Harga Cabai Rawit di Sejumlah Wilayah Indonesia Naik, Ada yang Rp200 Ribu per Kilo
- Penulis : Zein Muhammad
- | Senin, 21 Sep 2026 21:17 WIB
selalu.id - Lonjakan harga komoditas dapur makin bikin elus dada. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, harga cabai rawit terus meroket hingga menembus 265 kabupaten/kota di Indonesia pada minggu ketiga September 2026.
Bahkan, di daerah tertentu, harganya nyaris menyentuh Rp200 ribu per kilogram.
Baca Juga: BPS Surabaya Tegaskan Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Pajak
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengungkapkan kenaikan harga cabai rawit ini terjadi secara beruntun bagaikan anak tangga sejak akhir bulan lalu.
"Kenaikannya seperti anak tangga, yaitu naik terus. Mulai minggu keempat bulan lalu sampai minggu ketiga bulan ini. Sekarang mencapai 265 kabupaten/kota yang cabai rawitnya naik," sebut Ateng dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, Senin (21/9/2026).
Secara nasional, rata-rata harga cabai rawit merangkak naik 29,85 persen dibanding Agustus, menjadi Rp77.596 per kilogram.
Angka ini sudah meloncat jauh melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP) batas atas yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp57.000 per kilogram.
Baca Juga: Harga Cabai Rawit di Probolinggo Tembus Rp90 Ribu per Kilogram
BPS menempatkan cabai rawit sebagai satu-satunya komoditas yang masuk zona merah, berlevel harga tinggi sekaligus mengalami perubahan Indeks Perkembangan Harga (IPH) yang melonjak drastis.
Kondisi paling parah ditemui di wilayah Indonesia timur. Di Halmahera Timur, harga cabai rawit tembus Rp199.556 per kilogram atau melonjak hingga 250 persen di atas HAP.
Tak kalah pedas, harga di Halmahera Utara menyentuh Rp160.000/kg (180 persen di atas HAP), Kepulauan Sangihe Rp161.511/kg, Gorontalo Utara Rp144.444/kg (153,41 persen di atas HAP), dan Bolaang Mongondow Timur Rp144.333/kg.
Baca Juga: Beda dengan Surabaya, Harga Cabai dan Ayam di Mojokerto Justru Melejit Naik
Tak hanya cabai rawit, cabai merah keriting juga ikut-ikutan bergejolak. BPS mencatat 248 kabupaten/kota mengalami kenaikan harga cabai merah dengan rata-rata nasional Rp56.231 per kilogram (naik 15,83 persen), sedikit melewati HAP batas atas sebesar Rp55.000 per kilogram.
Di tingkat daerah, harga cabai merah meroket tinggi di Kepulauan Talaud mencapai Rp102.222 per kilogram dan Halmahera Timur yang menyamai rekor cabai rawit di angka Rp199.556 per kilogram.
Editor : Zein Muhammad