Kamis, 05 Nov 2026 23:02 WIB

Jelang Musim Hujan, Normalisasi Sungai di Sidoarjo Dikebut

  • Penulis : Ariyanto
  • | Senin, 21 Sep 2026 19:02 WIB
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana saat meninjau langsung proses normalisasi sungai. (Dok. Diskominfo Sidoarjo).
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana saat meninjau langsung proses normalisasi sungai. (Dok. Diskominfo Sidoarjo).

selalu.id - Kondisi Saluran Sekunder Kedunguling di Desa Durungbanjar, Kecamatan Candi, Sidoarjo, menjadi perhatian saat proses normalisasi berlangsung, Senin (21/9/2026). 

Selain mengalami pendangkalan, air di saluran tersebut tampak menghitam yang diduga berkaitan dengan pencemaran limbah industri.

Baca Juga: Tegas! Bupati Sidoarjo Minta ASN Jauhi Suap dan Gratifikasi

Dua unit ekskavator dikerahkan untuk mengeruk saluran sepanjang sekitar 1,5 kilometer tersebut. Pengerjaan ini merupakan bagian dari normalisasi sejumlah sungai dan saluran air yang dilakukan Satgas Alat Berat Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Sidoarjo menjelang musim hujan.

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana yang meninjau langsung lokasi mengatakan, pendangkalan membuat kapasitas saluran berkurang sehingga berpotensi menyebabkan air meluap ketika debit meningkat.

“Hari ini saya ada di Kecamatan Candi, Desa Durungbanjar. Sungai di desa ini memang terjadi pendangkalan. Hari ini kita keruk, kita normalisasi,” katanya.

Menurut Mimik, pengerjaan normalisasi difokuskan pada titik-titik sungai dan saluran yang mengalami pendangkalan, terutama kawasan yang selama ini menjadi wilayah terdampak banjir. Pemerintah daerah juga akan memantau pengerjaan di lapangan agar fungsi saluran kembali optimal.

“Menghadapi musim hujan ini saya akan selalu sidak. Mengawasi langsung sungai-sungai di Kabupaten Sidoarjo. Saya ingin pengerjaan normalisasi sungai dilakukan dengan baik sebagai upaya menanggulangi banjir,” jelasnya.

Dalam peninjauan tersebut, persoalan lain turut menjadi perhatian. Mimik melihat kondisi air Saluran Kedunguling yang berwarna hitam. 

Ia meminta Pemerintah Desa Durungbanjar dan Kecamatan Candi segera melayangkan surat teguran kepada pihak yang ditengarai menjadi penyebab pencemaran.

Baca Juga: Komisi A DPRD Sidoarjo Bakal Bentuk Tim Teknis Usut Tuntas Legalitas Lahan Kalialo Jabon

Mimik juga mengingatkan pelaku usaha industri agar tidak membuang limbah langsung ke saluran air. Pengelolaan limbah melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dinilai penting untuk menjaga kualitas lingkungan dan mencegah pencemaran sungai.

“IPAL penting dimiliki industri usaha. Kalau tidak, jadinya seperti ini, meresahkan warga. Sungainya jadi hitam kayak gini. Nanti coba kita cek langsung,” tegasnya.

Sementara Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Sidoarjo, Suprayitno mengatakan, pengerahan alat berat tidak hanya dilakukan di Durungbanjar. Sejumlah titik lain di Kecamatan Candi dan Tanggulangin juga masuk dalam jadwal normalisasi.

Di Kecamatan Candi, pengerjaan dilakukan di Saluran Afvour Kedunguling Desa Kedungpeluk, Saluran Afvour Link II Desa Kedungkendo, dan Saluran Afvour Link III Desa Klurak.

Baca Juga: Peringati HLUN 2026, Pemkab Sidoarjo Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Ramah Lansia

Sedangkan di Kecamatan Tanggulangin, normalisasi menyasar Saluran Gedangrowo Desa Kedungbanteng, Saluran Sekunder Gedangrowo Desa Kalidawir, Saluran Sekunder Gedangrowo Desa Ngaban, serta Afvoer Ketapang Desa Ketapang.

“Normalisasi sungai di wilayah Kecamatan Tanggulangin dilakukan di saluran Gedangrowo Desa Kedungbanteng, saluran Sekunder Gedangrowo Desa Kalidawir, saluran Sekunder Gedangrowo Desa Ngaban, serta Afvoer Ketapang Desa Ketapang,” ujarnya.

Total terdapat delapan sungai dan saluran di Kecamatan Candi dan Tanggulangin yang dikerjakan pada Senin. Normalisasi dilakukan sebagai bagian dari penanganan sedimentasi sekaligus persiapan menghadapi peningkatan debit air saat musim hujan.

Pemkab Sidoarjo memastikan pengerjaan tersebut akan dipantau. Selain memperbaiki kapasitas aliran, pengawasan terhadap potensi pencemaran juga menjadi perhatian agar fungsi sungai dan saluran air tetap terjaga.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Gunung Bromo Erupsi, Warga dan Wisatawan Diminta Waspada

Tinggi kolom abu erupsi sekitar 500 M di atas puncak atau sekitar 2.829 M di atas permukaan laut (Mdpl). Warga dan wisatawan diminta waspada.

HP Luncurkan Laptop AI PC Daya Tinggi, Berikut Harga dan Spesifikasinya

Perangkat ini menjawab tingginya kebutuhan masyarakat akan laptop yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga mendukung gaya hidup dan estetika visual modern.

Kemnaker Salurkan BSU Rp900 Ribu Mulai November 2026, Ini Syarat Lengkap Penerimanya

Kemnaker mengimbau seluruh pihak pemberi kerja untuk melaporkan data upah dan kepesertaan pekerja secara jujur dan akurat.

Polda Jatim Tetapkan MCL Tersangka Penipuan Arisan Meow Rp4 Miliar

Penetapan tersangka tersebut dilakukan usai penyidik menggelar perkara serta serangkaian pemeriksaan intensif.

DPRD Jatim Desak Aplikasi Majadigi Benar-benar Bermanfaat, Bisa Contoh Sapawarga dan JAKI

Selain itu, aplikasi harus dirancang sederhana dan mudah digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga desa dan lansia.

Langkah Sigap Bupati Nganjuk Marhaen Tangani Data Kemiskinan Warganya yang Tak Sesuai

Program ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga zakat dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan.