022

selalu.id - Pergelaran peragaan busana muslim bertajuk 'Fashion Muslim Runway (Munway) 2022' digelar di Grand Atrium, Pakuwon Mal Surabaya, 15-24 April 2022. Fashion ini akhirnya digelar setelah dua tahun silam tidak dapat tampil akibat pandemi covid-19.

"Kalau yang pertama itu dua tahun yang lalu, sebelum pandemi itu kami pernah menyelenggarakan tapi dengan namanya yang berbeda yakni Blissfull Ramadan," kata Founder Munway, Dian Apriliana Dewi, saat ditemui usai acara Fashion Munway, Sabtu (16/4/2022).

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Dian menyampaikan bahwa pihaknya telah menghadirkan 26 desainer yang berasal dari Surabaya, Malang, dan Jakarta. Seperti beberapa desainer yang bergabung, Gita Orlin, YenyRies, Nuniek Marwadi, Kamima, Titien Soedarsa, SISESA, Alben Ayub Andal, dan beberapa desainer lain yang tergabung dalam IFC Surabaya.

"Desainer- desainer ini bukan desainer yang pertama kali show. Tapi ada beberapa senior yang udah berkali kali show,"ujarnya.

Tujuannya mengadakan fashion Munway ini, Dian menjelaskan, karena ini berkaitan dengan bulan suci Ramadan pastinya banyak yang mencari kebutuhan busana muslim.

Apalagi, kata Dian, Indonesia salah satu negara terbesar fashion muslim terbesar di dunia yang ketiga setelah Uni Emirat Arab dan Turki.

"Kita sangat berbangga sekali, kalau kita lihat banyak negara Islam lainnya seperti Malaysia, lalu negara Islam lainnya juga, kenapa tidak dengan Indonesia,"tuturnya.

Menurutnya, hal tersebut membuktikan bahwa banyak desainer Indonesia yang sangat potensial yang bisa diterima oleh Dunia.

"Market di Indonesia pun untuk busana muslim itu cukup tinggi. Artinya Muslim Indonesia itu up to date selalu mengikuti perkembangan fashion," ujarnya.

Meski begitu, kegiatan fashion show di Indonesia di lokal maupun internasional, Dian menyebut Indonesia tak kalah dengan negara Arab dan Turki.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

"Bisa dikatakan Indonesia hampir setiap bulan ada event fashion yang rata-rata menampilkan fashion muslim,"jelasnya.

Ia menambahkan bahwa di Jakarta lebih sering melakukan event show dari Surabaya dan kota-kota besar lainnya.

"Hampir setiap bulan mereka mengadakan event fashion,"ungkapnya.

Nuniek Marwadi, Salah satu desainer menyampaikan bahwa desainnya ini menggambarkan puisi cinta Sultan Sulaiman Al-Qanuni Turki.

"Puisi yang berisi sanjungan kepada sang permaisuri tercinta, juga sejarah heroism sang Sultan Sulaiman yang menginspirasi saya,"ujar Nuniek.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Nuniek menerangkan, perkawinan style Turki-Persia antara baju kerajaan dan armour dress yang dikenakan oleh kedua pasangan tersebut dan inspirasi lukisan mereka membuahkan look yang megah, elegan, kuat dan juga androgynous.

"Yang menarik pakaian dari Turki itu adalah celana yang menggembung atau harm. Itu dipakai para raja dan para permaisuri di abad 16. Nah itu dikembangkan di koleksi saya, bagaimana harm menjadi nyaman,"ungkapnya.

Tak hanya itu, Nuniek juga terinspirasi oleh pakaian perang yang ringan. Sehingga dia memadukan songket Sumatra, dan tenun troso yang ada di Jawa.

"Itu eksport bahan-bahan tenun ini sudah dipasarkan di makasar dan lain-lain,"ucapnya.

Nuniek menambahkan, koleksi dia diwarnai dengan nuansa Turki seperti merah maroon, broken white, hitam, gold, turquoise, dan dark chocholate. Serta adanya sentuhan manipulation fabric beads dan teknik quilting.

"Warnanya dominan merah cenderung marun, broken white, gold karena itu warna turki. Warna ini juga dari lukisan Turki. Lukisan okselana terjual berapa ratus dolar,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.