Sabtu, 07 Nov 2026 05:34 WIB

RAPBD Jatim 2027 Defisit Rp1,01 Triliun, Banggar Andalkan SiLPA dan Minta Pemprov Genjot Pendapatan

Rapat paripurna DPRD Jatim membahas Rancangan APBD 2027. (Foto: Dony/selalu.id).
Rapat paripurna DPRD Jatim membahas Rancangan APBD 2027. (Foto: Dony/selalu.id).

selalu.id - Badan Anggaran DPRD Jawa Timur menyatakan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027 senilai Rp27,4 triliun telah memenuhi syarat formal dan materi.

Keputusan ini pun layak dilanjutkan ke pembahasan di tingkat Komisi dan Fraksi. Pendapat resmi itu disampaikan juru bicara Banggar, Abdullah Abu Bakar, dalam Rapat Paripurna, Senin (21/9/2026).

Baca Juga: DPRD Jatim Desak Evaluasi Sabo Dam dan Percepat Relokasi Warga Rawan Banjir Lahar Semeru

Pendapatan daerah diproyeksikan Rp26,4 triliun, turun tipis 0,3�ri Perubahan APBD 2026 dan masih di bawah realisasi 2025 sebesar Rp29,8 triliun. 

Banggar meminta Pemprov menggenjot pendapatan melalui digitalisasi dan optimalisasi aset, serta mengantisipasi penurunan BBNKB akibat kendaraan listrik.

"Kami berharap pembahasan selanjutnya menghasilkan APBD yang sehat, kredibel, transparan, akuntabel," jelas Abdullah.

Baca Juga: DPRD Jatim Desak Aplikasi Majadigi Benar-benar Bermanfaat, Bisa Contoh Sapawarga dan JAKI

Ia menyebut belanja daerah mencapai Rp27,4 triliun, sehingga menimbulkan defisit Rp1,015 triliun yang akan ditutup dari sisa anggaran tahun lalu (SiLPA Rp1,5 triliun). 

Catatan utama Banggar: belanja modal turun 22,3% menjadi Rp1,679 triliun perlu diselaraskan dengan target pertumbuhan ekonomi 5,0–6,1%. 

Meski begitu, belanja pegawai juga turun Rp391,6 miliar, subsidi turun 41,8%, sementara Rp200 miliar dialokasikan untuk pinjaman daerah ke PT BPR Jatim guna program Prokesra.

Baca Juga: Ekonomi Masih Tertekan, DPRD Jatim Minta Pemerintah Tunda Penambahan Pajak Baru

"Ini berorientasi pada kinerja dan pemerataan pembangunan guna memperkuat pelayanan publik, meningkatkan daya saing ekonomi, dan membawa manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Jawa Timur," kata Abdullah. 

Dalam hal ini, Banggar juga menegaskan setiap alokasi harus berbasis hasil nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besaran anggaran. Pembahasan selanjutnya akan difokuskan di masing-masing Komisi DPRD Jatim.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Gudang Penyimpanan Kabel-Genset di Mastrip Surabaya Terbakar

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

Polisi Bongkar Pabrik Oli Palsu Beromzet Rp260 Juta di Mojokerto, Ini Mereknya

Atas ungkap ini, polisi mengimbau masyarakat dan pemilik bengkel agar lebih waspada saat membeli oli kendaraan, dengan memastikan logo SNI dan izin NPT resmi.

Mitos Naga Putih dan Emas di Balik Erupsi Gunung Semeru

Saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara.

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kini Level Siaga

Erupsi kali ini meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 5 kilometer dari puncak ke arah tenggara atau Besuk Kobokan.

Kasus Hibah Pokmas Jatim: Jaksa KPK Ultimatum Anwar Sadad Hadir di Sidang Minggu Depan!

Jaksa menegaskan tidak akan main-main jika Anwar Sadad mangkir dari kewajiban hukumnya. Pihaknya siap melakukan pemanggilan paksa.

Era Baru Layanan RSUD Jatim: Mulai dari KRIS, Sistem iDRG hingga Kelola Keuangan Pakai AI

Rumah sakit juga wajib memvalidasi data pasien melalui NIK terintegrasi Dukcapil dan menggunakan tanda tangan elektronik tersertifikasi.