Senin, 02 Nov 2026 17:39 WIB

Pabrik Sepatu Terbakar di Mojokerto Belum Padam, Ini Kendala Pemadam di Lokasi

  • Penulis : Redaksi
  • | Jumat, 18 Sep 2026 14:10 WIB
Petugas pemadam berjibaku padamkan api di pabrik sepatu yang terbakar di Kalen, Dlanggu, Mojokerto. (Supri/selalu.id)
Petugas pemadam berjibaku padamkan api di pabrik sepatu yang terbakar di Kalen, Dlanggu, Mojokerto. (Supri/selalu.id)

selalu.id - Upaya pemadaman kebakaran di pabrik PT Esa Kalen Jaya, Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu, belum tuntas. Kebakaran yang sudah berlangsung dua hari ini masih menyisakan bara.

Tim pemadam gabungan terus melakukan penyemprotan dan pendinginan lokasi. Kesulitan terbesar datang dari jenis material yang terbakar dan letaknya yang tertutup. Saat ini tercatat masih ada dua sumber bara yang belum padam.

Baca Juga: Tok! Gerindra Kota Mojokerto Dinakhodai Ika Puspitasari, Fokus 3 Konsolidasi Pemilu 2029

Kapolsek Dlanggu AKP Anang Leo Afera, mengatakan penyebab lambatnya pemadaman. "Yang terbakar itu stok produksi sepatu, isinya spon, kulit, sama karet. Semua gampang banget terbakar. Jadi begitu tangki air habis dan diisi lagi, apinya muncul lagi," jelasnya, Jumat (18/9/2026).

Selain itu, akses menuju material terhambat tembok. Petugas tidak bisa langsung menjangkau titik api. Pihak perusahaan akhirnya menurunkan ekskavator untuk merobohkan dinding dan mengurai tumpukan bahan agar proses pemadaman lebih efektif. Cuaca terik dan hembusan angin kencang juga menambah rumit pekerjaan di lapangan.

Baca Juga: 48 Peserta Batch V PT Tirta Prima Indonesia Dibekali Keterampilan Kerja Industri di BLK Mojokerto

Dampak kebakaran cukup luas. Bangunan pabrik berikut bahan baku untuk sepatu dan sandal dengan estimasi area 2.000 meter persegi ikut terbakar. Karena proses produksi lumpuh, manajemen memutuskan meliburkan seluruh karyawan sementara waktu.

Untuk memadamkan api, dikerahkan 8 unit kendaraan pemadam. Datang dari PMK BPBD Mojokerto, tim Dragon, Gama, BPBD Jombang. Dukungan juga datang dari mobil water cannon Polres Mojokerto dan truk tangki air dari Jombang.

Baca Juga: Senyum Bahagia Korban Pencurian di Mojokerto usai Motornya Kembali

Peristiwa ini pertama kali terjadi pada Kamis, (17/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu asap hitam tebal terlihat mengepul dari kompleks pabrik.

Hingga berita ini ditulis, aparat masih menyelidiki asal muasal api. Nilai kerugian juga belum bisa dipastikan karena masih dihitung oleh perusahaan.

Editor : Achmad Supriyadi
Berita Terbaru

Bahagianya Petani Semangka di Nganjuk: Panen Melimpah, Harga Naik

Dalam satu hektar lahan, petani mampu memanen hingga 21 ton semangka, naik tajam dari musim lalu yang hanya mencapai 15 ton per hektar.

Antisipasi Harga Naik Jelang Nataru, Pemkot Surabaya Ajak Warga Menanam Cabai di Rumah

Melalui langkah ini, hasil panen diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dapur rumah tangga sekaligus menambah ketersediaan stok pasar jelang Natal dan Tahun Baru.

Ayah di Surabaya Bacok 2 Anak Kandung hingga Kritis, Ibu Korban: Hukum Seberat-beratnya!

Lusi, ibu korban mengatakan penganiayaan ini sudah direncanakan secara matang. Pasalnya, pelaku dan kakaknya datang bersamaan, dan pelaku sudah bawa sajam.

Komisi A DPRD Surabaya Dorong Pembelian Seragam Dinas di 4 OPD Gunakan APBD 2027

Empat OPD tersebut memiliki mobilitas tinggi karena personelnya bersentuhan langsung dengan berbagai persoalan masyarakat.

Antisipasi Harga BBM Naik, DPRD Sebut Pemkot Surabaya Harus Hitung Ulang Anggaran BTT

Potensi kenaikan BBM harus disikapi sejak awal lewat skema anggaran yang fleksibel.

Bupati Sidoarjo Berangkatkan Atlet Popda dan Peparpeda, Bonus hingga Beasiswa Disiapkan

Subandi menyebut mereka sebagai putra-putri terbaik daerah yang sudah ditempa latihan panjang.