Kamis, 17 Sep 2026 23:57 WIB

Pertalite Jadi Andalan Warga saat Pertamax Naik, DPRD Surabaya Minta Stok Dijaga

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 12 Jun 2026 19:07 WIB
SPBU Dipenogoro Surabaya. (Foto: Ade/selalu.id).
SPBU Dipenogoro Surabaya. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran akan meningkatnya ketergantungan masyarakat terhadap BBM bersubsidi.

Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri meminta Pertamina dan pengelola SPBU memastikan stok BBM subsidi tetap aman agar tidak terjadi kelangkaan di lapangan.

Baca Juga: Bupati Fawait Pastikan Pasokan BBM di Jember Aman dan Bakal Ditambah

Pertamina Patra Niaga sebelumnya mengumumkan penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang berlaku mulai 10 Juni 2026. Harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, sementara Pertamax Green 95 meningkat dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Sedangkan harga BBM nonsubsidi lainnya tidak mengalami perubahan. Pertamax Turbo tetap dijual Rp20.750 per liter, Dexlite Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp24.800 per liter.

Menanggapi kebijakan tersebut, Syaifuddin Zuhri mengaku khawatir dampaknya akan dirasakan masyarakat, terutama kelompok menengah yang selama ini menggunakan BBM nonsubsidi.

Menurut legislator yang akrab disapa Kaji Ipuk ini, kenaikan harga berpotensi mendorong sebagian masyarakat beralih ke BBM subsidi. Karena itu, ia meminta depo Pertamina maupun SPBU di Surabaya mulai mengantisipasi lonjakan kebutuhan.

“Jangan sampai di SPBU nanti BBM subsidi kosong. Masyarakat tetap membutuhkan kendaraan untuk bekerja dan beraktivitas. Kalau stok habis, mereka terpaksa membeli BBM nonsubsidi yang sekarang harganya jauh lebih mahal,” jelasnya, Jumat (12/6/2026).

Baca Juga: Update Harga BBM Pertamina per 17 Agustus 2026: Dari Pertamax, Pertalite hingga Solar

Selain menjamin ketersediaan stok, Kaji Ipuk juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas BBM yang beredar di masyarakat.

Ia tidak ingin persoalan kendaraan brebet yang sempat dikeluhkan warga Surabaya beberapa waktu lalu kembali terjadi.

Menurutnya, gangguan kualitas BBM dapat berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat karena kendaraan menjadi sarana utama untuk bekerja dan menjalankan usaha.

“Bengkel waktu itu penuh. Keluhannya hampir sama, motor brebet. Akibatnya banyak warga terganggu aktivitas dan pekerjaannya,” katanya

Baca Juga: Harga BBM Naik, Pemkot Surabaya Jual Semua Mobil Operasional

Kaji Ipuk menegaskan DPRD Surabaya tidak menutup kemungkinan melakukan pemantauan langsung ke depo Pertamina maupun sejumlah SPBU untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar.

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan stok BBM subsidi tetap tersedia dan kualitas bahan bakar yang diterima masyarakat tetap terjaga di tengah kenaikan harga BBM nonsubsidi.

“Ini agar semuanya berjalan baik, stok tidak sampai kosong dan kualitas BBM tetap terjaga,” pungkas dia.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Surabaya Panaskan Mesin Atlet Menuju Porprov Jatim 2027 Lewat SRC

Penyelenggaraan SRC merupakan bagian dari komitmen Pemkot Surabaya bersama KONI untuk memastikan atlet tetap memiliki ruang bertanding dan kembangkan prestasi.

Dinkopumdag Surabaya Tegaskan Lapak SWK Gratis, Ada Praktik Sewa Ilegal Laporkan

Dinkopumdag Surabaya meminta masyarakat atau pihak yang dirugikan segera melapor jika memiliki bukti transaksi jual beli maupun sewa-menyewa lapak.

PMII Sidoarjo Bongkar Catatan RAPBD Perubahan 2026, Minta Pengesahan Ditunda

Ketua Umum PC PMII Sidoarjo, Muchammad Alfien Ananta mengatakan surat terbuka itu merupakan hasil kajian yang dilakukan selama kurang lebih lima bulan.

Bukan Cuma Kebersihan, Ini 4 Pilar dan Bobot Penilaian Lomba Kampung Pancasila Surabaya

Koordinator penilaian, Maria, mengatakan pembagian bobot itu menjadi dasar dalam menentukan kampung yang dinilai memenuhi berbagai aspek kehidupan bermasyakat.

AAI Gelar Munaslub dan Dialog Terbuka soal Masa Depan Advokat

Persoalan ini diamini oleh Dr. Grees Selly. Ia memaparkan saat ini terdapat lebih dari 50 organisasi advokat dengan standar yang berbeda-beda di Indonesia.

Momen 425 Pendonor Darah Surabaya Terima Penghargaan Spesial di HUT ke-81 PMI

Apresiasi tersebut diberikan atas konsistensi mereka yang tercatat sudah mendonorkan darahnya sebanyak 50 kali di PMI Kota Surabaya.