Rabu, 22 Jul 2026 12:34 WIB

Siap-siap, Pemkot Surabaya Bakal Razia Kantong Plastik dari Mal hingga Pasar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 10 Apr 2022 13:08 WIB
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Heby Djuniantoro
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Heby Djuniantoro

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya berencana menggelar operasi pengawasan penggunaan kantong plastik sesuai aturan perwali nomor 16.

"Pasar wonokromo, iya masih emang, tapi belum ada operasi soalnya timnya masih diajukan ke pak wali, yakni tim satgas untuk ngawal kantong plastik,"kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Heby Djuniantoro, Sabtu (9/4/2022).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Heby mengatakan bahwa masih menunggu Surat Keputusan (Perwali) untuk tim satgas pengawasan yang terdiri dari DLH, Satpol PP, Dinkompudag, jajaran OPD maupun dari Kecamatan.

"Itu pakai SK untuk pengawasan perwali itu dan ini sudah di tanda tangan, oleh pak wali, kemarin di sudah bagian hukum, minggu depan itu kita sudah operasi untuk menegakkan perwali itu," ujar Heby.

Lebih lanjut Heby menyampaikan, pihaknya sudah melakukan pengawasan. Namun, masih menunggu SK, sehingga nantinya bisa menilang atau memberikan sanksi.

"Sudah ada pengawasan, hari ini sudah berlaku hari ini 9 April," ucapnya.

"Sosialisasi sudah di pasar modern, yang belum itu pasar krempyeng, pasar tradisional yang belum. Swalayan, indomaret, dan sebagainya itu sudah diterapkan," imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator Komunitas Nol Sampah, Wawan Some, menambahkan, pihaknya juga telah memantau beberapa toko modern jaringan internasional maupun lokal sudah menerapkan larangan kantong plastik.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

"Tanggal 9 April ini mereka tidak lagi menyediakan kantong plastik jadi sangat luar biasa. Itu di toko modern dan mall tingkat kepedulian warga luar biasa menurut saya,"jelasnya.

"Salah satu supermarket di Surabaya, ternyata pengunjung sudah biasa ada yang bawa tas sendiri," imbuhnya.

Wawan mengungkapkan, dirinya yakin bahwa sebagian besar pengelola mal dan toko swalayan maupun restoran akan lebih cepat menerapkan larangan kantong plastik.

Tetapi, kata dia, pengelola pasar rakyat mungkin membutuhkan waktu sosialisasi dan edukasi ke para pedagang. Karena mereka masih enggan tidak memakai kantong plastik, karena lebih mudah dan praktis.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Sebenarnya gak sih, dari beberapa pedagang sudah mau. Mereka sudah agak ragu nah itu butuh sosialisasi, butuh edukasi pada pedagang," ujarnya.

Wawan menerangkan bahwa masalah dari mereka yakni pedagang yang dagangannya basah juga memakai plastik. Ia menyebut bahwa di perwali sudah menemukan solusi untuk plastik yang tidak bergagang.

"Kalau kita lihat perwali itu disebutin tas kresek itu kan yang bergagang, jadi kalau tidak bergagang itu mungkin bisa dipakai untuk itu,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.