Selasa, 16 Jun 2026 01:49 WIB

Banteng Kalcer Diluncurkan, Cara Baru PDIP Surabaya Dekati Gen Z

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 15 Jun 2026 17:43 WIB
DPC PDIP Surabaya saat meluncurkan program Banteng Kalcer. (Dok. PDIP Surabaya).
DPC PDIP Surabaya saat meluncurkan program Banteng Kalcer. (Dok. PDIP Surabaya).

selalu.id - DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya terus berupaya menghadirkan pendekatan baru dalam membangun kedekatan dengan generasi muda. 

Bertepatan dengan rangkaian peringatan Bulan Bung Karno, DPC PDIP Surabaya resmi meluncurkan program Banteng Kalcer.

Baca Juga: Mahasiswa hingga Dosen Surabaya Minta Militer Kembali ke Barak, HAM juga Disorot

Peluncuran program tersebut dilakukan langsung oleh Ketua DPC PDIP Surabaya sekaligus Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji atau Cak Ji di Kantor DPC PDIP Surabaya. 

Peresmian ditandai dengan penyematan kaus Banteng Kalcer kepada perwakilan generasi muda yang hadir dalam kegiatan tersebut. 

Momentum peluncuran berlangsung di sela-sela kegiatan Gowes Kelana Bung Karno yang diikuti sekitar 2.000 peserta dari berbagai kalangan.

Acara berlangsung meriah dengan hiburan musik yang dipandu DJ profesional. Para peserta, khususnya kalangan Gen Z, tampak menikmati suasana santai dan penuh kebersamaan yang dikemas jauh dari kesan formal.

Dalam sambutannya, Cak Ji menegaskan bahwa semangat Bung Karno harus terus diwariskan kepada generasi muda Surabaya. 

Menurutnya, Bung Karno bukan hanya Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga sosok yang lahir dan tumbuh sebagai arek Surabaya.

“Bung Karno itu arek Surabaya. Itu yang harus diingat oleh semua warga Kota Surabaya. Pagi hari ini kita juga telah meresmikan Banteng Kalcer yang ada di kantor DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya. Ini bagian dari upaya agar PDI Perjuangan tetap eksis di Kota Surabaya, tetap bergotong royong dan terus hadir di tengah masyarakat,” jelasnya.

Cak Ji menegaskan bahwa kekuatan partai tidak hanya dibangun melalui struktur organisasi, tetapi juga melalui kerja nyata yang dirasakan masyarakat.

“Makanya kita harus berbuat, terus berbuat, terus berbuat. Tidak mengenal lelah, tidak mengenal capek. Yang penting perbuatan kita baik, maka akan selalu diingat oleh warga Kota Surabaya,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda dan Olahraga DPC PDIP Surabaya, Khusnul Khotimah menjelaskan bahwa Banteng Kalcer lahir dari kebutuhan menghadirkan ruang yang lebih dekat dengan karakter generasi muda saat ini.

Baca Juga: Komitmen HGI dalam Majukan Domino Lewat Piala Wali Kota Surabaya

Menurut Khusnul, masih banyak anak muda yang memandang politik sebagai sesuatu yang serius, kaku, dan jauh dari kehidupan sehari-hari. Karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih relevan dengan dunia mereka.

“Banteng Kalcer ini menjadi ruang bagi anak-anak muda untuk berkumpul, berjejaring, sekaligus mengenal dunia politik dengan suasana yang lebih nyaman dan terbuka. Politik tidak harus selalu dibicarakan dalam forum formal, tetapi juga bisa hadir melalui aktivitas yang dekat dengan keseharian mereka,” katanya.

Khusnul menambahkan, program tersebut akan menghadirkan berbagai kegiatan yang sesuai dengan minat generasi muda, mulai dari olahraga bersama, diskusi santai, kegiatan sosial, hingga kolaborasi kreatif dengan berbagai komunitas.

Salah satu kegiatan yang telah mendapat respons positif adalah aktivitas olahraga bersama seperti running dan kegiatan komunitas lainnya yang saat ini menjadi tren di kalangan anak muda.

“Anak muda memiliki energi, ide, dan kreativitas yang luar biasa. Tinggal bagaimana kita membuka ruang agar mereka bisa berkontribusi, menyampaikan gagasan, dan merasa menjadi bagian dari gerakan bersama,” paparnya.

Khusnul menegaskan bahwa Banteng Kalcer tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga ruang untuk membangun kepedulian sosial dan meningkatkan partisipasi generasi muda dalam pembangunan daerah.

Baca Juga: DPRD Surabaya Bakal Bawa Tuntutan Mahasiswa ke Pusat

Politik sejatinya bukan hanya berbicara tentang kekuasaan dan pemilu, tetapi juga tentang bagaimana menghadirkan solusi bagi persoalan masyarakat.

“Melalui Banteng Kalcer, kami ingin menunjukkan bahwa politik bisa dekat dengan anak muda, bisa menyenangkan, dan bisa menjadi ruang untuk berkontribusi. Harapannya, semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam kegiatan sosial, kepemudaan, dan demokrasi secara positif,” jelasnya.

Peluncuran Banteng Kalcer pada Bulan Bung Karno dinilai menjadi simbol upaya PDIP Surabaya menghubungkan nilai-nilai perjuangan Bung Karno dengan semangat generasi masa kini. 

Di tengah perkembangan era digital dan perubahan pola komunikasi anak muda, pendekatan yang lebih kreatif, kolaboratif, dan kekinian dinilai menjadi kunci untuk membangun keterlibatan generasi muda dalam kehidupan politik dan sosial.

Dengan antusiasme ribuan peserta yang hadir dalam Gowes Kelana Bung Karno serta tingginya partisipasi kalangan Gen Z dalam peluncuran Banteng Kalcer

Program ini diharapkan menjadi ruang baru yang mampu menjembatani dunia politik dengan generasi muda Surabaya secara lebih inklusif, segar, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pura-pura Beli Alat Tulis, Pasutri di Mojokerto Bawa Kabur Motor Vario

Pencurian ini telah dilaporkan ke polisi, dan saat ini tengah dilakukan serangkaian penyelidikan lebih lanjut.

PORKAB Sidoarjo 2026 Resmi Dibuka, Begini Pesan Khusus Wabup Mimik

Mimik menegaskan pentingnya pembinaan berkelanjutan terhadap atlet-atlet potensial agar prestasi olahraga Sidoarjo terus meningkat.

Ini Isi Tuntutan Mahasiswa saat Demo di DPRD Surabaya

Mahasiswa juga meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penggunaan APBN dan menekan pemborosan belanja negara.

Desak Evaluasi Program MBG, Ratusan Mahasiswa Gelar Demonstrasi di Gedung DPRD Surabaya

Dalam aksinya, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan terkait kebijakan nasional, mulai dari harga BBM hingga tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hindari Tengah Kota Surabaya, Ada Demo Depan Grahadi Hari Ini

Ikhsan berharap demonstrasi tersebut dapat meningkatkan kepedulian publik terhadap berbagai persoalan sosial dan ekonomi yang sedang terjadi.

Kabar Gembira, Program Bayi Tabung Kini Hadir di Mojokerto

Kehadiran layanan tersebut diharapkan dapat permudah akses masyarakat terhadap teknologi reproduksi modern sekaligus mendukung pemerataan layanan kesehatan.