Senin, 20 Jul 2026 21:49 WIB

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Rumah duka Thomas, remaja di Surabaya yang tewas dikeroyok pelajar SMA. (Dok. Istimewa).
Rumah duka Thomas, remaja di Surabaya yang tewas dikeroyok pelajar SMA. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Seorang ramaja asal Manukan, Surabaya, tewas usai dikeroyok empat pelajar SMA Negeri 11, Kamis (4/6/2026).

Korban diketahui bernama Thomas, kini berusia 18 tahun, belum lama lulus sekolah. Penyebab tewasnya korban ini, disebut bermula dari sandal.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Informasi yang dihimpun, sebelum dinyatakan meninggal, Thomas sempat mendapat perawatan intensif selama tiga hari di RSUD dr Soetomo. Ia mengalami luka berat di bagian kepala akibat pengeroyokan tersebut.

Rini, salah seorang warga menceritakan peristiwa itu diduga bermula dari persoalan peminjaman sandal jenis Crocs. Korban disebut sempat meminjam sandal milik temannya dan mengembalikannya pada Senin sebelumnya.

“Korban ini infonya meminjam sandal Crocs kepada temannya itu, kemudian saat dikembalikan pada Senin kemarin, temannya tidak terima karena ditukar dengan barang yang tidak asli atau KW,” katanya kepada selalu.id, Kamis (4/6/2026).

Rini menjelaskan, perselisihan tersebut kemudian berkembang menjadi aksi kekerasan. Teman korban yang merasa tidak terima disebut memanggil tiga teman lainnya hingga terjadi pemukulan terhadap Thomas.

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Selain mengalami gegar otak, korban juga disebut menderita patah tulang akibat penganiayaan brutal tersebut.

Setelah kejadian, Thomas segera dilarikan ke RSUD dr Soetomo Surabaya untuk mendapatkan penanganan medis. Selama menjalani perawatan, korban sempat menjalani tindakan operasi karena kondisi luka yang cukup parah.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

“Korban itu juga mengalami patah tulang. Kemarin sempat menjalani operasi, namun tadi pagi meninggal dunia,” jelas Rini.

Meninggalnya Thomas ini pun membawa duka mendalam bagi keluarga dan kerabatnya. Kasus tersebut kini dalam penanganan kepolisian untuk mengungkap secara lengkap kronologi serta peran masing-masing pihak yang diduga terlibat.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan pengeroyokan tersebut.

“Sudah dilakukan penyelidikan, sudah ada empat orang tersangka,” jelasnya saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto juga membenarkan adanya kasus tersebut. Katanya, para terduga pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

“Sudah diamankan dan sekarang sedang menjalani pemeriksaan di Unit Resmob,” katanya.

Hingga kini, penyidik Polrestabes Surabaya masih mendalami motif serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan Thomas mengalami luka berat hingga akhirnya meninggal dunia.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.

Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

Basari mengimbau seluruh pelaku usaha yang menyediakan fasilitas parkir segera melengkapi perizinan agar operasional area parkir tidak terkendala.