Kamis, 09 Jul 2026 00:14 WIB

Program Kampung Siap Kerja, Cara Pelindo Daya Sejahtera Lebih Dekat dengan Warga

Pelatihan yang digelar PT PDS melalui program Kampung Siap Kerja. (Dok. PDS for selalu.id)
Pelatihan yang digelar PT PDS melalui program Kampung Siap Kerja. (Dok. PDS for selalu.id)

selalu.id - Suasana Aula Kantor Kecamatan Pabean Cantikan tampak lebih ramai pada 19–20 Mei 2026.

Sejak pagi, puluhan peserta terlihat mengikuti berbagai sesi pelatihan yang digelar PT Pelindo Daya Sejahtera (PDS) melalui program Kampung Siap Kerja.

Baca Juga: Penjelasan Pemkot Surabaya soal Viralnya Pungutan Warga Baru di Sememi

Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan bagi masyarakat ring 1 di sekitar wilayah operasional.

Sebanyak 25 peserta mengikuti pelatihan yang dirancang untuk memberikan bekal dasar menghadapi dunia kerja, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan, maupun kesiapan mental kerja.

Peserta yang mengikuti program ini sebelumnya telah melalui proses pendataan dan koordinasi bersama pihak Kecamatan Pabean Cantikan, sehingga pelatihan dapat menjangkau masyarakat yang memang sedang mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja dan membutuhkan peningkatan kompetensi kerja.

Tidak hanya berisi teori, kegiatan juga dikemas secara interaktif melalui diskusi dan praktik langsung agar peserta dapat memahami materi dengan lebih mudah.

Materi pelatihan meliputi pre-employment process, safety induction dan dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), service excellent, hingga praktik pembersihan lantai dan pembersihan kaca.

Materi tersebut dipilih berdasarkan kebutuhan dasar yang banyak dibutuhkan di sektor jasa dan operasional, khususnya bagi masyarakat yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

Seluruh materi disampaikan langsung oleh pegawai manajemen PDS yang memiliki pengalaman dan kompetensi sesuai bidangnya masing-masing.

Kehadiran praktisi internal perusahaan membuat suasana pelatihan terasa lebih dekat karena peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata mengenai budaya kerja profesional di lingkungan industri.

Baca Juga: Emak-emak HMD Gemas Surabaya Gelar Aksi Dukung Program MBG, Cuma Pura-pura atau Terpaksa?

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Saat sesi praktik dimulai, peserta tampak aktif mencoba teknik pembersihan sesuai arahan instruktur, sementara di sesi diskusi banyak peserta memanfaatkan kesempatan untuk bertanya mengenai dunia kerja dan pengalaman di lapangan.

“Selain dapat materi pelatihan, saya juga senang karena jadi bisa bertemu dan berdiskusi dengan banyak orang yang punya semangat untuk mencari peluang kerja. Suasananya jadi membuat kami lebih termotivasi,” terang Mazidatur Robiah, salah satu peserta pelatihan.

Pada hari terakhir, kegiatan ditutup oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro.

Dalam kesempatan tersebut, peserta turut mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya soft skill di tengah persaingan kerja saat ini sekaligus informasi mengenai peluang kerja dan kebutuhan tenaga kerja di Surabaya.

“Persaingan dunia kerja saat ini tentu semakin ketat. Melalui pelatihan ini, kesempatan peserta untuk memasuki dunia kerja diharapkan menjadi lebih besar karena sudah dibekali keterampilan dasar, kesiapan kerja, serta pemahaman mengenai dunia industri dan pelayanan,” jelasnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Layanan Administrasi Adminduk Gratis, Ada Pungutan Laporkan

Agus berharap ilmu yang telah diberikan selama dua hari pelatihan tidak berhenti hanya di ruang pelatihan, tetapi dapat terus dikembangkan dan diterapkan sebagai bekal untuk menghadapi dunia kerja ke depannya.

Disisi lain, Direktur Utama PT Pelindo Daya Sejahtera, M Fatkhurroji juga mengatakan bahwa program ini menjadi salah satu bentuk komitmen perusahaan untuk terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat sekitar.

“Lewat program ini, kami ingin masyarakat punya bekal dan rasa percaya diri saat masuk ke dunia kerja. Harapannya, pelatihan ini bisa benar-benar bermanfaat dan membuka peluang baru bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Program Kampung Siap Kerja menjadi salah satu upaya PDS untuk menghadirkan pelatihan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam menyiapkan tenaga kerja yang lebih siap dan kompeten.

Di tengah persaingan dunia kerja yang terus berkembang, pelatihan ini diharapkan dapat menjadi ruang tumbuh bagi masyarakat untuk belajar, berkembang, dan membuka peluang baru bagi masa depan mereka.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kepala Bappeda Jatim dalam Pusaran Dugaan Korupsi Dana Hibah

Ainur menegaskan bahwa saat ini Bappeda Jatim telah mempersempit akses informasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang hibah gubernur.

Tim Gabsat Sabet Juara Pertama Kapolda Jatim Cup 4 2026

Kombes Abast berharap semangat yang terbangun selama kompetisi dapat terus dibawa dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai anggota Polri.

Galeri dan Klinik UMKM, Andalan Sidoarjo Dongkrak Daya Saing Pelaku Usaha

Hingga pertengahan tahun 2026, sebanyak 2.121 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah berhasil meningkatkan kapasitas usahanya. 

Negara Merugi, Pemkab Probolinggo Ajak Warga Gempur Rokok Ilegal

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007, ada lima jenis pelanggaran cukai pada rokok yang wajib diketahui masyarakat.

Pemkab Sidoarjo Terus Perkuat Ketahanan Pangan untuk Stabilitas Daerah

Bupati Sidoarjo Subandi meminta seluruh pihak terkait memberi perhatian khusus terhadap ketersediaan beras, gula, dan minyak.

Beasiswa Pemuda Tangguh SMA-MA di Surabaya Kini Tak Lagi Masuk Rekening Siswa

Melalui mekanisme bantuan sosial (bansos), pemerintah ingin memastikan bantuan benar-benar dimanfaatkan untuk biaya pendidikan dan tepat sasaran.