Jumat, 05 Jun 2026 09:24 WIB

Siap-siap, Pemkot Surabaya Bakal Razia Kantong Plastik dari Mal hingga Pasar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 10 Apr 2022 13:08 WIB
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Heby Djuniantoro
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Heby Djuniantoro

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya berencana menggelar operasi pengawasan penggunaan kantong plastik sesuai aturan perwali nomor 16.

"Pasar wonokromo, iya masih emang, tapi belum ada operasi soalnya timnya masih diajukan ke pak wali, yakni tim satgas untuk ngawal kantong plastik,"kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Heby Djuniantoro, Sabtu (9/4/2022).

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Heby mengatakan bahwa masih menunggu Surat Keputusan (Perwali) untuk tim satgas pengawasan yang terdiri dari DLH, Satpol PP, Dinkompudag, jajaran OPD maupun dari Kecamatan.

"Itu pakai SK untuk pengawasan perwali itu dan ini sudah di tanda tangan, oleh pak wali, kemarin di sudah bagian hukum, minggu depan itu kita sudah operasi untuk menegakkan perwali itu," ujar Heby.

Lebih lanjut Heby menyampaikan, pihaknya sudah melakukan pengawasan. Namun, masih menunggu SK, sehingga nantinya bisa menilang atau memberikan sanksi.

"Sudah ada pengawasan, hari ini sudah berlaku hari ini 9 April," ucapnya.

"Sosialisasi sudah di pasar modern, yang belum itu pasar krempyeng, pasar tradisional yang belum. Swalayan, indomaret, dan sebagainya itu sudah diterapkan," imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator Komunitas Nol Sampah, Wawan Some, menambahkan, pihaknya juga telah memantau beberapa toko modern jaringan internasional maupun lokal sudah menerapkan larangan kantong plastik.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

"Tanggal 9 April ini mereka tidak lagi menyediakan kantong plastik jadi sangat luar biasa. Itu di toko modern dan mall tingkat kepedulian warga luar biasa menurut saya,"jelasnya.

"Salah satu supermarket di Surabaya, ternyata pengunjung sudah biasa ada yang bawa tas sendiri," imbuhnya.

Wawan mengungkapkan, dirinya yakin bahwa sebagian besar pengelola mal dan toko swalayan maupun restoran akan lebih cepat menerapkan larangan kantong plastik.

Tetapi, kata dia, pengelola pasar rakyat mungkin membutuhkan waktu sosialisasi dan edukasi ke para pedagang. Karena mereka masih enggan tidak memakai kantong plastik, karena lebih mudah dan praktis.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Sebenarnya gak sih, dari beberapa pedagang sudah mau. Mereka sudah agak ragu nah itu butuh sosialisasi, butuh edukasi pada pedagang," ujarnya.

Wawan menerangkan bahwa masalah dari mereka yakni pedagang yang dagangannya basah juga memakai plastik. Ia menyebut bahwa di perwali sudah menemukan solusi untuk plastik yang tidak bergagang.

"Kalau kita lihat perwali itu disebutin tas kresek itu kan yang bergagang, jadi kalau tidak bergagang itu mungkin bisa dipakai untuk itu,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.