Jumat, 07 Agu 2026 21:06 WIB

Jatanras Polda Jatim Bekuk Mantan Satpam Pembunuh Nenek di Pasuruan

Penampakan YA, pria asal Sidoarjo, pelaku pembunuhan di Pasuruan. (Foto: Dony/selalu.id).
Penampakan YA, pria asal Sidoarjo, pelaku pembunuhan di Pasuruan. (Foto: Dony/selalu.id).

selalu.id - Tim Subdit III Jatanras Polda Jawa Timur mengungkap kasus pembunuhan berencana terhadap seorang lansia atau nenek yang terjadi di wilayah Wenongan, Pasuruan.

Pelaku berinisial YA (35), warga Sidoarjo, berhasil diringkus di Kecamatan Tuntang, Semarang, Jawa Tengah.

Baca Juga: Polisi Sebar 5 Tim Buru Terduga Pembunuh Sekdin DPRKPP Bangkalan

Pengejaran sengit berlangsung selama seminggu penuh sebelum pelarian eks satpam tersebut dihentikan kepolisian.

Kasubdit III Jatanras Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur menceritakan, tersangka bukanlah orang asing bagi korban.

YA merupakan kerabat jauh, tepatnya saudara dari istri korban. Hubungan kekeluargaan ini yang dimanfaatkan pelaku untuk menghafal situasi rumah dan barang berharga milik korban.

"Awalnya pelaku mengaku pembunuhan bermula dari masalah utang-piutang. Namun setelah memeriksa sekitar lima saksi meliputi istri, mertua, dan kerabat pelaku, keterangan itu terbukti palsu. Hasil pra-rekonstruksi menunjukkan pembunuhan sudah direncanakan sebelumnya," kata Jumhur usai kegiatan pra-rekonstruksi, Jumat (7/8/2026).

Baca Juga: Ternyata Ini Penyebab Banyak Posisi Kepala Sekolah di Sidoarjo Kosong

Jumhur memaparkan motif riil di balik aksi tega tersebut. Pelaku yang baru saja habis masa kontrak kerjanya sebagai satpam dan belum memiliki pekerjaan baru, nekat mengincar harta korban demi modal usaha.

Niat jahat itu dieksekusi saat pelaku bertamu dan memastikan sang nenek sedang sendirian di rumah. Tanpa rasa iba, usai disuguhi minuman, YA langsung mencekik dan membanting korban hingga merenggut nyawanya.

Setelah korban tak bernyawa, pelaku menggondol perhiasan milik korban dan menjualnya dengan nominal kisaran Rp5 juta.

Baca Juga: 60 Remaja di Sidoarjo Idap HIV: Tujuh Meninggal, 53 Berjuang Hidup

Hingga saat ini, polisi mengonfirmasi pelaku beraksi secara tunggal. Kendati demikian, pendalaman terus dilakukan karena alibi dan keterangan YA dinilai masih berubah-ubah.

Polisi akan segera menggelar rekonstruksi lengkap guna melengkapi berkas perkara dan mengungkap tabir kejahatan ini secara utuh.

Editor : Zain Ahmad
Berita Terbaru

Dua Legenda Timnas Turun Gunung, Yusuf Ekodono dan Anang Ma'ruf Kawal Pembinaan Pemain Muda di Soekarno Cup 2026

Turnamen kelompok umur edisi ketiga ini bakal mengumpulkan 400 talenta muda dari 16 provinsi se-Indonesia.

Sambut HUT ke-81 RI dan Akreditasi Paripurna, RSD dr. Soebandi Jember Berbagi Santunan ke Warga Sekitar

Langkah ini diharapkan membuat masyarakat ikut merasa memiliki serta mendukung tumbuh kembang rumah sakit rujukan tersebut.

Fakta Baru Pencurian Kursi Besi Pemkot Surabaya, Ternyata Libatkan Perempuan

Saat ini, perempuan tersebut tengah diperiksa intensif untuk mengungkap perannya. Namun, dari pemeriksaan awal, dia berperan sebagai kaki tangan pelaku utama.

Hadirkan Tokoh Lintas Agama, Jember Bersholawat jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Pelayanan Publik

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Jember berupaya membumikan salawat sekaligus memperkuat nilai keislaman, kebangsaan dan persaudaraan di tengah masyarakat.

Jejak Gelap "Ambulans Pemetik Kursi Taman" di Sudut Surabaya

Kini, tersangka yang merupakan cleaning service itu telah diamankan di Polsek Gubeng Surabaya bersama barang bukti untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Pemkot Surabaya Buka Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031, Berikut Syaratnya

Pemkot Surabaya berharap seleksi ini mampu lahirkan pimpinan BAZNAS yang tidak hanya memahami tata kelola zakat, tetapi juga mampu perkuat kepercayaan publik.