Kamis, 30 Jul 2026 23:11 WIB

PDS Latih Ulang 104 Personel Satpam di Lingkungan Pelabuhan Kalimantan

Pelatihan Satpam Pelindo Daya Sejahtera (PDS). (Dok. PDS for selalu.id).
Pelatihan Satpam Pelindo Daya Sejahtera (PDS). (Dok. PDS for selalu.id).

selalu.id - PT Pelindo Daya Sejahtera (PDS) Regional Kalimantan menyelenggarakan pelatihan pembaruan kompetensi (refresh training) bagi 104 personel satuan pengamanan.

Pelatihan ini yakni untuk meningkatkan kualitas pengawalan dan pelayanan di kawasan operasional pelabuhan. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 29–30 Juli 2026, di Banjarmasin.

Baca Juga: Terapkan Kontrak Digital Pegawai, Pelindo Daya Sejahtera jadi Rujukan Emas UBS

Pelatihan ini juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan menjawab dinamika tugas keamanan yang tidak hanya menuntut kesiapsiagaan fisik, tetapi juga kemampuan komunikasi, pemahaman prosedur penanganan darurat, dan standar pelayanan prima kepada pengguna jasa. 

Kegiatan didukung melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Subregional Kalimantan.

Penyelenggaraan menghadirkan narasumber dari Direktorat Binmas Polda Kalimantan Selatan serta Business and Communication Training Institute (BCTI) Hasnur Center. 

Materi yang disampaikan meliputi profesi, tugas pokok, fungsi, kewenangan satuan pengamanan, penanganan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP), prosedur penangkapan dan penggeledahan sesuai aturan, hingga pelayanan prima (Service Excellence).

Baca Juga: Melihat Keterampilan Kelompok Usaha Jahit Surabaya Sulap Seragam Bekas PDS jadi Dompet

Selain teori, peserta juga mengikuti praktik lapangan seperti Peraturan Baris Berbaris (PBB), bela diri, dan penggunaan alat perlindungan diri berupa tongkat keamanan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan Bet Lengan Safety Agent kepada perwakilan personel. Penandaan ini menjadi simbol komitmen agar petugas keamanan sekaligus berperan sebagai agen pembudayaan keselamatan kerja di lingkungan pelabuhan.

Direktur PT Pelindo Daya Sejahtera, Sumargo menegaskan bahwa peningkatan kemampuan sumber daya manusia adalah investasi utama menjaga standar keamanan dan pelayanan.

Baca Juga: Idul Adha 2026, PDS Distribusikan Hewan Kurban ke Enam Provinsi

"Kompetensi harus terus diperbarui seiring kebutuhan lapangan. Kami pastikan setiap personel memiliki bekal lengkap, mulai teknis tugas, pelayanan kepada pengguna jasa, hingga kepedulian keselamatan, agar dapat bekerja secara profesional, humanis, sigap, dan berintegritas," katanya, Kamis (30/7/2026).

PDS menargetkan hasil pelatihan ini menciptakan lingkungan pelabuhan yang aman, tertib, dan mendukung kelancaran aktivitas logistik serta dunia usaha yang bergantung pada layanan kepelabuhanan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Aksi Damai Wartawan-Jurnalis di Nganjuk Sikapi Istilah Londo Ireng

Selain melakukan orasi, mereka melakukan tabur bunga di atas ID Pers yang mereka kumpulkan di depan massa aksi.

Soal Polemik Pajak, Manajemen Rumah Makan AG Ny Suharti Surabaya Tegaskan Kooperatif

Manajemen berharap proses pemeriksaan berjalan secara objektif, transparan, dan menghasilkan kejelasan berdasarkan data yang dimiliki kedua belah pihak.

Sepanjang 2023–2026, Polrestabes Surabaya Selesaikan 469 Perkara Narkoba Lewat Restorative Justice

Selain menerapkan RJ, Satres Narkoba Polrestabes Surabaya juga memusnahkan barang bukti narkotika dari perkara yang ditangani melalui mekanisme tersebut.

Puluhan Korban Investasi Bodong Meow Wadul ke DPRD Surabaya, Rugi hingga Miliaran Rupiah

DPRD Surabaya meminta kedua belah pihak perlu mengedepankan iktikad baik agar persoalan tidak berkembang menjadi sengketa hukum yang lebih luas.

Dibatalkan Mendadak, 500 Warga Surabaya Barat Gigit Jari soal Sertifikat Tanah Gratis

Padahal, sosialisasi program tersebut telah dilakukan dan kuota penerima telah ditetapkan. Kini harapan warga pun pupus.

Ubah Paradigma Kesehatan, Program Home Care Jember Dinilai Layak jadi Percontohan Nasional

Menurut Nouval, Program Home Care telah mengubah paradigma pelayanan kesehatan dari sistem pasif menjadi pelayanan yang proaktif.