Selasa, 16 Jun 2026 16:28 WIB

Mahasiswa Surabaya Sebut Program MBG hanya Mencerdaskan Vendor

Aliansi Masyarakat Surabaya Menggugat saat menggelar demo di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (Foto: Rofik/selalu.id).
Aliansi Masyarakat Surabaya Menggugat saat menggelar demo di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (Foto: Rofik/selalu.id).

selalu.id - Mahasiswa, dosen hingga buruh yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Surabaya Menggugat menggelar aksi damai di depan Gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Senin (15/6/2026).

Dalam aksi tersebut, mereka menyoroti seluruh kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak pada rakyat, utamanya pada masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca Juga: Polisi Usut Proyek Maut di Margorejo Surabaya, Siapa jadi Tersangka?

Massa juga menyoroti program pemerintah dalam mencerdaskan generasi muda melalui makan bergizi gratis (MBG) yang dinilai tidak tepat sasaran karena banyak celah untuk dijadikan ladang korupsi.

Salah satu peserta aksi dalam orasinya menyampaikan bahwa program MBG bukan sepenuhnya dinikmati oleh para siswa, tapi para vendor dan pemilik modal untuk meraup keuntungan.

"Apakah MBG itu sudah tepat sasaran dan dapat mencerdaskan para siswa? Jawabannya tidak. Karena dengan program ini para vendor dan pemilik modal itu yang akan lebih cerdas, karena mereka berupaya untuk meraup keuntungan," ungkapnya. 

Baca Juga: Surabaya Utara jadi Penyumbang Terbanyak Nikah Usia Muda

Bahkan menurutnya, pernyataan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Prof.  Stella Christine yang menjelaskan bahwa program MBG dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan matematika.

"Dia ini seorang profesor yang mengajar di Perguruan Tinggi di China mengatakan program MBG dapat meningkatkan siswa dalam Matematika dan Bahasa Inggris. Ini seorang profesor, tapi bisa berkata seperti itu, kan sangat memalukan," tegasnya.

Baca Juga: IIFEX dan ALLPACK Surabaya 2026, Cara Krista Exhibitions Dukung Ekonomi Jatim

Diketahui, selama ini MBG yang dikonsumsi oleh para siswa kerap ditemukan tidak sesuai standart, bahkan membuat keracunan.

Insiden tersebut salah satunya terjadi di Surabaya pada Senin (11/5/2026) lalu, sebanyak 210 siswa SD hingga SMA mengalami keracunan setelah menyantap MBG.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Misteri Pesugihan Gunung Kawi, Jalan Pintas Menuju Kemakmuran?

Misteri pesugihan ini dikaitkan dengan dua tempat utama, yaitu Pesarean Gunung Kawi dan Keraton Gunung Kawi. Dua tempat ini disebut menjadi jalan pintas.

99 Petugas Sensus Ekonomi Dikukuhkan, Begini Pesan Tegas Wali Kota Mojokerto

Ning Ita mengatakan bahwa tugas petugas sensus tidak sekadar mencatat data, tetapi juga memastikan validitas dan akurasi setiap informasi yang dihimpun.

Polda Jatim Perketat Pengamanan 1 Suro, Larang Bawa Atribut hingga Konvoi

Polda Jatim berharap seluruh rangkaian peringatan 1 Suro dapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun pengguna jalan.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Stagnan, Berikut Rinciannya

Sebelumnya, merujuk Refinitiv, harga emas dunia masih berada dalam tren pelemahan dalam beberapa hari terakhir.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Kejutan, Keberuntungan hingga Rezeki Datang

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan. Banyak keberuntungan datang.

Pura-pura Beli Alat Tulis, Pasutri di Mojokerto Bawa Kabur Motor Vario

Pencurian ini telah dilaporkan ke polisi, dan saat ini tengah dilakukan serangkaian penyelidikan lebih lanjut.