Helikopter Polri Dikerahkan Bantu Evakuasi Keluarga Korban di Operasi Damai Cartenz
- Penulis : Dony Maulana
- | Jumat, 18 Sep 2026 15:15 WIB
selalu.id – Direktorat Kepolisian Udara Korpolairud Baharkam Polri kembali menunjukkan perannya dalam Operasi Damai Cartenz-2026 di Papua Tengah. Tugas penerbangan kali ini fokus pada misi kemanusiaan untuk membantu masyarakat di daerah dengan medan sulit.
Salah satu aksi nyata dilakukan pada 14 September 2026. Helikopter Bell 412 P-3002 diterbangkan untuk mengevakuasi Deremina Uwamang, korban penculikan KKB dari Kampung Bela 1, Distrik Alama. Penerbangan diarahkan langsung ke Timika.
Baca Juga: Respon Gempa Flores, Polri Prioritaskan Keselamatan Korban dan Warga
Setibanya di Timika, korban langsung dirujuk ke RS Bhayangkara Timika guna mendapat perawatan dan pemeriksaan medis. Proses evakuasi berjalan lancar dan korban dalam kondisi selamat.
Dua hari kemudian, Kamis 17 September 2026, heli yang sama kembali diterbangkan. Kali ini untuk menjemput keluarga korban dari Distrik Jila menuju Timika. Rombongan tim Operasi Damai Cartenz bersama keluarga tiba di Bandara Timika pukul 09.48 WIT dalam keadaan aman tanpa kendala.
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa dukungan udara ini adalah bentuk nyata kehadiran Polri di wilayah rawan.
“Tugas kami di Papua bukan hanya soal keamanan. Aspek keselamatan warga dan nilai kemanusiaan juga jadi prioritas. Penerbangan ini wujud Polri hadir memberi pelayanan dan perlindungan bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata Trunoyudo, Jumat 18/9/2026.
Baca Juga: Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur
Ia menambahkan, kelancaran misi evakuasi dan penjemputan ini berkat kerja sama solid antara personel Operasi Damai Cartenz, Ditpoludara, dan unsur terkait lainnya.
“Kondisi geografis Papua memang menantang. Makanya faktor keselamatan penerbangan, profesionalisme kru, serta koordinasi lintas satuan terus kami jaga di setiap operasi,” ujarnya.
Penerbangan Bell 412 P-3002 dipimpin AKBP Asran Koto selaku Captain Pilot, dengan IPDA Bambang S. sebagai Co-Pilot. Untuk dukungan teknis ada AIPDA Agus S. dan AIPDA Grifanli sebagai mekanik, serta Briptu Suwirya yang bertugas sebagai FOO.
Baca Juga: Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Lomba Mancing Mania Kapolres Cup 2026 Digelar di Probolinggo
Trunoyudo menegaskan, kehadiran anggota Polri di Papua bukan hanya menjalankan operasi. “Ini juga wujud pengabdian. Polri akan terus memastikan masyarakat sampai ke tempat aman dengan mengutamakan keselamatan, profesionalisme, dan sisi kemanusiaan,” tegasnya.
Melalui dukungan udara berupa evakuasi, penjemputan, dan bantuan logistik, Ditpoludara Korpolairud Baharkam Polri ingin memastikan negara tetap hadir melayani warga, termasuk di wilayah Papua Tengah yang akses daratnya terbatas.
Editor : Achmad Supriyadi