Selasa, 03 Nov 2026 06:30 WIB

Antisipasi Penyakit Zoonosis, DPPP Sidoarjo Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

  • Penulis : Ariyanto
  • | Jumat, 18 Sep 2026 18:45 WIB
Vaksinasi rabies gratis pada hewan yang digelar di Klinik Hewan atau Puskeswan Sidoarjo. (Dok. Humas Pemkab Sidoarjo).
Vaksinasi rabies gratis pada hewan yang digelar di Klinik Hewan atau Puskeswan Sidoarjo. (Dok. Humas Pemkab Sidoarjo).

selalu.id - Status bebas rabies tidak membuat Kabupaten Sidoarjo lengah. Dinas Pangan dan Pertanian (DPPP) Sidoarjo tetap menggencarkan pencegahan melalui vaksinasi hewan peliharaan milik masyarakat.

Vaksinasi rabies secara gratis digelar di Klinik Hewan atau Puskeswan Sidoarjo, Jumat (18/9/2026). 

Baca Juga: Bupati Sidoarjo Berangkatkan Atlet Popda dan Peparpeda, Bonus hingga Beasiswa Disiapkan

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan World Rabies Day 2026, sekaligus sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan hewan.

Sejumlah hewan peliharaan, mulai anjing, kucing hingga kera, menjadi sasaran vaksinasi. Langkah tersebut dinilai penting karena kesehatan hewan berkaitan erat dengan kesehatan manusia, terutama terhadap penyakit yang dapat menular dari hewan atau zoonosis.

Kepala Bidang Produksi Peternakan dan Kesehatan Masyarakat DPPP Kabupaten Sidoarjo, Erwin Priatmoko, mengatakan kewaspadaan terhadap rabies tetap diperlukan meskipun Sidoarjo maupun Jawa Timur telah dinyatakan bebas rabies.

“Walaupun Sidoarjo bebas rabies, dan Jawa Timur juga bebas rabies, tapi kita tetap harus waspada bahwa rabies itu sangat berbahaya buat manusia,” jelasnya.

Menurut Erwin, vaksinasi tidak semata-mata ditujukan untuk memberikan perlindungan kepada hewan. 

Kegiatan tersebut juga diarahkan untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa kesehatan hewan peliharaan merupakan bagian dari kesehatan lingkungan dan keluarga.

“Tujuan kita pada hari ini adalah supaya masyarakat Sidoarjo semakin paham pentingnya kesehatan, tidak hanya pada manusia, tapi juga pada hewan kesayangannya,” tegasnya.

Baca Juga: Top 5 Berita: Deltras Kalah hingga Harga Emas Antam

Erwin menjelaskan, perhatian terhadap penyakit yang bersumber dari hewan perlu ditingkatkan karena sejumlah penyakit dapat berpindah dari hewan ke manusia. 

Kondisi tersebut membuat pengendalian kesehatan hewan menjadi bagian penting dalam pencegahan penyakit menular.

“Kita harus tahu bahwa 60 persen penyakit pada manusia itu berasal dari hewan atau yang disebut dengan zoonosis,” sebutnya.

Rabies menjadi salah satu penyakit yang mendapat perhatian khusus karena dapat menimbulkan dampak fatal apabila menginfeksi manusia. Penularannya antara lain dapat terjadi melalui gigitan hewan yang terinfeksi.

Karena itu, vaksinasi hewan peliharaan menjadi salah satu langkah pencegahan yang terus dilakukan pemerintah daerah. 

Baca Juga: Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar

DPPP Sidoarjo memastikan program vaksinasi akan tetap dilaksanakan secara rutin, tidak hanya untuk rabies, tetapi juga penyakit hewan lainnya.

“Saat ini kami punya vaksin PMK, penyakit mulut dan kuku, dan rabies. Insyaallah kami akan tetap melakukan rutin,” kata Erwin.

Pelaksanaan vaksinasi tersebut sekaligus menjadi momentum bagi pemilik hewan peliharaan untuk lebih memperhatikan kesehatan dan status vaksinasi hewan yang dipeliharanya. 

Upaya pencegahan dinilai penting dilakukan sejak dini agar risiko penularan penyakit dari hewan kepada manusia dapat ditekan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Tanpa Ronaldo, Al Nassr Hajar Pakhtakor 6-2 di ACL

Bermain sebagai tim tamu tidak membuat mental Al Nassr ciut. Justru mereka langsung menekan sejak menit awal.

Heboh! Seorang Perempuan Tuntut Pajak Pembalut ke Mahkamah Konstitusi

Pemohon menuntut kepastian hukum yang adil atas barang kebutuhan pokok yang memperoleh fasilitas PPN.

7 Anggota Polrestabes Surabaya Diperiksa Propam Polda Jatim, Ini Dugaan Pelanggarannya

Kombes Pol Iman Setiawan menyebut proses penanganan internal sejatinya sudah bergulir sejak beberapa waktu lalu melalui tahap pemanggilan dan klarifikasi.

Dear Bunda, Bayar Belanja Online Bentar Lagi Bisa Pakai WhatsApp Loh..

Meski demikian, pihak WhatsApp belum memberikan pengumuman resmi mengenai tanggal perilisan fitur-fitur baru ini untuk pengguna umum.

Usung Komedi Cinta Beda Alam dan Agama, Film 'Piye To Kih' Siap Kocok Perut Penggemar Bioskop

Mengusung genre komedi, drama, dan misteri, film ini membawa pesan mendalam tentang pentingnya memantaskan diri.

KPAI Sebut Perlindungan Anak jangan Hanya Reaktif, Dorong RUU Pengasuhan Masuk Prolegnas

KPAI menegaskan bahwa negara tidak boleh terus-menerus memakai pola "pemadam kebakaran" atau baru bergerak setelah ada tragedi.