Rabu, 28 Okt 2026 04:08 WIB

Hadirkan Layanan Dokter Keluarga Gratis, Pemkab Jember Resmikan Program Home Care

Bupati Jember Muhammad Fawait saat meresmikan program Home Care. (Foto: Nurul/selalu.id).
Bupati Jember Muhammad Fawait saat meresmikan program Home Care. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember resmi meluncurkan Program Home Care sebagai inovasi layanan kesehatan berbasis kunjungan ke rumah bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu. 

Peresmian program tersebut dipusatkan di Puskesmas Sumberbaru, Jumat (24/7/2026), dan dihadiri Wakil Menteri Kesehatan dr. Benyamin Paulus Octavianus, Wakil Kepala BP Taskin Iwan Sumule, Anggota DPR RI Kawendra Lukistian, serta Bupati Jember Muhammad Fawait.

Baca Juga: Kunjungi MPP Jember, MenPAN-RB Puji Langkah Strategis Integrasi 279 Layanan Publik

Peluncuran ditandai dengan pelepasan armada mobil Home Care yang akan digunakan tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan program Home Care merupakan langkah lanjutan setelah keberhasilan pelaksanaan Universal Health Coverage (UHC) prioritas yang menjamin layanan kesehatan gratis bagi warga Jember.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya ingin memastikan biaya pengobatan dapat ditanggung, tetapi juga menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat yang kesulitan datang ke fasilitas kesehatan karena berbagai keterbatasan.

"Saya masih ingat pesan Ibu saya saat awal dilantik menjadi bupati. Beliau mengatakan, jika ada warga yang kesulitan melahirkan atau tidak bisa berobat, maka yang berdosa adalah bupatinya. Pesan itu selalu saya pegang dalam menjalankan amanah," ungkap Fawait.

Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat, terutama kelompok yang kurang mampu.

Sejak memimpin Kabupaten Jember, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini mengatakan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama. 

Baca Juga: Operasi Patuh Semeru 2026, Polisi Bagikan Cokelat untuk Pengendara di Jember

Karena itu, pada awal masa kepemimpinannya, Pemkab Jember meluncurkan program UHC Prioritas yang mulai berjalan sejak 1 April 2025.

Meski demikian, evaluasi di lapangan menunjukkan masih banyak warga miskin yang enggan menjalani perawatan di rumah sakit karena khawatir kehilangan penghasilan atau tidak ada yang menjaga keluarga di rumah.

"Karena itulah kami menghadirkan Program Home Care. Kami ingin masyarakat miskin juga merasakan pelayanan kesehatan terbaik. Dokter keluarga bukan hanya hak orang mampu, tetapi juga hak masyarakat yang kurang mampu," tegasnya.

"Program ini sangat menyentuh kebutuhan masyarakat. Gagasan bahwa warga kurang mampu juga berhak memiliki dokter keluarga adalah sesuatu yang sangat baik. Saya melihat program ini layak menjadi pilot project bagi daerah lain di Indonesia," tambah Gus Fawait.

Baca Juga: Bupati Fawait Minta Koni Jember Targetkan Kebangkitan Prestasi di Porprov Jatim 2027

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan dr. Benyamin Paulus Octavianus memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Ia mengaku telah lama mengenal Bupati Muhammad Fawait dan menilai peluncuran Program Home Care sebagai bukti kepedulian kepala daerah terhadap kebutuhan masyarakat.

"Saya mengenal Gus Fawait sudah sekitar 18 tahun. Dua hari lalu beliau menghubungi saya dan mengundang hadir untuk meresmikan program ini. Beliau memang bukan dokter, tetapi memiliki gagasan yang luar biasa untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi inovasi ini," kata Benyamin. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Waspada Cuaca Ekstrem di Nganjuk Beberapa Hari ke Depan, Ini Imbauan BMKG

Waspadai bencana susulan, mulai dari pohon tumbang, banjir genangan di kawasan perkotaan, hingga ancaman tanah longsor.

Jomblo Merapat, Ini Tips Bahagia dari Psikolog

Banyaknya pasangan di suatu area ternyata tak berdampak langsung pada kebahagiaan warga lajang. Kepuasan hidup mereka relatif stabil.

PLTS Terapung Terbesar ke-2 RI di Malang Siap Aliri Listrik Akhir 2026

Percepatan ini menjadi komitmen PLN NP dalam memperkuat bauran energi baru terbarukan (EBT) dan mengawal transisi energi nasional.

Viral BPJS Kesehatan Dikabarkan Mau Dihapus, Ini Faktanya

BPJS Kesehatan meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh spekulasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Mitsubishi Pajero Rilis SUV Terbaru, Intip Kecagihan dan Harganya

Diproduksi langsung di fasilitas Mitsubishi Motors Laem Chabang, Provinsi Chonburi, Thailand menawarkan Pajero terbaru dalam tiga pilihan varian.

Pengelola Pasar Tanjungsari Surabaya Minta Pemkot Tak Tebang Pilih Terapkan Perda

Proses distribusi komoditas dari berbagai wilayah dinilai tidak selalu bisa menyesuaikan ketentuan waktu yang berlaku.