Jumat, 24 Jul 2026 22:25 WIB

Cita-cita Kuliah Itu Kini Pupus, Kisah Tragis Remaja Surabaya Tewas Dikeroyok

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 09 Jun 2026 19:55 WIB
Thomas Julius Kristianto, semasa hidup. (Dok. Selalu id).
Thomas Julius Kristianto, semasa hidup. (Dok. Selalu id).

selalu.id - Tangis keluarga Thomas Julius Kristianto pecah saat menerima kunjungan Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, Anas Karno, di rumah duka kawasan Manukan Kulon, Kecamatan Tandes.

Di tengah suasana duka, keluarga meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus dugaan pengeroyokan yang merenggut nyawa remaja 18 tahun yang merupakan alumni SMAN 11 Surabaya tersebut.

Baca Juga: Lapak Barang Bekas di Kaliwaron Digerebek, Temukan Kursi Besi Berlogo Pemkot Surabaya

Dengan suara bergetar, tante korban mengaku masih tidak percaya Thomas harus meninggal dunia setelah mengalami luka berat akibat dugaan penganiayaan yang dilakukan sekelompok siswa dari SMA, tempat Thomas pernah menempuh pendidikan.

“Saya minta keadilan untuk Thomas. Saya mohon kasus ini diusut sampai tuntas. Anak yang saya asuh dari kecil harus pergi dengan keadaan seperti ini,” ungkapnya sambil menahan tangis, Selasa (9/6/2026).

Keluarga menceritakan, sebelum kejadian Thomas berpamitan keluar rumah pada Sabtu malam (30/5/2026), untuk membeli paket data internet dan mencari makan.

Namun tak lama kemudian, keluarga mendapat kabar bahwa Thomas ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan dilarikan ke rumah sakit.

Thomas sempat menjalani perawatan intensif sebelum dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya. Namun nyawanya tidak tertolong akibat luka berat yang dideritanya.

“Dokter menyampaikan ada pembengkakan otak akibat benturan benda tumpul. Operasi yang dilakukan tidak berhasil menyelamatkan kondisinya,” katanya.

Menurut keluarga, Thomas dikenal sebagai sosok pendiam dan tidak pernah terlibat masalah.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Penyelesaian Sengkarut Lahan TK ABA Sambikerep: Jangan Korbankan Hak Anak!

Ia juga merupakan penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau kuliah.

“Dia anak baik. Kami tidak pernah mendengar dia punya musuh. Cita-citanya ingin kuliah, tetapi sekarang semuanya sudah tidak ada,” ujar anggota keluarga lainnya.

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, Anas Karno saat mengunjungi rumah duka Thomas, remaja yang tewas dikeroyok. (Dok. DPRD Surabaya).Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, Anas Karno saat mengunjungi rumah duka Thomas, remaja yang tewas dikeroyok. (Dok. DPRD Surabaya).

Mendengar langsung kesaksian keluarga korban, Anas Karno menyampaikan belasungkawa dan meminta aparat kepolisian mengusut kasus tersebut hingga tuntas. Ia menilai keluarga berhak mendapatkan kepastian hukum dan rasa keadilan.

“Ini bukan sekadar kasus kriminal biasa. Ada seorang anak muda yang memiliki masa depan dan cita-cita yang harus terhenti secara tragis. Negara harus hadir memberikan keadilan bagi keluarga korban,” tegasnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Pemkot Segera Isi Direksi Definitif di Perumda dan PD

Anas juga menyoroti maraknya kasus kriminal yang menyebabkan korban jiwa di Surabaya dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, kejadian tersebut harus menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat keamanan masyarakat.

Ia mengapresiasi langkah cepat Polrestabes Surabaya yang telah mengamankan empat tersangka berinisial CJF, AAY, KVRL, dan RU dalam kasus tersebut.

“Tindakan cepat kepolisian setidaknya memberikan ketenangan bagi keluarga yang sedang menuntut keadilan,” ujarnya.

Saat ini, penyidik Polrestabes Surabaya masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap secara menyeluruh peristiwa yang menyebabkan meninggalnya Thomas.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Mobil Hyundai Santa Fe Terbakar di Apartemen Surabaya, Harganya Nyaris Rp1 Miliar

Berdasarkan data kepolisian, mobil hybrid Hyundai Santa Fe itu merupakan milik Hanny Afrilia, warga Rungkut Lor Surabaya.

Penampakan Mobil Hybrid Hyundai Santa Fe yang Terbakar di Apartemen Trillium Surabaya

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun, mobil mewah itu mengalami kerusakan berat akibat terbakar.

Wali Kota Mojokerto Cup Ju-Jitsu 2026 Resmi Dibuka, Cetak Atlet Unggulan hingga Dongkrak Ekonomi

Turnamen ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet bela diri unggulan dari lokal Mojokerto yang siap bersaing di kancah nasional maupun internasional.

Polisi Sebut Mobil yang Terbakar di Apartemen Trillium Surabaya Jenis Hybrid

Akibat terbakarnya mobil jenis hybrid itu, sempat membuat pengunjung apartemen panik bahkan menjadi tontonan pengguna jalan.

DPRD Jatim Sambut Baik Pergub Kelas Jalan, Minta Sosialisasi Digenjot Sebelum Diterapkan

Aturan ini menjadi dasar untuk menentukan jenis dan kapasitas kendaraan yang diperbolehkan melintas di setiap ruas jalan provinsi.

Bupati Jember Resmikan Home Care, 1.200 Nakes Siap Layani Warga Kurang Mampu

Layanan Home Care akan diperkuat sekitar 1.200 tenaga kesehatan yang siap melakukan pemeriksaan kesehatan langsung di rumah pasien.