Jumat, 11 Sep 2026 01:52 WIB

Dini Hari Mencekam di Surabaya, Polisi Gagalkan Bentrok Ratusan Massa Bersenjata

Suasana mencekam saat ratusan massa yang diduga hendak bentrok di Jalan Teuku Umar Surabaya. (Foto: Moris/selalu.id).
Suasana mencekam saat ratusan massa yang diduga hendak bentrok di Jalan Teuku Umar Surabaya. (Foto: Moris/selalu.id).

selalu.id - Jalan Teuku Umar, Surabaya mencekam, Senin (27/7/2026) dini hari, setelah ratusan orang mendatangi kawasan tersebut, yang disebut-sebut hendak meluruk markas salah satu organisasi masyarakat (ormas).

Massa itu disebut berasal dari salah satu perguruan silat. Di tengah ketegangan itu, polisi langsung mengamankan lokasi dan menghadang massa.

Baca Juga: Sesar Aktif Ancam Surabaya, Pemkot Minta BPBD Siapkan Skenario Evakuasi Warga saat Gempa

Sekitar pukul 01.16 WIB, massa terpantau datang secara bergerombol dengan mengendarai sepeda motor. 

Sejumlah orang tampak membawa benda yang diduga senjata tajam, sementara suara gesekan besi dengan aspal terdengar saat mereka melintas.

Aksi tersebut diduga berkaitan dengan bentrokan yang sebelumnya terjadi di depan Kelab Malam AmbYar di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya pada Sabtu (25/7/2026) dini hari. 

Dalam insiden itu, dua petugas valet dilaporkan mengalami luka akibat senjata tajam.

Massa kemudian memenuhi kawasan Jalan Pandegiling dan berupaya masuk ke Jalan Teuku Umar. Namun, pergerakan mereka berhasil dihentikan petugas gabungan yang telah berjaga di lokasi.

Baca Juga: ASUS Hadir di Surabaya, Pamerkan Kecanggihan Laptop Standar Militer

Dalam situasi tersebut, beberapa orang yang mengenakan masker dan hoodie hitam diduga melakukan provokasi. 

Petugas juga mendapati adanya petasan dan benda yang diduga bom molotov yang dilemparkan ke arah personil Dalmas dan Brimob yang membentuk barikade pengamanan.

Sekitar pukul 01.40 WIB, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan turun langsung menemui massa. Ia menegaskan bahwa penanganan kasus bentrokan sebelumnya sedang diproses sesuai ketentuan hukum.

"Maunya bagaimana? Semuanya sekarang berproses," kata Luthfie di hadapan massa.

Baca Juga: Jukir Liar yang Keroyok Pengendara Mobil di Surabaya Diamankan, Ini Tampangnya

Karena massa tidak segera membubarkan diri, Luthfie memerintahkan jajarannya untuk mengambil tindakan tegas terhadap para provokator.

"Tangkap saja, jangan dipukul," perintah Luthfie kepada anggotanya.

Setelah aparat bergerak, massa yang didominasi pemuda berlarian meninggalkan lokasi menuju kawasan Pasar Kembang. Situasi di Jalan Teuku Umar berangsur kondusif sekitar pukul 02.15 WIB.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jelang Laga Panas Persela Vs Persis Solo, Polisi Amankan Puluhan Miras

Dalam operasi cipta kondisi itu, Polsek Deket Lamongan juga mengamankan pemilik warung yakni Sukarjo (38), warga Dusun Pucuk, Desa Srirande, Kecamatan Deket.

Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Rp124 Miliar di Lakarsantri, Siap Dongkrak Ekonomi Warga

Lahan yang berhasil diamankan tersebut mencakup sejumlah fasilitas publik, yakni Taman Hutan Raya (Tahura) Jeruk, Puskesmas, dan Waduk Jeruk.

Kabar Gembira, Pemkab Sidoarjo Siapkan Diskon PBB 75 Persen bagi ASN Pensiun

Bupati Sidoarjo Subandi berpesan agar purna tugas tidak menyurutkan semangat para ASN untuk terus menebar kebermanfaatan di tengah masyarakat.

Pemkot Mojokerto Minta Perusahaan Sadar dalam Lindungi Pekerja Lewat Jamsostek

Langkah ini diharapkan mampu membuat para pelaku usaha demi memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja di Kota Mojokerto.

Fraksi Demokrat Absen Massal di Paripurna DPRD Jatim saat Emil Dardak Dampingi Khofifah

Sikap absennya Fraksi Demokrat ini sangat disayangkan mengingat Paripurna ini sangat krusial bagi hajat hidup warga Jawa Timur.

Carut-marut Data Desil Surabaya dan Ancaman Ketidakadilan Bansos

Banyaknya aduan tersebut dinilai menjadi bukti nyata bahwa data sosial ekonomi yang ada saat ini belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil warga di lapangan.