Rabu, 22 Jul 2026 12:18 WIB

Lowongan Pekerjaan untuk Warga MBR Pada Program Padat Karya Pemkot Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 25 Mar 2022 19:24 WIB
Eri Cahyadi saat berdialog dengan salah satu petani
Eri Cahyadi saat berdialog dengan salah satu petani

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan lahan Bekas Tanah Kas Desa (BTKD) Tambak Wedi seluas 6.000 meter persegi untuk urban farming.

Lahan tersebut disiapkan agar dapat dimanfaatkan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), khususnya warga yang belum bekerja, hal itu bentuk implementasi program padat karya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

"kita canangkan program Padat Karya. Manfaatkan tanah milik pemerintah yang puluhan tahun belum digunakan, kita manfaatkan untuk kepentingan umat," kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Jumat (25/3/2022).

Eri menyampaikan dilahan 6000 meter persegi tersebut, pemkot memanfaatkannya untuk tiga sektor program padat karya, yakni, sektor pertanian, peternakan dan perikanan.

Untuk sektor pertanian, kata Eri, ada penanaman 560 bibit pohon pisang, 525 ribu bibit sayur bayam, 53 ribu bibit sayur kangkung, 150 bibit cabai, 200 bibit terong, 400 bibit bunga kol, 5.320 ketela pohon, dan 45 ribu bibit jagung.

"Untuk sektor perikanan, berupa budidaya 1.200 benih ikan nila dan 600 benih ikan patin melalui kolam bundar. Sedangkan pada sektor peternakan, berupa budidaya maggot,"ujarnya.

Tak hanya itu, Eri mengungkapkan, program padat karya ini salah satunya adalah memanfaatkan semua lahan aset milik pemkot untuk kepentingan warga.

Seperti di BTKD Tambak Wedi yang disiapkan untuk lahan urban farming. Pemkot juga berencana menyiapkan tempat untuk produksi paving dan batu bata ringan yang nantinya dikerjakan oleh MBR.

"Jadi nanti kebutuhan pemkot seperti paving dan bata ringan, maka mengambilnya dari warga. Kita pasang katalog dan ambil dari warga," paparnya.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Eri juga menginginkan agar warga Kota Pahlawan menjadi seorang entrepreneur. Utuk mendukung hal itu, pemkot memastikan juga menyiapkan fasilitas dan kebutuhan bagi warga.

"Warga bisa menjadi entrepreneur yang difasilitasi pemkot. Jadi nanti lahannya tetap punya pemkot, tapi permodalan dan semua sudah menjadi milik masyarakat. Itu yang saya inginkan, jadi aset pemkot ya dibuat untuk menyenangkan warganya," jelasnya.

Di sisi lain, Eri menargetkan program padat karya ini dapat terus menyerap tenaga kerja, khususnya dari keluarga MBR.

Meski begitu, dia berharap, melalui program padat karya yang difasilitasi pemkot, warga juga mau berusaha bersama-sama mengubah nasibnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Kalau hasilnya besar, ya kembalinya ke masyarakat. Makanya kita bersama, tidak hanya menadah, tapi kita mengerjakan. Semoga program padat karya ini bisa memberikan kebahagiaan bagi warga Surabaya," harapnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti menambahkan, dari total luas lahan BTKD Tambak Wedi 4 hektar, 6000 meter persegi.

"BTKD Tambak Wedi totalnya 4 hektar, tapi yang kita manfaatkan masih 6000 meter persegi," jelasnya.

Antiek menyampaikan, lahan itu dimanfaatkan sebagai tahap awal untuk urban farming. Mulai dari pertanian sayuran, peternakan maggot dan perikanan melalui kolam bundar. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.