Jumat, 18 Sep 2026 19:13 WIB

BEM FEB Unair Bersuara Keras soal Ekonomi RI dan Pilih Tak Demo di Jalanan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 12 Jun 2026 16:17 WIB
BEM FEB Unair Surabaya saat menggelar aksi di halaman kampus. (Dok. BEM FEB Unair).
BEM FEB Unair Surabaya saat menggelar aksi di halaman kampus. (Dok. BEM FEB Unair).

selalu.id - Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (BEM FEB Unair) bersama sejumlah elemen mahasiswa dan masyarakat sipil mendesak pemerintah segera menindaklanjuti tujuh rekomendasi ekonom yang telah disampaikan sejak September 2025.

Desakan itu disampaikan di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap kondisi ekonomi nasional.

Baca Juga: Crane Proyek Roboh di Surabaya, Bikin Listrik Padam dan Jalanan Macet

Kepala Departemen Kajian dan Aksi Strategis BEM FEB Unair, Yeni Mafrukah mengatakan berbagai persoalan ekonomi yang terjadi saat ini membutuhkan respons serius dan berbasis kajian ilmiah.

Menurutnya, gerakan tersebut merupakan bentuk keberpihakan terhadap kondisi bangsa.

“Kami ingin mengajak seluruh nafas-nafas ekonomi yang masih berpihak kepada cita-cita bangsa untuk mendesak pemerintah menindaklanjuti tujuh desakan ahli ekonomi yang sudah disampaikan pada September 2025,” terang Yeni, Jumat (12/6/2026).

Dalam pernyataan sikapnya, mahasiswa menempatkan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai poin utama.

Mereka menilai kebijakan fiskal harus lebih berpihak kepada masyarakat serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.

Selain itu, BEM FEB Unair juga menyoroti pentingnya menjaga independensi, transparansi, dan integritas lembaga negara guna memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan.

Mahasiswa turut meminta pemerintah mengevaluasi berbagai kebijakan yang dinilai berpotensi menghambat ruang tumbuh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pelaku usaha lokal.

Baca Juga: Surabaya Panaskan Mesin Atlet Menuju Porprov Jatim 2027 Lewat SRC

Mereka juga mendorong reformasi regulasi untuk menciptakan kepastian hukum dan iklim investasi yang lebih kondusif.

Poin lainnya mencakup kebijakan pengurangan ketimpangan sosial-ekonomi, penguatan penggunaan data dan riset dalam pengambilan keputusan, serta perbaikan kualitas demokrasi dan tata kelola pemerintahan.

“Kami ingin pemerintah tidak meninggalkan kepakaran. Pergantian pemerintahan saja tidak bisa memperbaiki masalah sistemik. Pemerintah harus tetap memegang teguh kajian akademik,” tegas Yeni.

Berbeda dengan gerakan mahasiswa pada umumnya, penyampaian sikap kali ini tidak dilakukan melalui demonstrasi jalanan. Mahasiswa memilih menyuarakan kritik melalui forum pernyataan sikap sebagai bentuk kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah.

Baca Juga: Dinkopumdag Surabaya Tegaskan Lapak SWK Gratis, Ada Praktik Sewa Ilegal Laporkan

“Diam bukan sebuah keberpihakan. Ketika kita diam, seolah-olah kita setuju dengan kondisi carut-marut perekonomian Indonesia saat ini,” paparnya.

Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan Unair, BEM FEB Universitas Negeri Surabaya (Unesa), serta sejumlah elemen masyarakat sipil.

Meski belum merencanakan aksi lanjutan dalam waktu dekat, mahasiswa membuka peluang melakukan konsolidasi kembali apabila perkembangan situasi ekonomi nasional dinilai semakin mendesak.

Pernyataan sikap tersebut menjadi sorotan karena datang dari kalangan akademisi ekonomi yang secara khusus menyoroti arah kebijakan fiskal, iklim investasi, demokrasi ekonomi, hingga tata kelola pemerintahan di tengah dinamika ekonomi nasional.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Antisipasi Penyakit Zoonosis, DPPP Sidoarjo Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan World Rabies Day 2026, sekaligus sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan hewan.

Bukan Cuma Datang dan Foto, Ini Alur Layanan Home Care Pemkab Jember untuk Pasien

Untung menegaskan, kehadiran petugas di rumah pasien merupakan langkah awal untuk memastikan kondisi warga dapat diketahui secara langsung.

Lahan KAI Belakang Pasar Turi jadi Tempat Sampah Ilegal, Pemkot Surabaya Siapkan Sanksi Tegas

Pemkot Surabaya menemukan adanya indikasi aktivitas pemilahan dan pengelolaan sampah yang diduga melanggar aturan di kawasan tersebut.

Jargas APBN Capai 29 Ribu Sambungan di Sidoarjo, Pemasangan Dipastikan Gratis

Dudung mengatakan pengembangan Jargas merupakan bagian dari program pemerintah yang terus dikawal agar manfaatnya dirasakan langsung masyarakat.

Prof Tjandra Sridjaja Terpilih Aklamasi: Jadikan AAI Rumah Bersama Seluruh Advokat Nusantara!

Penetapan itu dilakukan dalam Sidang Pleno didukung bulat oleh 19 Dewan Pimpinan Cabang dari seluruh Indonesia di Surabaya, Jumat (18/9/2026).

Bikin Heboh! Wulan Guritno Beri Kejutan Ultah dan Pelukan Hangat untuk Ariel NOAH

Kehadiran Wulan mendadak bikin heboh saat ia menyanyikan lagu ulang tahun, mendekat, lalu memberikan pelukan hangat serta ciuman di kedua pipi Ariel.