Jumat, 18 Sep 2026 19:16 WIB

Antisipasi Penyakit Zoonosis, DPPP Sidoarjo Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

  • Penulis : Ariyanto
  • | Jumat, 18 Sep 2026 18:45 WIB
Vaksinasi rabies gratis pada hewan yang digelar di Klinik Hewan atau Puskeswan Sidoarjo. (Dok. Humas Pemkab Sidoarjo).
Vaksinasi rabies gratis pada hewan yang digelar di Klinik Hewan atau Puskeswan Sidoarjo. (Dok. Humas Pemkab Sidoarjo).

selalu.id - Status bebas rabies tidak membuat Kabupaten Sidoarjo lengah. Dinas Pangan dan Pertanian (DPPP) Sidoarjo tetap menggencarkan pencegahan melalui vaksinasi hewan peliharaan milik masyarakat.

Vaksinasi rabies secara gratis digelar di Klinik Hewan atau Puskeswan Sidoarjo, Jumat (18/9/2026). 

Baca Juga: Jargas APBN Capai 29 Ribu Sambungan di Sidoarjo, Pemasangan Dipastikan Gratis

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan World Rabies Day 2026, sekaligus sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan hewan.

Sejumlah hewan peliharaan, mulai anjing, kucing hingga kera, menjadi sasaran vaksinasi. Langkah tersebut dinilai penting karena kesehatan hewan berkaitan erat dengan kesehatan manusia, terutama terhadap penyakit yang dapat menular dari hewan atau zoonosis.

Kepala Bidang Produksi Peternakan dan Kesehatan Masyarakat DPPP Kabupaten Sidoarjo, Erwin Priatmoko, mengatakan kewaspadaan terhadap rabies tetap diperlukan meskipun Sidoarjo maupun Jawa Timur telah dinyatakan bebas rabies.

“Walaupun Sidoarjo bebas rabies, dan Jawa Timur juga bebas rabies, tapi kita tetap harus waspada bahwa rabies itu sangat berbahaya buat manusia,” jelasnya.

Menurut Erwin, vaksinasi tidak semata-mata ditujukan untuk memberikan perlindungan kepada hewan. 

Kegiatan tersebut juga diarahkan untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa kesehatan hewan peliharaan merupakan bagian dari kesehatan lingkungan dan keluarga.

“Tujuan kita pada hari ini adalah supaya masyarakat Sidoarjo semakin paham pentingnya kesehatan, tidak hanya pada manusia, tapi juga pada hewan kesayangannya,” tegasnya.

Baca Juga: PMII Sidoarjo Bongkar Catatan RAPBD Perubahan 2026, Minta Pengesahan Ditunda

Erwin menjelaskan, perhatian terhadap penyakit yang bersumber dari hewan perlu ditingkatkan karena sejumlah penyakit dapat berpindah dari hewan ke manusia. 

Kondisi tersebut membuat pengendalian kesehatan hewan menjadi bagian penting dalam pencegahan penyakit menular.

“Kita harus tahu bahwa 60 persen penyakit pada manusia itu berasal dari hewan atau yang disebut dengan zoonosis,” sebutnya.

Rabies menjadi salah satu penyakit yang mendapat perhatian khusus karena dapat menimbulkan dampak fatal apabila menginfeksi manusia. Penularannya antara lain dapat terjadi melalui gigitan hewan yang terinfeksi.

Karena itu, vaksinasi hewan peliharaan menjadi salah satu langkah pencegahan yang terus dilakukan pemerintah daerah. 

Baca Juga: Sabet Jamsostek Award Jatim, Sidoarjo Siapkan Program Satu ASN Lindungi Pekerja Rentan

DPPP Sidoarjo memastikan program vaksinasi akan tetap dilaksanakan secara rutin, tidak hanya untuk rabies, tetapi juga penyakit hewan lainnya.

“Saat ini kami punya vaksin PMK, penyakit mulut dan kuku, dan rabies. Insyaallah kami akan tetap melakukan rutin,” kata Erwin.

Pelaksanaan vaksinasi tersebut sekaligus menjadi momentum bagi pemilik hewan peliharaan untuk lebih memperhatikan kesehatan dan status vaksinasi hewan yang dipeliharanya. 

Upaya pencegahan dinilai penting dilakukan sejak dini agar risiko penularan penyakit dari hewan kepada manusia dapat ditekan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Crane Proyek Roboh di Surabaya, Bikin Listrik Padam dan Jalanan Macet

Beruntung, meski material besi berukuran raksasa itu ambruk ke jalan raya, tidak ada korban jiwa maupun kendaraan yang tertimpa dalam insiden ini.

Bukan Cuma Datang dan Foto, Ini Alur Layanan Home Care Pemkab Jember untuk Pasien

Untung menegaskan, kehadiran petugas di rumah pasien merupakan langkah awal untuk memastikan kondisi warga dapat diketahui secara langsung.

Lahan KAI Belakang Pasar Turi jadi Tempat Sampah Ilegal, Pemkot Surabaya Siapkan Sanksi Tegas

Pemkot Surabaya menemukan adanya indikasi aktivitas pemilahan dan pengelolaan sampah yang diduga melanggar aturan di kawasan tersebut.

Prof Tjandra Sridjaja Terpilih Aklamasi: Jadikan AAI Rumah Bersama Seluruh Advokat Nusantara!

Penetapan itu dilakukan dalam Sidang Pleno didukung bulat oleh 19 Dewan Pimpinan Cabang dari seluruh Indonesia di Surabaya, Jumat (18/9/2026).

Bikin Heboh! Wulan Guritno Beri Kejutan Ultah dan Pelukan Hangat untuk Ariel NOAH

Kehadiran Wulan mendadak bikin heboh saat ia menyanyikan lagu ulang tahun, mendekat, lalu memberikan pelukan hangat serta ciuman di kedua pipi Ariel.

Antisipasi Gempa Patahan Aktif, Pemkot Surabaya Siapkan 5 Seismograf

Alat yang disiapkan merupakan Raspberry Shake (RS6D), berdasarkan usulan tim geofisika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dipimpin Prof Amien Widodo.