Sabtu, 07 Nov 2026 05:33 WIB

Gegara Biosolar, Supir Truk di Surabaya Divonis 13 Bulan Penjara dan Denda Rp10 Juta

Terdakwa Bagus Alnazar, penimpun BBM bersubsidi saat divonis di PN Surabaya. (Foto: Dony/selalu.id).
Terdakwa Bagus Alnazar, penimpun BBM bersubsidi saat divonis di PN Surabaya. (Foto: Dony/selalu.id).

selalu.id - Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjatuhkan vonis 13 bulan penjara dan denda Rp10 juta subsider satu bulan kurungan kepada Bagus Alnazar bin Suprapto, sopir truk yang nekat menimbun dan memperdagangkan BBM bersubsidi jenis Biosolar.

Ketua Majelis Hakim Alex Adam Faisal membacakan putusan tersebut di Ruang Tirta PN Surabaya, Senin (21/9/2026).

Baca Juga: Polda Jatim Siapkan Pengawalan Distribusi BBM dan Elpiji Antisipasi Kecurangan

Vonis ini tercatat lebih ringan daripada tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wicaksono Subekti yang meminta pidana satu tahun lima bulan penjara.

Dalam aksinya, Bagus memodifikasi truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi BE-8446-NQ dengan menambah empat tangki cadangan, dua berkapasitas 400 liter dan dua berkapasitas 200 liter. Modifikasi rakitan tersebut mampu menyedot hingga 1.200 liter Biosolar.

Bagus tergiur iming-iming komisi Rp200 per liter dari sosok berinisial Andra yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO).

Baca Juga: Cewek yang Tabrak Orang hingga Tewas Usai Dugem di Club Ambyar Kini Disidang

Sepanjang April 2026, ia bergerilya mengisi Biosolar di SPBU Perak Barat dan Kalianak. Anehnya, petugas SPBU tetap melayani pengisian kendati sistem EDC sempat memberi peringatan ketidaksesuaian data kendaraan.

Petugas akhirnya membongkar aksi ilegal ini pada 18 April 2026 dini hari. Bagus dibekuk saat memarkir armada rakitannya di kawasan Gudang J&T Cargo, Jalan Central Wilangon, Surabaya, lengkap dengan barang bukti tangki modifikasi yang terisi penuh.

Baca Juga: PN Surabaya Kabulkan Gugatan Pembeli Apartemen Trans Icon di Surabaya

Ahli dari PT Pertamina Patra Niaga, Yoda Galih Banuaji, memaparkan di persidangan bahwa niaga BBM bersubsidi wajib mengantongi izin resmi dan penugasan khusus dari pemerintah, hal yang sama sekali tak dimiliki terdakwa.

Atas putusan ini, masa penahanan Bagus bakal dipotong sepenuhnya dari total masa hukuman. Sementara itu, 1.200 liter Biosolar serta satu unit ponsel dirampas untuk negara. Kendaraan truk Fuso dikembalikan kepada pemilik sahnya, Retno Wulandari.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Gudang Penyimpanan Kabel-Genset di Mastrip Surabaya Terbakar

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

Polisi Bongkar Pabrik Oli Palsu Beromzet Rp260 Juta di Mojokerto, Ini Mereknya

Atas ungkap ini, polisi mengimbau masyarakat dan pemilik bengkel agar lebih waspada saat membeli oli kendaraan, dengan memastikan logo SNI dan izin NPT resmi.

Mitos Naga Putih dan Emas di Balik Erupsi Gunung Semeru

Saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara.

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kini Level Siaga

Erupsi kali ini meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 5 kilometer dari puncak ke arah tenggara atau Besuk Kobokan.

Kasus Hibah Pokmas Jatim: Jaksa KPK Ultimatum Anwar Sadad Hadir di Sidang Minggu Depan!

Jaksa menegaskan tidak akan main-main jika Anwar Sadad mangkir dari kewajiban hukumnya. Pihaknya siap melakukan pemanggilan paksa.

Era Baru Layanan RSUD Jatim: Mulai dari KRIS, Sistem iDRG hingga Kelola Keuangan Pakai AI

Rumah sakit juga wajib memvalidasi data pasien melalui NIK terintegrasi Dukcapil dan menggunakan tanda tangan elektronik tersertifikasi.