Jumat, 11 Sep 2026 03:48 WIB

Hadirkan Layanan Dokter Keluarga Gratis, Pemkab Jember Resmikan Program Home Care

Bupati Jember Muhammad Fawait saat meresmikan program Home Care. (Foto: Nurul/selalu.id).
Bupati Jember Muhammad Fawait saat meresmikan program Home Care. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember resmi meluncurkan Program Home Care sebagai inovasi layanan kesehatan berbasis kunjungan ke rumah bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu. 

Peresmian program tersebut dipusatkan di Puskesmas Sumberbaru, Jumat (24/7/2026), dan dihadiri Wakil Menteri Kesehatan dr. Benyamin Paulus Octavianus, Wakil Kepala BP Taskin Iwan Sumule, Anggota DPR RI Kawendra Lukistian, serta Bupati Jember Muhammad Fawait.

Baca Juga: Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif, Pemkab Jember Raih Penghargaan Nasional

Peluncuran ditandai dengan pelepasan armada mobil Home Care yang akan digunakan tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan program Home Care merupakan langkah lanjutan setelah keberhasilan pelaksanaan Universal Health Coverage (UHC) prioritas yang menjamin layanan kesehatan gratis bagi warga Jember.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya ingin memastikan biaya pengobatan dapat ditanggung, tetapi juga menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat yang kesulitan datang ke fasilitas kesehatan karena berbagai keterbatasan.

"Saya masih ingat pesan Ibu saya saat awal dilantik menjadi bupati. Beliau mengatakan, jika ada warga yang kesulitan melahirkan atau tidak bisa berobat, maka yang berdosa adalah bupatinya. Pesan itu selalu saya pegang dalam menjalankan amanah," ungkap Fawait.

Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat, terutama kelompok yang kurang mampu.

Sejak memimpin Kabupaten Jember, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini mengatakan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama. 

Baca Juga: Pembahasan KUA-PPAS 2027 Rampung, Pemkab Jember dan DPRD Sepakati Target Pendapatan Rp4,5 Triliun

Karena itu, pada awal masa kepemimpinannya, Pemkab Jember meluncurkan program UHC Prioritas yang mulai berjalan sejak 1 April 2025.

Meski demikian, evaluasi di lapangan menunjukkan masih banyak warga miskin yang enggan menjalani perawatan di rumah sakit karena khawatir kehilangan penghasilan atau tidak ada yang menjaga keluarga di rumah.

"Karena itulah kami menghadirkan Program Home Care. Kami ingin masyarakat miskin juga merasakan pelayanan kesehatan terbaik. Dokter keluarga bukan hanya hak orang mampu, tetapi juga hak masyarakat yang kurang mampu," tegasnya.

"Program ini sangat menyentuh kebutuhan masyarakat. Gagasan bahwa warga kurang mampu juga berhak memiliki dokter keluarga adalah sesuatu yang sangat baik. Saya melihat program ini layak menjadi pilot project bagi daerah lain di Indonesia," tambah Gus Fawait.

Baca Juga: Kabar Baik! 8.190 PPPK Paruh Waktu Jember Diperpanjang, Siap Dialihkan jadi Penuh Waktu

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan dr. Benyamin Paulus Octavianus memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Ia mengaku telah lama mengenal Bupati Muhammad Fawait dan menilai peluncuran Program Home Care sebagai bukti kepedulian kepala daerah terhadap kebutuhan masyarakat.

"Saya mengenal Gus Fawait sudah sekitar 18 tahun. Dua hari lalu beliau menghubungi saya dan mengundang hadir untuk meresmikan program ini. Beliau memang bukan dokter, tetapi memiliki gagasan yang luar biasa untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi inovasi ini," kata Benyamin. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jelang Laga Panas Persela Vs Persis Solo, Polisi Amankan Puluhan Miras

Dalam operasi cipta kondisi itu, Polsek Deket Lamongan juga mengamankan pemilik warung yakni Sukarjo (38), warga Dusun Pucuk, Desa Srirande, Kecamatan Deket.

Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Rp124 Miliar di Lakarsantri, Siap Dongkrak Ekonomi Warga

Lahan yang berhasil diamankan tersebut mencakup sejumlah fasilitas publik, yakni Taman Hutan Raya (Tahura) Jeruk, Puskesmas, dan Waduk Jeruk.

Kabar Gembira, Pemkab Sidoarjo Siapkan Diskon PBB 75 Persen bagi ASN Pensiun

Bupati Sidoarjo Subandi berpesan agar purna tugas tidak menyurutkan semangat para ASN untuk terus menebar kebermanfaatan di tengah masyarakat.

Pemkot Mojokerto Minta Perusahaan Sadar dalam Lindungi Pekerja Lewat Jamsostek

Langkah ini diharapkan mampu membuat para pelaku usaha demi memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja di Kota Mojokerto.

Sesar Aktif Ancam Surabaya, Pemkot Minta BPBD Siapkan Skenario Evakuasi Warga saat Gempa

Selain penguatan sosialisasi di akar rumput, Pemkot Surabaya juga mulai mengkaji rencana pengadaan dan pemasangan alat sensor deteksi aktivitas seismik.

Fraksi Demokrat Absen Massal di Paripurna DPRD Jatim saat Emil Dardak Dampingi Khofifah

Sikap absennya Fraksi Demokrat ini sangat disayangkan mengingat Paripurna ini sangat krusial bagi hajat hidup warga Jawa Timur.