Minggu, 13 Sep 2026 21:43 WIB

Ubah Paradigma Kesehatan, Program Home Care Jember Dinilai Layak jadi Percontohan Nasional

Bupati Jember Muhammad Fawait saat meninjau warga kurang mampu. (Dok. Pemkab Jember).
Bupati Jember Muhammad Fawait saat meninjau warga kurang mampu. (Dok. Pemkab Jember).

selalu.id - Program Home Care yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus menuai apresiasi dari berbagai kalangan. 

Kali ini, organisasi Bareng Rakyat menilai layanan kesehatan berbasis kunjungan ke rumah tersebut layak dijadikan model pelayanan publik karena mampu menghadirkan negara secara langsung di tengah masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan.

Baca Juga: Madas Sedarah Jember Dikukuhkan, Janji Sinergis dengan Forkopimda

Koordinator Daerah Bareng Rakyat Jember, Dwi Nouval Zakaria, mengatakan pelayanan kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara yang harus dipenuhi tanpa memandang kondisi ekonomi maupun keterbatasan akses. 

Menurutnya, Program Home Care telah mengubah paradigma pelayanan kesehatan dari sistem pasif menjadi pelayanan yang proaktif.

"Home Care menghadirkan perubahan mendasar dalam pelayanan publik. Negara tidak lagi menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan, tetapi justru hadir mendatangi warga yang membutuhkan. Inilah bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memenuhi hak dasar masyarakat," kata Nouval, Kamis (30/7/2026).

Ia menambahkan, keberhasilan sebuah pelayanan publik tidak semata diukur dari besarnya birokrasi yang dimiliki, melainkan dari kemampuan pemerintah menjangkau masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan memperoleh layanan kesehatan.

Kata Nouval, pendekatan seperti yang diterapkan melalui Home Care patut dijadikan inspirasi bagi pemerintah daerah lain dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Senada dengan itu, Koordinator Nasional Bareng Rakyat Bidang Pengorganisiran, Svara Gerwaniandira, menegaskan bahwa pelayanan publik harus menjadi instrumen untuk mewujudkan keadilan sosial. 

Baca Juga: Homecare Jemput Warga Rentan, Pemkab Jember Perkuat Pelayanan hingga Pelosok

Negara, menurutnya, memiliki tanggung jawab untuk memastikan kelompok masyarakat yang paling rentan mendapatkan akses terhadap pelayanan dasar, termasuk kesehatan.

"Legitimasi negara tidak hanya dibangun melalui regulasi, tetapi juga melalui kemampuan menghadirkan pelayanan ketika masyarakat membutuhkannya. Home Care membuktikan bahwa pelayanan publik dapat keluar dari batas-batas birokrasi dan hadir langsung di ruang hidup masyarakat," kata Svara.

Meski memberikan apresiasi, Bareng Rakyat juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan program tersebut. 

Organisasi tersebut menilai kualitas pelayanan, ketersediaan tenaga kesehatan, keberlanjutan pembiayaan, hingga sistem rujukan harus terus diperkuat agar manfaat Program Home Care dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Baca Juga: Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif, Pemkab Jember Raih Penghargaan Nasional

"Kami mendukung setiap kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Namun, implementasinya tetap harus dikawal agar pelayanan yang diberikan benar-benar berkualitas dan berkelanjutan, bukan sekadar menjadi slogan," tegas Svara.

Sebagai organisasi yang bergerak di bidang pengorganisasian masyarakat, pendidikan politik, dan advokasi kebijakan publik, Bareng Rakyat menyatakan akan terus mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada keadilan sosial.

Selain itu, juga siap mengawal pemenuhan hak-hak dasar masyarakat melalui berbagai program pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan warga. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

103 Orang dari KM Virgo Transport 8 Telah Dievakuasi, 140 Masih Dicari

Sebanyak 16 orang dievakuasi ke TB Mauhaw IX. Dari jumlah tersebut, 15 orang dinyatakan selamat, sedangkan satu orang meninggal dunia.

Ajakan Eri Lawan Jukir Liar Dapat Kritik Warga, Kalau Bentrok Siapa Tanggung Jawab?

Faris khawatir gesekan yang awalnya hanya persoalan metode pembayaran justru berkembang menjadi konflik fisik.

Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 Berdatangan ke Posko, Cari Nama di Manifes

Mereka datang untuk memastikan keberadaan anggota keluarga yang diduga berada di dalam kapal saat hilang kontak.

Lhuk, Pria Bertato di TikTok Ini Tantang Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi 

"Tak tantang sama saya, tak kumpulkan data pitrad. Berani gak? Arek-arek posting gak direken kok ngomong penertiban sing duwek rong ewu. Opo kon iku," ujarnya.

Ditanya Peluang Eri Cahyadi, Ketua Golkar Jatim Malah Spil Nama Blegur untuk Pilgub 2029

Ali Mufthi justru memperluas daftar figur yang dinilainya memiliki peluang, yakni Wakil Ketua DPRD Jatim Blegur Prijanggono.

KONI Sidoarjo Mulai Babak Baru, Fokus Persiapan Porprov 2027

"Maka mulai hari ini tidak boleh lagi ada persoalan seperti KONI yang kemarin,” kata Subandi.