Rabu, 04 Nov 2026 04:48 WIB

Heboh, Seorang Anggota DPRD Surabaya Diduga Asik Ngegim saat Rapat Paripurna

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 27 Jul 2026 18:16 WIB
Penampakan seorang anggota DPRD Surabaya diduga asik main gim saat rapat Paripurna. (Foto: Ade/selalu.id).
Penampakan seorang anggota DPRD Surabaya diduga asik main gim saat rapat Paripurna. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Seorang anggota DPRD Surabaya terpantau diduga sedang asik main gim saat rapat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 dalam paripurna, Senin (27/7/2026).

Pantauan selalu.id, rapat yang dimulai sejak pukul 14.00 WIB itu dihadiri 34 anggota dewan dari 50 anggota dewan, sementara sisanya tidak hadir.

Baca Juga: Polemik Jam Operasional Pasar Tanjungsari, DPRD Surabaya: Kalau Perlu Perdanya Diubah!

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah.

Dalam Rapat Paripurna yang digelar di lantai 3, itu terlihat salah satu anggota DPRD Surabaya berinisial S dari fraksi PDI Perjuangan diduga tengah asik bermain gim di ponselnya di tengah jalannya sidang penting, yang diduga merupakan gim susun balok atau tetris.

Bahkan, anggota dewan itu diduga terus melanjutkan permainannya hingga Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mengetuk palu tanda berakhirnya rapat paripurna.

Saat selalu.id mencoba mengkonfirmasi anggota dewan yang diduga main gim itu, hingga kini belum merespon.

Baca Juga: Nenek yang Dirampok Itu Tetangga Wakil Ketua DPRD Surabaya, Minta Pelaku Segera Ditangkap

Perlu diketahui, Rapat Paripurna terkait Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 setelah mendapat persetujuan DPRD, Pemkot Surabaya akan menyampaikan hasil pembahasan tersebut kepada Gubernur Jawa Timur untuk dievaluasi sebelum masuk ke tahapan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2026. 

Pembahasan anggaran berikutnya diperkirakan akan diwarnai penentuan skala prioritas pembangunan di tengah keterbatasan ruang fiskal daerah. 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan hasil persetujuan DPRD akan segera dikirimkan kepada gubernur paling lambat tiga hari setelah paripurna. 

Baca Juga: Nenek Penjual Rujak di Surabaya jadi Korban Perampokan Sadis, Emas 30 Gram Raib

Setelah proses evaluasi selesai, pemerintah kota dapat melanjutkan pembahasan perubahan anggaran. 

"Tadi sudah disetujui. Maka ini akan kita sampaikan ke Gubernur dalam waktu tiga hari selambat-lambatnya. Setelah itu kita bisa langsung melakukan pembahasan jika ada perubahan anggaran keuangan (PAK)," kata Eri.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Gila! Listyo Sigit dkk Sadap Presiden Prabowo hingga Media Sejak 2025

Nomor-nomor yang disadap dimasukan ke dalam sistem tanpa verifikasi. Pada Oktober 2026 tersangka diduga memerintahkan menghapus file penyadapan tersebut.

Presiden Prabowo Diduga Disadap, Ini Komentar PDIP untuk Polri

Menurut Hasto, pengungkapan kasus penyadapan ilegal harus menjadi pintu masuk untuk membongkar kemungkinan adanya praktik-praktik serupa.

Eks Kapolri Listyo Sigit hingga Ahrie Sonta jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden

Diketahui, ketiga jenderal polisi tersebut tak tanya menyadap Presiden Prabowo Subianto, tapi juga menyadap sejumlah pejabat, politisi, media hingga LSM.

Kabar Gembira Warga Probolinggo, Gubernur Jatim Khofifah Gelontorkan Bantuan Rp19,6 M

Dalam momen itu, ‎Khofifah mengatakan bahwa bantuan tersebut mencakup bidang perumahan, ekonomi, kesehatan, pendidikan hingga infrastruktur.

Razia Toko Kelontong di Nganjuk, Petugas Sita 7.540 Batang Rokok Ilegal

David mewanti-wanti seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha agar tidak nekat terlibat dalam rantai distribusi barang ilegal tersebut.

Soal Kabar Penangkapan Jenderal Polisi, Ini Dugaan Pelanggarannya

Langkah penindakan senyap ini bergulir hanya berselang satu bulan setelah kepemimpinan Polri diserahterimakan kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.